Lho..kok SPL to?
Sensitifity apakah sama dengan SPL?
Kalau SPL, artinya kemampuan digeber sampai 105dB, namun belum tentu dia
speaker hi sens kan?
Saya punya subwoofer dirumah itu tertulis 118dB, tapi kan gak bisa digerakkan
pakai LM1875 kan?
salam, dwa
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: [email protected]
Sent: Monday, January 19, 2009 4:34 PM
Subject: Re: Bls: [ELPOP-Audio] Re: Cara membuat GC berdinamika???
Yes, SPL-nya sekitar 100dB. Harry, importirnya waktu itu, malah bilang 105dB.
Glek...! Pantas, dendang enak juga dia sewaktu saya dorong dengan 2A3 yang
hanya 3W/channel.
Salam dari Cibubur,
Alex
LJ Audio Workshop - www.langsungjadi.com
----- Original Message -----
From: Didik W. Adhi
To: [email protected]
Sent: Saturday, January 17, 2009 12:44 AM
Subject: Re: Bls: [ELPOP-Audio] Re: Cara membuat GC berdinamika???
Nah...saya ada yang lupa.
JBL everest itu multi driver yang bisa digerakkan hanya dengan radio saku !!
Ini baru sepeker.........!
salam, dwa
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: [email protected]
Sent: Monday, January 19, 2009 3:34 PM
Subject: Re: Bls: [ELPOP-Audio] Re: Cara membuat GC berdinamika???
JBL-nya Pak SS di SAS itu multi-driver Pak, 3-way. Mid-nya pakai horn,
tweeter pakai ribbon, bass pakai 15". Nah..., mantap kan? Pak Didik suka? Sama,
hahahaha... Saya masih milih JBL Everest itu ketimbang horn di sebelahnya (yang
di sudut), Clipshorn.
Salam dari Cibubur,
Alex
LJ Audio Workshop - www.langsungjadi.com
----- Original Message -----
From: Didik W. Adhi
To: [email protected]
Sent: Friday, January 16, 2009 8:02 PM
Subject: Re: Bls: [ELPOP-Audio] Re: Cara membuat GC berdinamika???
Oh ya..?
Sayang gak mempan.....kuping-ku sudah kadung tebell...
Kecuali, JBL-nya Pak SS.
salam, dwa