http://kompas.com/kompas-cetak/0104/09/DAERAH/bukt20.htm >Senin, 9 April 2001 Buktikan, Otonomi Daerah Bisa Selamatkan Lingkungan Kendari, Kompas Menteri Negara Lingkungan Hidup Dr Sonny Keraf, melihat sinyal optimisme bahwa di era otonomi daerah, lingkungan bisa diselamatkan. Sebab, ada asumsi bahwa kerusakan lingkungan selama ini bersumber dari sistem kekuasaan yang sangat sentralistik. Sonny Keraf mengemukakan hal itu ketika berbicara di depan peserta dialog interaktif Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan di Era Otonomi Daerah di Kendari, Jumat (6/4) malam. Menurut Menteri, pemerintah daerah selama ini sebetulnya memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyontohkan Pemda Sultra. "Pak Gubernur sudah mengusulkan pencabutan izin dua HPH di Sultra, namun sampai sekarang izin tersebut belum dicabut Menteri Kehutanan", katanya. Berdasarkan kasus tersebut, Sonny Keraf menyimpulkan bahwa kerusakan lingkungan selama ini bukan disebabkan kebijakan pemerintah daerah, tetapi disebabkan pemerintah pusat yang sangat sentralistik. Dengan berlakunya era otonomi daerah sekarang, Menteri menyebutkan sebagai jalan keluar yang sangat tepat bagi upaya penyelamatan lingkungan di Indonesia. Di era otonomi daerah, lanjut Menteri, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menindak mereka yang nakal dan merusak lingkungan. "Buktikan kepada rakyat bahwa otonomi daerah mampu menyelamatkan lingkungan, bukan sebaliknya. (yas)
