`````````````````````````
[EMAIL PROTECTED]
Wacana Mingguan
0 9 - 0 3 - 2 0 0 2
^*^*^*^*^*^*^*^

Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih,
penuh dengan sengsara dan luka yang pedih
Meski mahkota duri menghina harkatMu,
Kau patut kukagumi: terima hormatku.

O wajah yang mulia, yang patut disembah,
dan layak menerima pujian dunia,
sebelum disalib Kau diludahi, dihina, dicerca, 
disiksa dilukai - yang salah siapakah?

Siapa yang tergantung di salib di sana,
tertimpa siksaan dan bencana, 
penuh dengan luka, dirundung hukuman?
Apakah yang sudah dituduhkan?

Di salib di sana, menanggung sengsara,
tergantunglah Anakdomba Allah.
Tiada salahNya selain mengasihi,
dan kasih itu ditolak dunia

Di salib itu lihatlah terpaku Kurban mulia;
tanganNya direntangkanNya demi berkat 
anugerah.

Ditikam tombak yang kejam,
mengucur dari lambungNya campuran air-
darahNya membasuh dosa dunia.

Siapa yang menyebabkan hukuman dan
siksaan terhadap diriMu?
Kau bukan pendosa; Kau suci tak bernoda
Mengapa salib Kau tempuh?

Kesalahanku jua dan dosaku semua
yang sebanyak pasir laut, 
Itulah yang menyebabkan duka dan 
sengsaraMu, yang menyebabkan luka
dan siksa yang membawa maut.

Akulah yang seharusnya celaka,
aku patut ke neraka akibat dosaku,
aku seharusnya menderita segala dukacita,
perih, dan sakit bilurMu.

Ya Tuhan, Kautanggung salahku;
dosaku telah Kau gantung di kayu salibMu,
karena kasihMu padaku yang harus dicela. 

Kau angkat ke pundakMu
segala tanggunganku yang menekan berat.
Sedang Engkau dikutuk, 'ku bebas dan
terluput. SalibMu itulah berkat. 

"Selamat menyongsong Hari Paskah" (AS)

Kirim email ke