-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar : [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
-----------------------------------------------------------------------------------------------
http://www.suaramerdeka.com/harian/0012/09/kot9.htm
Sabtu, 9 Desember 2000 Semarang & Sekitarnya
Lahan Telantar Timbulkan Erosi
UNGARAN - Erosi dan kurangnya penyerapan air pada kawasan
pertanian di lereng Gunung Ungaran dan tempat lain, karena banyak
lahan perkebunan milik perseorangan yang dibiarkan tidak terawat,
padahal petani sangat membutuhkan lahan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Ny
Ir Soepatmi dalam acara temu lapangan dengan 125 petani dari lima
desa, Kamis lalu di Balai Desa Nglerep yang dihadiri Wakil Bupati Ir
HM Tamzil.
http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm
Soal Tebangan di Hutan TNTP Monek Hanya Kambing Hitam
Palangka, BPost
Kedatangan Sekjen Dephutbun Soeripto ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP)
secara diam-diam, 2-3 Desember tadi sengaja dilakukan untuk memperoleh data akurat
di lapangan. Bahkan dia merangkul Monek dengan harapan agar mendapatkan data
valid.
Maksud kunjungan Soeripto itu diungkapkan HM Hartani Mukti SH, tokoh masyarakat
Kotawaringin Barat yang menyertai Soeripto dalam penjelasannya kepada sejumlah
wartawan di
Pangkalan Bun, baru-baru tadi.
http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm
Tim Gabungan Temukan Ribuan Kayu Ilegal
Muara Teweh, BPost
Tim gabungan komisi DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah telah menemukan
ribuan potong kayu yang diduga melebihi dokumen alias ilegal.
Wartawan, Jumat yang mengikuti kunjungan kerja tim gabungan komisi menyusuri DAS
Barito,
menemukan 3.000 potong atau 15.000 m3 lebih kayu jenis mekanis di Teluk Gajah, Desa
Tumpung Laung Kecamatan Montallat wilayah kerja cabang Dinas Kehutanan (CKD) Bariot
Tengah.
http://www.indomedia.com/bpost/122000/9/index.htm
Usir Investor Rusak Lingkungan
Banjarmasin, BPost
Lembaga Masyarakat Lingkungan Hidup Bumi Lestari Kalteng, menyatakan, dukungannya
terhadap investor yang menanamkan modalnya di daerahnya. Asalkan, punya komitmen
terhadap
kelestarian lingkungan, kata ketua umumnya Setia Budi.
Tetapi, apabila investor itu hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, pihaknya
menentang dan
mengusirnya, kata Budi yang didampingi dua rekannya, Darno DA dan Ir Pumpung, Kamis
(7/12).
From: "SULUH INDONESIA" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 8 Dec 2000 21:55:33 +0700
Subject: [SHKList] Hutan asera Rawan Perambahan
Kendari Ekspres, No 73, Thn II, MingguI,06 Des-12 Des 2000
Kecamatan Asera Kabupaten Kendari merupakan salah satu daerah rawan perambahanhutan.
Mengapa? Karena di Asera terdapat beberapa lokasi perusahaan pemegang HPH 9Hap
Penguasaan Hutan). Dari sejumlah pemegang perusahaan hutan tersebut, beberapa
diantaranya ada yang berani melanggar kesepakatan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah daerah.
Wakil gubernur Sultra Drs Hoesein Effendi berjanji akan memberikan tindakan tegas
kepada sejumlah pemegang perusahaan HPH yang menyalahi aturan perijinan operasi di
Asera, termasuk sejumlah daerah lainnya di Sultra.
From: "SULUH INDONESIA" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 8 Dec 2000 22:31:51 +0700
Subject: [SHKList] Aksi Pencuruan Kayu Semakin Kritis
Kendari ekspres,No 73,ThnII,MingguI,06Des-12Des 2000
Raha, Ekspres
aksi pencurian kayu sudah pada posisi kritis, namun pihak terkait masih belum punya
gigi untuk menindak tegas para perusak hutan khususnya dikabupaten Muna. akibatnya,
para maling kayu tetap tetap melakukan aktifitasnya.
