Wardah Tafif,
Adalagi tanggapan, mungkin bisa jadi salah satu alternatif

salam
Diah

(Terima kasih Pak Bambang)
----------
From:   bambang s priyohadi[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:   30 Januari 1999 2:30
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [dtktd] Re: FW: [envorum] Air Tanah Bekasi Tercemar Detergent

Ass ww

Untuk Bu Diah

Tolong disampaikan kepada Wardah (apa bukan ini teman yang pergi ke
New York waktu Habitat preparation ya?) bahwa ini merupakan konsekuensi dari
kepadatan perumahan yang sudah tinggi. Pada saat
lingkungan perumahan perkotaan secara gross meningkat di atas 300 jiwa
perhektar, maka akan terjadi pencemaran seperti hal tersebut.

Solusinya ada beberapa hal :

1.    Coba cipatakan adanya sistem sewer dan sewage communal yang akan
      menampung kelompok penduduk (misal per 10-12 unit rumah)

2.    atau coba kembangkan jarak antara titik peresapan (baik itu septic
       tank ataupun buangan kamar mandi lainnya) pada jarak di atas 10
       meter. Ini kayaknya sulit untuk perumahan RS/RSS.

Cuman segitu yah..., tapi menurut saya suatu kota dengan tingkat kepadatan
penduduk di atas 200 jiwa/hektar seyogyanya harus didukung oleh sistem air
bersih perpipaan.

Matur nuwun

Wass
BSP




Diah Parahita wrote:

> Mungkin bisa jadi masukan dan membantu sebagai solusinya?
>
> salam
> Diah
>
> ----------
> From:   WARDAH TAFIF[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:   28 Januari 1999 5:18
> To:     [EMAIL PROTECTED]
> Subject:        [envorum] Air Tanah Bekasi Tercemar Detergent
>
> Di daerah Bekasi tepatnya daerah Jatibening, sudah ada keluhan beberapa
> warga atas air tanah di rumahnya yg mengandung detergent (berbusa dan
> berbau seperti serbuk detergent).
> Kedalaman intake line dari pompa kurang lebih 10 m dan kejadian ini
> bersifat mendadak.
>
> Mereka semua berharap dapat menggunakan "surface water" melalui jaringan
> PDAM namun instalasi jaringan tersebut belum sampai ke daerah tersebut.
>
> Haruskah memperdalam sumur tsb sampai 30-50 m ?, apa penyebabnya? dan
> bagaimana solusi terbaik?
>
> Salam,
>
> ___________________________________________________________________
> Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
> Arsip envorum di http://www.egroups.com/list/envorum
>
> BARU!! Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> eGroup home: http://www.eGroups.com/list/dtktd
> Free Web-based e-mail groups by eGroups.com




------------------------------------------------------------------------
Too much effort to find the stock info you want each day? StockMaster
lets you enter a company name and quickly shows you a daily quote,
chart, and news all on one page. Free!    http://stockmaster.com/?a=f7

eGroup home: http://www.eGroups.com/list/dtktd
Free Web-based e-mail groups by eGroups.com


 
Ass ww

Untuk Bu Diah

Tolong disampaikan kepada Wardah (apa bukan ini teman yang pergi ke
New York waktu Habitat preparation ya?) bahwa ini merupakan konsekuensi dari kepadatan perumahan yang sudah tinggi. Pada saat
lingkungan perumahan perkotaan secara gross meningkat di atas 300 jiwa
perhektar, maka akan terjadi pencemaran seperti hal tersebut.

Solusinya ada beberapa hal :

1.    Coba cipatakan adanya sistem sewer dan sewage communal yang akan
      menampung kelompok penduduk (misal per 10-12 unit rumah)

2.    atau coba kembangkan jarak antara titik peresapan (baik itu septic
       tank ataupun buangan kamar mandi lainnya) pada jarak di atas 10
       meter. Ini kayaknya sulit untuk perumahan RS/RSS.

Cuman segitu yah..., tapi menurut saya suatu kota dengan tingkat kepadatan penduduk di atas 200 jiwa/hektar seyogyanya harus didukung oleh sistem air bersih perpipaan.

Matur nuwun

Wass
BSP
 
 
 

Diah Parahita wrote:

Mungkin bisa jadi masukan dan membantu sebagai solusinya?

salam
Diah

----------
From:   WARDAH TAFIF[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:   28 Januari 1999 5:18
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [envorum] Air Tanah Bekasi Tercemar Detergent

Di daerah Bekasi tepatnya daerah Jatibening, sudah ada keluhan beberapa
warga atas air tanah di rumahnya yg mengandung detergent (berbusa dan
berbau seperti serbuk detergent).
Kedalaman intake line dari pompa kurang lebih 10 m dan kejadian ini
bersifat mendadak.

Mereka semua berharap dapat menggunakan "surface water" melalui jaringan
PDAM namun instalasi jaringan tersebut belum sampai ke daerah tersebut.

Haruskah memperdalam sumur tsb sampai 30-50 m ?, apa penyebabnya? dan
bagaimana solusi terbaik?

Salam,

___________________________________________________________________
Mulai langganan envorum: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan envorum: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip envorum di

Kirim email ke