Dear Teten,
Lama-lama diskusinya jadi serius, salut dech.
Pertanyaan: apa dampak lain dari penggunaan alat pembasmi kreasi petani tersebut terhadap lingkungan dan manusia atau ternak? Ada atau tidak?
Salam Adri
---------- : From: Teten W. Avianto <[EMAIL PROTECTED]> : To: [EMAIL PROTECTED]; Envorum <[EMAIL PROTECTED]> : Subject: [envorum] Re: [LEAD] Pengendalian Hama....Telanjang : Date: 14 Juli 1999 3:49 : : Sebenarnya masih banyak cerita yang lebih menarik tentang pengendalian : hama : ini. : : Harga pestisida yang melambung menjadikan petani lebih kreatif mencari : pestisida yang lebih murah. : : contohnya : : Di Kab. Karawang, bagaimana petani mengefektifkan rodenticide (racun : tikus) : dengan cara mencampurnya dengan oli bekas, kemudian ditumpahkan di inlet : sawah. : Atau bagaimana petani membuat trap tikus yang efektif. : : Di Kab. Subang. Petani membuat pestisida sendiri dengan ramuan minyak : tanah : dicampur sabun cap kucing. : : Di Kab. Sumedang. Pak Oyo memelihara capung sebagai predator hama : wereng. : : Etc. Etc. : : Salam : Teten W. Avianto : : : : : Haris Jauhari wrote: : : > Menarik sebetulnya. Terutama karena Anda lebih sebagai seorang ilmuwan, tak : > ada salahnya menjadi peneliti yang terlibat. Jangan lupa bikinkan fotonya. : > Dan, kirim ke Zaim Saidi. Saya yakin Zaim akan tertarik. : > : > HJ : > : : ---------------------- : # Http://www.lead.or.id/teten : ====================== : : : : ___________________________________________________________________ : Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] : Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED] : Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected] : atau di http://www.egroups.com/list/envorum
|