saya tidak dekat dengan lokasi proyek tersebut, tapi
saya jauh di makassar....namun biasanya proyek2
seperti itu selalu sama akibatnya dan permasalahannya
dari 1 t4 ke t4 lain..., memang pesmistis tidak boleh,
namun kalo ada rekan2 yang pesmistis itu saya pikir
untuk saat2 sekarang lumrah saja, maklum aja,
pemerintah sekarang (politisi yang jadi pemerintah
kita) kan lebih mementingkan golongan masing2 dan
selalu berdebat dan mempertahankan pendapat golongan
masing, itu bisa kita saksikan di tv etc, bagaiman
misalnya orang pdi cuman membenarkan langkah pdip ato
golkar ato de el el, jarang sekali ada pembesar kita
yang walaupun hanya sedikit saja yang menjadikan
masyarakat kecil sebagai subjek, namun golongan bawah
ini sellau menjadi objek dari sesuatu, kawasan kumuh
misalnya, yang menurut pembesar itu merusak
pemandangan..de el el lah, yang membuat mereka
tersingkir dan bermukim di kawasan itu siapa????,
mungkin kita harus berpikiran jernih dan seperti kata
pak Rudy Juwono kalo kita2 harus punya "smart idea"
untuk memecahkan masalah tersebut. Semua stakeholder
saya pikir harus punya komitmen mau diapakan
masyarakat ini apakah mereka akan tetap jadi objek,
seharusnya mereka juga diikutkan dalam pengambilan
keputusan janagan jadi OBJEK melulu dong !
keepintouch
eed
--- Rudy Yuwono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yth. Bapak Johnny Anwar,
> Banyak runutan, latar belakang, atau parameter
> pengambilan keputusan
> mengenai suatu pelaksanaan kegiatan pembangunan yang
> tidak kita ketahui.
> Apalagi berita dari media masa yang seringkali tidak
> dapat menjelaskan
> complete picture dari suatu proyek pembangunan.
> Tentu juga bukan salah si
> reporter, karena mereka dibatasi ruang artikel yang
> tersedia.
>
> Saya tidah bermaksud memberi nasihat, lho. Saya
> bilang begitu karena mungkin
> dulu saya pernah terjebak dalam ke-pesimis-an
> padahal 1) itu tidak menolong,
> keculai saya punya smarter idea, 2) itu disebabkan
> gambaran saya yang belum
> lengkap, 3) adanya hal lain yang menurut opini saya
> pribadi lebih patut
> di-prioritas-kan.
>
> Akhir kata, kebetulan saya banyak rekan yang bekerja
> di kantor Kotamadya
> Bandung, mudah-mudahan saya dapat berita tentang
> kegiatan itu yang saya bisa
> sampaikan ke Pak Johnny.
>
> Hormat saya,
> Rudy Yuwono
>
> -----Original Message-----
> From: Johnny Anwar
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, May 01, 2000 8:00 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [envorum] Re:[berita-lingkungan]
> Depkimbangwil Kerja Sama Bank
> Dunia Wujudkan Kota Tanpa Kawasan Kumuh]
>
>
> Rudy Yuwono wrote:
>
> > Mari kita lihat saja sama-sama hasilnya. Saya
> tidak berani untuk
> > mem-pesimis-i program ini, karena pesimis saya
> pasti tidak akan menolong
> > apapun.
> >
> > salam hormat
>
> Dengan hormat,
>
> Kalau anda berdomisili dekat dengan proyek tersebut;
> please saya mohon
> diberi tahu hasilnya, maklum saya berada jauh dari
> proyek tersebut. Sebab
> itu saya ingin mengetahui visi dan misi dari program
> tersebut. Anda benar!!
> dengan pesimis saja tidak akan menolong apapun,
> justru sebab itu saya
> pesimis. Karena, dengan tindakan (act) apapun
> kondisi tadi tidak akan
> tertolong (ansich). Kacamata pengguna lingkungan
> (user) dan pengelola
> lingkungan (developer) berbeda (baca Kompas, Senin 1
> Mei 2000; hal 18 -
> Kepentingan Pribadi Dulu, Umum Belakangan) dengan
> suatu ending statement
> "emangnya gue pikirin". Begitu parahnya kondisi
> kita, sehingga bukan hanya
> lingkungan saja yang kumuh tapi mental kita juga
> ikut kumuh.
> Akir kata saya mohon nasehat anda, agar saya tidak
> pesimis dengan melihat
> "real life" kehidupan kita, terima kasih.
>
> Salam,
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Mulai langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Archive ada di
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Mulai langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Archive ada di
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send instant messages & get email alerts with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com/
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]