Selasa 8 Agustus 2000 20:45:38 WIB
P.L. Coutrier: "Moratorium Tak Selesaikan Masalah"
MinergyNews.Com, Jakarta - Bagi P.L. Coutrier, Direktur Eksekutif
Indonesian Mining Association (IMA), gagasan moratorium pertambangan di
Indonesia sungguh sangat menghawatirkan. "Saya tidak setuju dengan
gagasan moratorium. Terus terang, saya takut sekali dengan ide semacam
itu. Soalnya moratorium bisa merusak semua lini perekonomian
masyarakat", tegas Coutrier kepada MinergyNews.Com dan Suara Pembaruan
di ruang kerjanya (sekretariat IMA) tadi sore.
Menurut penilaian Coutrier, kalau sampai gagasan tersebut dilaksanakan
oleh pemerintah, ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan
mereka-mereka yang terlibat dalam industri pertambangan. Maksudnya, para
karyawan yang selama ini mendapatkan pendapatan dari bekerja di
perusahaan pertambangan akan kehilangan pekerjaan alias menganggur.
Begitu juga dengan kehidupan perekonomian dari masyarakat yang berada di
sekitar lokasi penambangan, akan kehilangan mata pencaharian.
"Di atas kedua hal itu, moratorium akan mengurangi bahkan menghilangkan
pendapatan negara dari sektor pertambangn umum. Dan lebih ngeri lagi,
iklim investasi sektor pertambangan di Indonesia di mata internasional
akan jatuh", kata Coutrier.
Untuk itu, dalam pandangan Coutrier, kalau memang ada masalah dalam
industri pertambangan di Indonesia, solusinya bukanlah dengan melakukan
moratorium. Tetapi, sebaliknya. Mencari solusi bersama-sama. "Tidak
mungkin menyelesaikan masalah seperti membalikkan telapak tangan. Kita
mesti menyadari, perubahan dan perbaikannya memerlukan proses dan
tahapan-tahapan yang sistematis. Bukannya dengan moratorium. Justru
nantinya malah timbul masalah sosial, ekonomi dan politik di dalam
masyarakat", ujar Coutrier.
Ditambahkan Coutrier, jika saja moratorium jadi dilaksanakan akan sangat
sulit untuk mengembalikan kepercayaan investor. "Kita bisa belajar dari
Meksiko setelah mereka melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan
pertambangan. Butuh waktu 20 tahun untuk mengembalikan kepercayaan
investor di sektor pertambangan", kata Coutrier.
Buat Coutrier, moratorium bisa saja dilakukan. Hanya saja, hal itu bisa
dilakukan dalam kondisi keadaan keuangan negara memang berlimpah alias
banyak duit. Nah, di saat kondisi perekonomian Indonesia yang belum juga
keluar dari krisis moneter, gagasan moratorim tentu bukanlah pilihan
yang tepat.
"Saya koq melihat mereka-mereka yang melontarkan gagasan moratorium
jangan-jangan belum pernah datang langsung ke daerah sehingga mereka
dengan mudah bicara soal moratorium. Apa mereka tidak melihat multiplier
effect dari keberadaan perusahaan pertambangan bagi masyarakat sekitar.
Mestinya mereka mempertimbangkan hal tersebut", kata Coutrier.(MNC-2)
Indonesia Mining and Environment Forum
http://www.egroups.com/group/InaMinE
To send Email : [EMAIL PROTECTED]
To Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------------------------- Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
