Yth. Bapak Johnny Anwar,
Banyak runutan, latar belakang, atau parameter pengambilan keputusan
mengenai suatu pelaksanaan kegiatan pembangunan yang tidak kita ketahui.
Apalagi berita dari media masa yang seringkali tidak dapat menjelaskan
complete picture dari suatu proyek pembangunan. Tentu juga bukan salah si
reporter, karena mereka dibatasi ruang artikel yang tersedia.
Saya tidah bermaksud memberi nasihat, lho. Saya bilang begitu karena mungkin
dulu saya pernah terjebak dalam ke-pesimis-an padahal 1) itu tidak menolong,
keculai saya punya smarter idea, 2) itu disebabkan gambaran saya yang belum
lengkap, 3) adanya hal lain yang menurut opini saya pribadi lebih patut
di-prioritas-kan.
Akhir kata, kebetulan saya banyak rekan yang bekerja di kantor Kotamadya
Bandung, mudah-mudahan saya dapat berita tentang kegiatan itu yang saya bisa
sampaikan ke Pak Johnny.
Hormat saya,
Rudy Yuwono
-----Original Message-----
From: Johnny Anwar [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, May 01, 2000 8:00 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [envorum] Re:[berita-lingkungan] Depkimbangwil Kerja Sama Bank
Dunia Wujudkan Kota Tanpa Kawasan Kumuh]
Rudy Yuwono wrote:
> Mari kita lihat saja sama-sama hasilnya. Saya tidak berani untuk
> mem-pesimis-i program ini, karena pesimis saya pasti tidak akan menolong
> apapun.
>
> salam hormat
Dengan hormat,
Kalau anda berdomisili dekat dengan proyek tersebut; please saya mohon
diberi tahu hasilnya, maklum saya berada jauh dari proyek tersebut. Sebab
itu saya ingin mengetahui visi dan misi dari program tersebut. Anda benar!!
dengan pesimis saja tidak akan menolong apapun, justru sebab itu saya
pesimis. Karena, dengan tindakan (act) apapun kondisi tadi tidak akan
tertolong (ansich). Kacamata pengguna lingkungan (user) dan pengelola
lingkungan (developer) berbeda (baca Kompas, Senin 1 Mei 2000; hal 18 -
Kepentingan Pribadi Dulu, Umum Belakangan) dengan suatu ending statement
"emangnya gue pikirin". Begitu parahnya kondisi kita, sehingga bukan hanya
lingkungan saja yang kumuh tapi mental kita juga ikut kumuh.
Akir kata saya mohon nasehat anda, agar saya tidak pesimis dengan melihat
"real life" kehidupan kita, terima kasih.
Salam,
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]