Hal tersebut mendapat sorotan tajam dari pihak DPRD Muna. Salah seorang anggota DPRD
muna, Asis Iskandar Endah yang ditemui Kendari Ekspres pekan lalu, mengakui pihaknya
sangat kecewa terhadap kinerja Kehutanan Muna, yang tidak proaktif dalam mengamankan
dan menindak lanjuti hasil tangkapan oleh pihak berwajib. "Saya pernah menemukan
barang bukti kayu jati sebanyak 300 meter kubik di motewe. Tapi kasus tersebut tidak
ditanggapi secara serius".
http://www.suaramerdeka.com/harian/0012/09/dar14.htm
Sabtu, 9 Desember 2000 Jawa Tengah - Kedu & DIY
LSM Tawarkan Jadi Mediator Perhutani-HPPLH
PURWOREJO - Beda pendapat antara Administratur Perum Perhutani
KPH Kedu Selatan Ir Bambang Prayogo Wahyudi dan Sekretaris Forum
Komunikasi Hasta Peran Pelaku Lingkungan Hidup (FK HPPLH) Ichsan
mendapat perhatian dari Kreativitama Cipta Mandiri (KCM) Purworejo.
LSM itu sanggup menjembatani mencari jalan pemecahan masalah
yang diributkan kedua pihak.
Sekretaris KCM Deddy Sutanto menyatakan prihatin melihat beda
pendapat itu. Ichsan menuding Perhutani sebagai biang keladi banjir
dan tanah longsor, sementara Adm Perhutani menyangkal tudingan itu.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0012/09/DAERAH/korb19.htm
>Sabtu, 9 Desember 2000
Korban Banjir di Sulut 22 Orang Tewas, Dua Hilang
Manado, Kompas
Korban tewas banjir bandang di Sulawesi Utara tercatat berjumlah 22
orang, masing-masing 15 orang di Kabupaten Minahasa, empat
orang di Kota Bitung, dan tiga orang di Kota Manado. Selain itu, dua
orang lainnya dinyatakan hilang.
Demikian terungkap dalam rapat satuan tugas koordinasi
penanggulangan bencana alam (Satkorlak PBA) Sulut yang dipimpin
langsung Gubernur Sulut, AJ Sondakh, di Manado, Kamis (7/12).
Banjir bandang yang dahsyat itu juga menyebabkan bencana tanah
longsor pekan lalu yang mengakibatkan 118 rumah penduduk
hanyut, 382 rumah rusak berat, dan 6.690 rumah tergenang air.
Jumlah kerugian seluruhnya ditaksir Rp 279 milyar.
http://kompas.com/kompas-cetak/0012/09/IPTEK/hari10.htm
>Sabtu, 9 Desember 2000
Harimau Terkam Petani di Sumatera Barat
Padang, Kompas
Seorang petani bernama Syukur (40), penduduk Desa Airamo, Kacamatan
Kamang, Sawalunto Sijunjung, tewas diterkam harimau, Rabu lalu. "Syukur
saat itu berada di kebun karetnya.
Syukur tewas mengenaskan. Daging pinggang dan paha kanan
korban habis, sedang tengkuknya luka-luka bekas dicakar si raja
hutan itu. Korban ditemukan pukul 20.00 pada hari yang sama," kata
Anwar, warga Desa Airamo, Jumat (8/12), di Padang.
Menurut keterangan, seminggu sebelumnya sejumlah warga pernah
melihat harimau melintas di kebun-kebun mereka, tetapi harimau
tersebut tak mengganggu. Di Desa Airamo, belakangan, terjadi
penebangan hutan untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit
seluas lebih dari 5.000 hektar.
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]