Kemarin, Kota Makassar lengang. Warga kota antusias mengikuti siaran langsung sidang
paripurna DPR dan semi final liga bank Mandiri. Antusiasme warga kota dan masyarakat
SULSEL terhadap sidang paripurna DPR tidak terlepas dari tuduhan presiden terhadap
Yusuf Kalla sebagai salah seorang putra SULSEL terbaik melakukan praktek KKN. Jawaban
presiden yang tidak substansial dalam sidang paripurna tersebut tidak dapat diterima
oleh warga SULSEL dan memberi dukungan terhadap anggota dewan yang menanggapi jawaban
presiden yang tidak substansial tersebut. Berdasarkan hal tersebut umumnya warga kota
Makassar dan masyarakat SULSEL berkesimpulan :
1. Wawasan dan pemahaman perundang2an presiden dan pembisiknya sangat dangkal.
2. Presiden tidak jujur atau telah berbohong untuk kepentingan politik dan konco2nya.
"Kalau wawasan dan moralitas seorang pemimpin bangsa sudah sedemikian parah, bagaimana
dapat bangsa ini keluar dari krisis?", "Kok GUS DUR repot-repot menjawab", "kalau GUS
DUR repot menjawab, sebaiknya aGUStus munDUR", ujar berbagai warga kota dan
masyarakat SULSEL.
Bagi kita yang concern terhadap lingkungan, dua faktor yaitu wawasan dan pemahaman
per-undang2an serta faktor moralitas pemimpin sangat besar pengaruhnya terhadap upaya
menjaga pelestarian lingkungan. Wawasan dan moralitas birokrasi lokal yang demikian
inilah yang dikhawatirkan oleh Bung Jamal M.Gawi (lihat milis2nya) jika OTODA
diberlakukan sehingga eksploitasi terhadap SDA semakin tak terbatas. Kompas
(13/7/2000) melaporkan pejabat dan polisi yang bermoral rendah mudah menerima setoran
dari cukong2 pencuri kayu dan perambah hutan di kawasan taman nasional Gunung Leuser.
Mengelola lingkungan juga sangat membutuhkan wawasan dan pemahaman per-undang2an yang
komprehensif dari pejabat dan penegak hukum, tidak bisa mengandalkan dengan memohon
petunjuk pada arwah leluhur. Berbagai hasil studi mengungkapkan bahwa rendahnya
pemahaman per-undang2an menjadi salah satu faktor lemahnya pengelolaan lingkungan/sda.
Disadari bersama wawasan dan pemahaman per-undang2an yang komprehensif dapat juga
diselewengkan maka disinilah pentingnya moralitas dan integritas pejabat/birokrat dan
penegak hukum.
Salam dari Butta Mangkasara,
Nenny Babo/C-8