-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar :    [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
        http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
-----------------------------------------------------------------------------------------------
 

http://kompas.com/kompas-cetak/0012/09/IPTEK/tiga10.htm
>Sabtu, 9 Desember 2000

Tiga Meninggal Terserang Diare
Mataram, Kompas 

Penyakit diare menyerang penduduk desa di Kabupaten Dompu,
Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Serangan diare atau muntah
berak (muntaber) mengakibatkan 220 orang korban harus dirawat
inap di Rumah Sakit Umum (RSU) Dompu dan tiga di antaranya
meninggal.

Menurut Ramli dan Zulkarnain, petugas Unit Gawat Da-rurat RSU
Dompu di Dompu, yang dihubungi Kompas dari Mataram, Jumat
(8/12) malam, kasus diare itu tergolong kejadian luar biasa,
menyusul banyaknya penderita yang masuk ke RSU tersebut. Dari
220 yang terserang, tiga di antaranya meninggal, yakni seorang bayi
dan dua lainnya masing-masing berusia 14 tahun dan 24 tahun.

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

Stockpile Cemari Sungai Silutan
Rantau, BPost

Stockpile PT Kalimantan Surya Makmur (KSM) diduga mencemari lahan pertanian, perkebunan
maupun sungai Damar dan Silutan yang biasanya dikonsumsi masyarakat, maupun untuk 
mengairi
persawahan. 

Menurut seorang warga Desa Tatakan, sejak beroperasinya stockpile banyak tanaman jeruk
maupun karet milik warga desa sekitar mati, akibat tercemar limbah batu bara. 

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

Sawah Terendam Petani Ganti Profesi
Pelaihari, BPost

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Tala mengakibatkan ribuan hektare sawah petani
terendam air, terutama di daerah rawa di Kecamatan Kurau, Bati-Bati dan Panyipatan 
serta
sebagian sawah pasang surut di Takisung.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Ir H Darto, bencana banjir yang terjadi 
setiap
tahun itu, tidak terlalu merisaukan petani. Sebelumnya, mereka sengaja menunda masa 
tanam,
sehingga tidak ada kerugian berupa rusaknya tanaman padi atau pun tanaman pangan 
lainnya.

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

Soal Tambang dan Tebang Liar
Danrem: Pisahkan Cukong dan Rakyat
Banjarmasin, BPost

Maraknya penambangan ilegal dan penebangan liar, menurut Komandan Korem (Danrem)
101/Antasari, Kol Inf Efrizal Ramli, harus disikapi secara arif dan bijaksana karena 
hal ini
berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat kecil.

"Saya sudah ingatkan para Dandim (komandan kodim), dalam memberantas penambang dan
penebang liar harus dipisahkan antara cukong dengan rakyat, demikian pula bila ada 
dugaan
keterlibatan oknum TNI," ujarnya ditemui usai Apel Dandim dan Dansat Non Koter di 
jajaran
Korem 101/Antasari di aula Makorem, Jumat (8/12), dihadiri Gubernur Kalsel, Drs HM
Sjachriel Darham.

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

27 Kontiner Kayu Ilegal Lolos
Banjarmasin, BPost

Sedikitnya 27 kontiner kayu olahan jenis Meranti Gunung yang tidak dilengkapi
dokumen resmi alias ilegal, hasil tangkapan tim lolos dari Pelabuhan Trisakti, Selasa
(5/12) malam. Kayu-kayu ilegal yang merupakan barang bukti tersebut diduga diangkut
menggunakan KM Cosmos dengan tujuan Pulau Jawa.

Berdasarkan data yang diperoleh BPost, pemilik kayu ilegal sebanyak 27 kontiner atau 
sekitar
406 meter kubik dengan total nilai lebih dari Rp0,5 Miliar tersebut adalah pengusaha 
terkenal di
daerah ini yaitu BB, RO dan HA.

