~~~~~~~~~~~~~~~~~
Layanan Informasi Aktual
[EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Gus Dur: Ba'asyir, Rizieq, Ja'far itu Teroris Domestik
Reporter : Arif Shodiq Pujiharto
detikcom - Jakarta, Meski terkenal suka nyeleneh, tapi untuk tudingan
teroris, mantan Presiden Gus Dur tak main-main. Bukan hanya Amir Majelis
Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir, Gus Dur juga menyebut nama
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan Panglima Laskar Jihad Ja'
far Umar Thalib sebagai teroris domestik. Bahkan Gus Dur mengaku punya
bukti-bukti kuat dan siap menunjukkan bukti tersebut.
Hal itu disampaikan Gus Dur usai bertemu Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat
(AS), Ralph L. Boyce, di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jl.
Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2002).
Berikut petikannya:
Bagaimana soal pertemuan dengan Dubes Boyce?
Beberapa hari lalu ketika ada seminar di PBNU dia juga datang, jadi bukan
barang aneh bagi saya dan tiadk ada topik khusus yang menerangkan situasi
politik di AS.
Tentang Indonesia?
Nggak, masak ada diplomat bicara mengenai negara yang ditempati. Kalau dia
bicara, itu berarti bukan diplomat.
Soal terorisme?
Dia (Boyce) malah nanya ke saya bagaimana pendapat saya tentang beberapa
orang yang dianggap sebagai teroris. Saya bilang, saya sendiri dalam
pernyataan-pernyataan selalu mengatakan bahwa terorisme harus dihukum dan
Indonesia harus bersikap tegas. Undang-undang kita melarang orang keluyuran,
bawa pedang, senjata rakitan dan sebagainya. Mereka itu sudah teroris.
Kalau ada terorisme internasional, saya paham itu ada. Cuma kita harus
mencari bukti legal ada tidaknya teroris internasional. Kalau ada teroris
internasional, saya yakin. Dan domestik juga.
Apakah Boyce menyebut nama?
Saya yang nyebut. Ba'asyir, Habib Rizieq dan siapa itu yang didatangi Hamzah
Haz (Ja'far Umar Thalib). Itu semua kan teroris.
Buktinya apa Gus?
Kan mereka keluyuran bawa senjata ngalor-ngidul, padahal itu kan dilarang
undang-undang. Terus menakut-nakuti orang, apa itu bukan teroris?
Usulan Gus Dur pada pemerintah?
Tangkap
Polisi kan belum punya bukti?
Wong orang lain saja ditangkap dan dibawa ke pengadilan. Bawa senjata itu
sudah melanggar undang-undang. Polisi nggak mau, bukannya nggak ada (bukti).
Tapi pemerintah mengatakan tidak ada jaringan teroris di Indonesia?
Pemerintah selidiki dulu, jangan langsung komentar. Orang komentar
sembarangan, kalau ternyata nanti berbalik kan malu. Jadi selidiki dulu.
Tanyakan juga ke negara-negara lain. Jadi harus sungguh-sungguh, jangan
kayak sekarang.
Jadi Habib Rizieq dan lain-lain itu teroris?
Itu teroris domestik karena menakuti-nakuti orang dengan sweeping-sweeping
itu dulu.
Apakah mereka punya jaringan internasional?
Saya nggak bilang punya atau tidak, tapi selidiki. Saya tidak mau ambil
kesimpulan kalau tidak berdasarkan penyelidikan yang mendalam.
Tadi menyebut Ba'asyir itu guyon apa serius?
Serius. Bila dia (Ba'asyir) minta saya akan kasih bukti. Ada semua, tapi
saya tak mau ngomong pada pers. Sebaiknya pemerintah menyelidiki. Kalau alat
pemerintah menanyakan pada saya, akan saya kemukakan semuanya.
http://www.detik.com/peristiwa/2002/09/30/20020930-181426.shtml
Tanggapan Ba'asyir:
Ba'asyir: Saya Anggap Gus Dur Kurang Sehat
http://www.detik.com/peristiwa/2002/10/01/20021001-172547.shtml