"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Istiqlal diguncang bom; Beddu bebas; Isu santet
bunuh 18 orang; Florida dilanda kebakaran
""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita: Selasa, 20 April 1999
-------------------------------
**Peledakan Ruangan di Lantai Dasar Masjid Istiqlal
Presiden: Jangan Terpancing
**PN Jaksel Batalkan Dakwaan Terhadap Beddu Amang
**Diduga Tukang Santet, 18 Tewas Dibunuh
**Harmoko Bisa Menjadi Tersangka

===Berita Luar Negeri===
**NATO Ungkapkan Bukti Kekejaman di Kosovo
**Mahathir Tuding AS dan Inggris Rasial

===English Section===
**Jakarta has until July to stop fires
**Fires Burn Thousands of Acres
++++++++++++++

Peledakan Ruangan di Lantai Dasar Masjid Istiqlal
Presiden: Jangan Terpancing
---------------------------------------------------
Presiden BJ Habibie mengatakan, peledakan kantor Majelis Ulama Indonesia
(MUI) di ruang perkantoran lantai dasar kompleks Masjid Raya Istiqlal
Jakarta, Senin (19/4) merupakan tindakan pengacau yang menginginkan
instabilitas politik supaya pemilihan umum (pemilu) tidak terlaksana.
Karena itu, Kepala Negara meminta umat Islam tidak terpancing atas kejadian
itu.

"Ini adalah pengacauan yang ingin menciptakan adanya suatu konflik
antar-etnis, antar-agama," tegas Presiden BJ Habibie seperti dikutip
Menteri Negara Investasi, yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan
Pembangunan (PPP), Hamzah Haz kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta,
Senin (19/4).
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9904/20/UTAMA/pres01.htm

PN Jaksel Batalkan Dakwaan Terhadap Beddu Amang
----------------------------------------------------
Jakarta, Pembaruan

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan dakwaan penuntut
umum terhadap terdakwa Beddu Amang batal demi hukum. Karenanya, majelis
hakim yang diketuai Syamsudin menyatakan, persidangan perkara korupsi atas
terdakwa mantan Kabulog Beddu Amang, tidak dapat dilanjutkan.

PN Jakarta Selatan menyatakan hal itu dalam putusan selanya atas
persidangan terdakwa Beddu Amang, Senin (19/4) pagi di ruang sidang 3 PN
Jakarta Selatan.

Putusan hakim yang dianggap berani ini berbeda dengan sikap majelis hakim
yang mengadili terdakwa Ricardo Gelael yang juga dituduh bersama dengan
Beddu Amang dan Hutomo Mandalaputra melakukan korupsi sehubungan perjanjian
ruilslag lahan antara Bulog dengan PT Goro Batara Sakti
Selengkapnya:
http://suarapembaruan.com/News/1999/04/190499/Headline/hl05/hl05.html

Diduga Tukang Santet, 18 Tewas Dibunuh
-------------------------------------------
BANDUNG - Kasus pembantaian berantai yang mirip dengan kasus pembunuhan
tukang santet di Banyuwangi terjadi di Ciamis, Jawa Barat, sekitar 120 km
dari kota Bandung. Hal itu terungkap menyusul penemuan Polda Jabar dan
Polres Ciamis yang mencatat 18 korban tewas dan mayatnya ditemukan di 7
kecamatan yang ada di Ciamis.

''Dari jumlah tersebut baru 6 korban yang identitasnya sudah diketahui,
sedangkan sisanya masih ditelusuri petugas,'' kata Kapolwil Priangan Kol
Pol Bahrumsyah didampingi Kaditserse Polda Kol Pol Drs Miftahul Arifin di
Mapolda Jabar di Bandung, kemarin
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9904/20/nas10.htm

Harmoko Bisa Menjadi Tersangka
-----------------------------------------
JAKARTA (Media): Mohammad Assegaf, pengacara mantan Presiden Soeharto,
mengatakan Ketua MPR/DPR Harmoko dan sejumlah Wakil Ketua MPR/DPR semasa
Orde Baru juga akan dimintai pertanggungjawaban dalam kasus mobil nasional
(mobnas) jika dalam kasus itu tetap saja melibatkan mantan Presiden
Soeharto.

Kepada wartawan di Pengadilan Negeri Surabaya, kemarin, Assegaf mengatakan
Harmoko dan para pimpinan MPR/DPR seperti Ismail Hasan Metareum, Fatimah
Achmad, dan lainnya bisa jadi tersangka, atau paling tidak sebagai saksi
dalam kasus mobnas.

Menurut dia, kebijakan mobnas tertuang dalam GBHN dan didukung Komisi X
DPR-RI. Mantan Presiden Soeharto sudah mempertanggungjawabkannya di depan
SU-MPR. Karenanya, jika pertanggungjawaban Pak Harto diterima berarti tidak
ada lagi yang harus dipertanggungjawabkannya selaku Mandataris MPR.
Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/20/POL03.html


===Berita Luar Negeri===
NATO Ungkapkan Bukti Kekejaman di Kosovo
----------------------------------------------------------
BRUSSELS (AFP): Bukti-bukti pembunuhan massal di Kosovo makin terkuak.
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan telah memiliki foto 43
kuburan massal dan bukti-bukti sejumlah etnik Albania di Kosovo yang
dipaksa menggali lubang kubur untuk menguburkan sesama etnik Albania yang
dibunuh tentara Serbia.

NATO mengungkapkan bukti itu Minggu lalu (18/4) setelah David
Scheffer --Duta Besar Keliling Amerika Serikat untuk Kejahatan Perang--
menyatakan bahwa kekejaman di Kosovo kemungkinan jauh lebih besar dibanding
perkiraan sebelumnya. "Kami mencatat ada sekitar 100.000 orang yang tidak
diketahui nasibnya. Perkiraan NATO korban pembunuhan massal sebanyak 3.200
orang terlalu rendah," kata Scheffer
Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/04/20/INT04.html

Mahathir Tuding AS dan Inggris Rasial
---------------------------------------
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengecam para
pemimpin negara Barat yang dianggapnya rasial, karena mempermasalahkan
hukuman atas mantan PM Anwar Ibrahim. Demikian diberitakan media setempat,
Senin kemarin.

"Mereka berkomentar atas dasar sentimen rasial. Mereka menyangkal kemampuan
orang-orang kulit berwarna dalam menegakkan demokrasi dan keadilan,'' kata
Mahathir seperti dikutip harian Star
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9904/20/int6.htm


===English Section===
Jakarta has until July to stop fires
---------------------------------
There will be no penalty if deadline is not met but Asean nations are
viewing this as a test of Indonesia's resolve

By DOMINIC NATHAN

INDONESIA has till mid-July to implement Asean's zero-burning policy, which
requires authorities there to prevent new land-clearing fires and take
action against the plantation owners.

There will be no penalty if Indonesia does not meet that deadline for
taking action to prevent and fight fires, but Asean countries most worried
about the smoke haze menace are viewing this as a test of Jakarta's resolve
More: http://straitstimes.asia1.com/one1/one1.html

Fires Burn Thousands of Acres
-------------------------------
F O R T   L A U D E R D A L E,  Fla., April 19 � South Florida�s main
east-west highway was closed for a second day today as the area burned by a
fire feeding on dry sawgrass in the Everglades grew to 90,000 acres.
There was no indication when smoke might lift off Interstate 75, the
highway known as Alligator Alley, and let authorities reopen about 60 miles
of the route across the Everglades, said Florida Highway Patrol Lt. Greg
Edwards.
More: http://abcnews.go.com/sections/us/DailyNews/florida_fires990418.html
+++++++++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke