Sebenarnya masih banyak cerita yang lebih menarik tentang pengendalian
hama
ini.

Harga pestisida yang melambung menjadikan petani lebih kreatif mencari
pestisida yang lebih murah.

contohnya :
Di Kab. Karawang, bagaimana petani mengefektifkan rodenticide (racun
tikus)
dengan cara mencampurnya dengan oli bekas, kemudian ditumpahkan di inlet
sawah.
Atau bagaimana petani membuat trap tikus yang efektif.

Di Kab. Subang. Petani membuat pestisida sendiri dengan ramuan minyak
tanah
dicampur sabun cap kucing.

Di Kab. Sumedang. Pak Oyo memelihara capung sebagai predator hama
wereng.

Etc. Etc.

Salam
Teten W. Avianto




Haris Jauhari wrote:

> Menarik sebetulnya. Terutama karena Anda lebih sebagai seorang ilmuwan, tak
> ada salahnya menjadi peneliti yang terlibat. Jangan lupa bikinkan fotonya.
> Dan, kirim ke Zaim Saidi. Saya yakin Zaim akan tertarik.
>
> HJ
>

----------------------
# Http://www.lead.or.id/teten
======================



___________________________________________________________________
Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
atau di http://www.egroups.com/list/envorum

Kirim email ke