Dear friends,
Butuh staying power yang extra miles buat mempromosikan
"environmentalism"
yang di dalamnya terkandung etika dan moral berwawasan lingkungan.
Menyimak sejarah Amerika Serikat bagaimana membangun environmentalism
bisa
dipetik beberapa hal sbb.:
1. Environmentalism meliputi 3 pihak utama, yaitu Public
Environmentalism
(PE), Governmental Environmentalism (GE) dan Corporate
Environmentalism (CE).
2. Prosesnya dimulai dengan menguatnya PE terlebih dahulu, untuk menekan
GE, lalu
kemudian PE dan GE bisa membangkitkan CE. PE dan GE menjadi pressure
group
yang efektif buat corporate yang nakal.
3. Environmentalism bagaikan aliran listrik (stroom). Sehingga
dibutuhkan pula
stroom yang besar dan sustainable pula buat menggerakkan roda
environmentalism
guna melindas para environmental criminals.
Para environmentalists (LSM dlsb.) cenderung menganut etika lingkungan
berbasis
"bio-centric". Walaupun secara pribadi penganut "bio-centric", ternyata
sewaktu
melancarkan kampanye lingkungan ke masyarakat, mereka memakai etika
lingkungan
yang berbasis pada "anthropho-centric". Mengapa demikian? Karena
"bio-centric"
tidak bakal laku atau "marketable" di masyarakat. Bio-centric sudah
kadung dicap
anti-human. Mereka juga tidak memakai etika lingkungan berbasis
"God-centris"
atau paham agama. Tidak lain karena juga tidak marketable di masyarakat
sekular,
yang mana dengar kata "religion" saja sudah alergi.
Rasanya berlaku formula lain tempat lain ramuan.
Bisa saja dicoba diramu di-"blending" antara anthropho-centric dengan
God-centric untuk masyarakat religius seperti negara kita ini. Saya
tidak tahu
persis apa sudah ada percobaan atau semacam penelitian untuk itu.
So, please do not lose your "stroom". Kalau perlu di-charge lagi deh.
Otherwise, jadi lesu darah alias pesimis.
Salam,
Agung Setiya Budhi
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]