-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mo ndaftar : [EMAIL PROTECTED]
Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik:
http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/messages
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Kesra/ks02/ks02.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
230 Nelayan Togian Lumpuh Akibat Menyelam
Palu, 12 Januari
Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya terjadi 230 kasus kelumpuhan yang dialami
nelayan akibat
kegiatan penyelaman tradisional dengan menggunakan kompresor di Kepulauan Togian,
Kabupaten Poso dan Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Direktur Eksekutif Walhi Sulteng, Harley, mengatakan, dari 230 kasus kelumpuhan
tersebut,
sebanyak 30 korban telah meninggal dunia (sejak tahun 1996). Seratus orang menderita
lumpuh
total dan lainnya menuju proses kelumpuhan.
http://www.surabayapost.co.id/01/01/12/03OTO.HTML
NASIONAL Kamis, 12 Januari 2001
Otonomi Daerah, Antara Komunikasi dan Kesungguhan
Kesiapan, keikhlasan, dan keadilan menjadi kata kunci permasalahan pelaksanaan
otonomi daerah (otoda). Meskipun demikian, otoda yang menjadi salah satu agenda
penting reformasi sebagai pergeseran paradigma pemerintahan, bukan lagi sekadar
suatu
wacana tapi sudah mengubah pola pengelolaan kepemerintahan.
Masalahnya, apakah prinsip kesiapan, keikhlasan, dan keadilan ini menjadi prinsip
yang
menggerakkan pemerintah pusat maupun daerah sehingga pelaksanaan otoda itu
benar-benar
bertujuan mengembangkan kapasitas masyarakat di daerah. Kalau ada bias
pelaksanaan otoda
sejauh ini, permasalahannya bukan hanya terletak pada komunikasi, tetapi sudah
menyangkut
kesungguhan pemerintah.
DEMIKIAN benang merah dialog terbuka "Otonomi Daerah: Pergeseran Paradigma
Pemerintahan", di Jakarta, Rabu (10/1). Dalam dialog ini, berdiri sebagai
pembicaranya antara
lain Deputi Bidang Kewilayahan, Kebangsaan, dan Kemanusiaan, Sekretaris Wakil
Presiden Dr
Gunawan Sumodiningrat, Dirjen Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Depdagri Dr Ir
Sudarsono Hardjosoekarto, Dirjen Anggaran Departemen Keuangan Anshari Ritonga,
mantan
staf ahli Menteri Otonomi Daerah Andi Malarangeng.
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Nusantar/nu073/nu073.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Petani di Manna Terancam Gagal Panen
Puluhan hektare tanaman padi di Desa Lubuk Sirih Ulu, Kecamatan Manna, Bengkulu
Selatan,
terancam gagal panen, menyusul jaringan irigasi desa di daerah itu rusak berat,
sehingga suplai
air ke sawah-sawah petani tidak optimal.
Akibatnya, tanaman padi petani yang baru berumur dua bulan mengalami kekeringan. Jika
kerusakan tidak segera diatasi pihak dinas pekerjaan umum (DPU), maka dapat dipastikan
tanaman padi ini bakal gagal dipanen.
http://www.surabayapost.co.id/01/01/12/11-PREMI.HTML
JAWA TIMUR Kamis, 12 Januari 2001
Premier Oil Usung Peralatan Surveinya
Gresik - Surabaya Post
Premier Oil segera hengkang mengusung semua peralatan survei yang ditempatkan di
perairan
Ujungpangkah. Peralatan itu harus diangkut sebelum 26 Januari sebagai realisasi
dari perjanjian
Podo Trisno yang mewajibkan perusahaan minyak asal Inggris itu menghentikan
operasinya
sampai batas yang ditentukan.
Negosiasi antara warga dengan Premier Oil untuk melanjutkan rencana pengeboran itu
diperkirakan alot. Bahkan warga telah menyiapkan rancangan penolakan secara
tegas, agar
Premier Oil meninggalkan Ujung Pangkah. "Tidak ada tawar-menawar lagi, warga
sepertinya
secara tegas menolak rencana pengeboran minyak itu," kata seorang tokoh Ujung
Pangkah,
Gresik, Kamis (11/1).
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Editor/ed04/ed04.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Isu Menonjol pada Penghujung Tahun 2000 di Sumut
Masalah PT Inalum dan PT Indorayon
oleh: BINSAR SILALAHI
alah satu isu paling menonjol di Sumatra Utara pada penghujung tahun 2000 adalah PT
Inalum yang ternyata merugi US$1,5 miliar. Jumlah kerugian itu setara dengan tiga
kali
pencairan bantuan IMF kepada Indonesia.
Menperindag Luhut Binsar Pan- jaitan pun terpaksa turun tangan. Di depan Raker Komisi V
DPR RI, Menperindag mengatakan niatnya akan mempertajam masalah itu karena jumlah
kerugian yang cukup besar itu. PT Inalum diberi waktu hingga akhir Januari 2001 untuk
memberi penjelasan. Penegasan itu diulanginya lagi, Rabu (6/12/2000) lalu seusai serah
terima
jabatan Ketua Badan Pengembangan Otorita Asahan dari Bisuk Siahaan kepada Saut MP
Hutauruk.
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Jabotabe/ja01/ja01.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Kontrak Diperpanjang Warga Keluhkan Bau Sampah dan Lalat dari LPA Bantargebang
Bekasi, 12 Januari
Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan memperpanjang kontrak Pemda DKI Jakarta
untuk penggunaan lahan lokasi pemusnahan akhir (LPA) Bantargebang sampai 2003. Demikian
disampaikan Kepala bagaian Hukum Pemkot Bekasi, Aos Kaosar SH, Kamis (11/1) di
kantornya.
Padahal selama ini banyak warga Bekasi yang mengeluh munculnya polusi udara berupa bau
menyengat dari LPA itu. Keluhan itu umumnya datang dari warga perumahan sekitar LPA,
seperti Kemang Pratama, Bekasi Timur Regency, Bumi Bekasi Baru, Bumi Alam Hijau dan
Dukuh Zamrud.
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Nusantar/nu067/nu067.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
DPRD Kaltim akan Undang Menteri ESDM Soal Saham PT KPC
Samarinda, 12 Januari
DPRD Kaltim dalam waktu dekat akan mengundang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) Purnomo Yusgiantoro dan pimpinan PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk berdiskusi
dan mencari kejelasan tentang berapa persen saham KPC yang harus dilepaskan tahun 2001.
Masing-masing pihak nantinya juga akan membawa para pengacaranya.
Sementara ini masih terjadi perbedaan penafsiran antara KPC, Departemen ESDM dan
Pemprov Kaltim mengenai tahapan waktu bagi PT KPC untuk melepaskan sebagian
investasinya dalam rangka divestasi saham. Baik KPC maupun Departemen ESDM masih tetap
pada pendirian mereka bahwa saham yang harus dilepasnya pada tahun 2000, baru 37
persen.
http://suarapembaruan.com/News/2001/01/12/Nusantar/nu064/nu064.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Pupuk Langka di Palembang
Palembang, 12 Januari
Pihak PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) menolak anggapan bahwa pihaknya mempermainkan
distribusi pupuk di Palembang, sebagaimana yang dikeluhkan petani di Kabupaten
Musibanyuasin.
''Dalam dua hari terakhir ini kami telah menyalurkan 3.000 ton pupuk urea untuk
mengantisipasi
kelangkaan pupuk yang dikeluhkan oleh petani Musibanyuasin,'' kata Humas PT Pusri, Ir
Bambang ketika dikonfirmasi Pembaruan di Palembang, Kamis (11/1).
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]