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

RTRWP Cegah Penebangan Liar PPP Setuju Tukar Guling
Banjarmasin, BPost

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kalsel menyatakan perubahan
Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWP) tidak dipaksakan dan DPRD Kalsel
tidak merasa dipaksa untuk menyelesaikannya. Terbentuknya RTRWP juga justru
akan mencegah semakin meluasnya penebangan liar di hutan Pegunungan Meratus. 

Demikian pernyataan sikap yang disampaikan Ketua Fraksi PPP Drs H Fachrurazi Lc, Jumat
(8/12), menyusul menghangatnya pemberitaan tentang RTRWP belakangan ini. Pernyataan
dimaksudkan agar tak terjadi salah persepsi di kalangan masyarakat.

http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm

Indonesia Pelanggar HAM Terberat
Jakarta, BPost

Indonesia secara mengejutkan tergabung bersama Rusia, Israel, Sierra Leone dan Kolombia
yang masuk dalam peringkat terberat kasus pelanggaran hak azasi manusia (HAM) di 
antara 70
negara di dunia yang dipantau organisasi The Human Rights Watch (HRW).

World Report 2001 yang akan meluncurkan laporan tahunannya bertepatan dengan Hari HAM
se-dunia 10 Desember mendatang, menyebut cakupan masalah HAM global saat ini telah
melampaui kapasitas pengawasan institusi-institusi yang ada.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0012/09/NASIONAL/muni07.htm
>Sabtu, 9 Desember 2000

Munir Terima the Right Livelihood Award
Jakarta, Kompas 

Ketua Yayasan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan (Kontras) Munir, Jumat (8/12), secara
resmi menerima penghargaan the Right Livelihood Award
dan suatu upacara penganugerahan di depan Parlemen Swedia di
Stockholm. Penghargaan diterima langsung oleh Munir dari Ketua
Yayasan the Right Livelihood Award Jakob von Uexkull, dan
disaksikan pula oleh Duta Besar Indonesia untuk Swedia, Tjahjono.

Demikian disampaikan Yayasan the Right Livelihood Award dalam
siaran persnya yang diterima Kompas, Jumat, di Jakarta. Munir
menerima penghargaan itu bersama ilmuwan Ethiopia Tewolde
Berhan atas jasanya sebagai perunding negara sedang berkembang
pada penyusunan International Biosafety Protocol. Selain itu pejuang
lingkungan Birsel Lemke dari Turki, juga diberi penghargaan yang
sama atas jasanya dalam penghapusan penggunaan sianida di
tambang-tambang emas. Penerima penghargaan lainnya adalah
pakar genetik tanaman Wes Jackson dari Amerika atas jasanya
dalam hal pengembangan pertanian tanaman semusim yang
berkelanjutan.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0012/09/DAERAH/tnta30.htm
>Sabtu, 9 Desember 2000

TN Tanjungputing, bak Telur di Ujung Tanduk

KALANGAN pengusaha lokal, pejabat tinggi, dan tokoh masyarakat di Kalimantan
Tengah, umumnya tersentak setelah mengetahui isi pernyataan Ketua Tim
Pemberantasan Penebangan Liar dan Peredaran Hasil Hutan Ilegal (TP2L-PHHI)
Soeripto.

Betapa tidak, dari 14 cukong kayu yang diserahkan Soeripto ke
Kepala Korps Reserse, Mabes Polri, melalui Direktur Tindak Pidana
Tertentu, 6 Oktober, tercantum nama AR anggota MPR. 
Malah Menko Perekonomian Rizal Ramli di Jakarta, Selasa (5/12)
mengatakan, pemerintah telah menyerahkan daftar 16 penebang
hutan liar kepada Kejaksaan Agung. Di antara ke-16 penebang hutan
liar itu terdapat nama anggota MPR berinisial AR, yang melakukan
penebangan liar di Taman Nasional Tanjungputing, Kalimantan
Tengah. Apakah AR itu Abdul Rasyid, Amien Rais atau siapa,
mungkin akan lebih jelas kalau masalah itu sudah sampai di
pengadilan yang dijanjikan pemerintah digelar bulan Januari
mendatang.


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke