Penyerangan Terhadap GPM Sioan, Tual
------------------------------------------
Tempat: GPM Sion, Tual
Tanggal/ Waktu: 24 April 1999, pk 15.20 WIT

Kronologi
Pk. 15.00 WIT: Massa Islam mulai melakukan pergerakan dibeberapa tempat,
antara lain: Bandar eli, Kubur China, Petak 20 (daerah Loddar EL), Tanah
putih (Daerah Un), serta daerah BTN koperasi. Umat Kristen maju untuk
bertahan di kampung masing-masing. Selain itu juga ada 50 an umat Kristen
yang berjaga-jaga di kompleks gereja GPM Sion.

Pk 15.15 WIT: Terjadi negosiasi antara komandan aparat keamanan  (Komandan
Pleton) dengan Bp. Hommy (ketua daerah Angkatan Muda GPM, wilayah Kei
Kecil). Aparat militer memerintahkan agar semua umat Kristen yang ada di
dalam kompleks gereja untuk meletakan senjata mereka. Tetapi tidak lama
kemudian sejumlah tentara +/- 15 orang masuk dari pintu samping (kompleks
gereja GPM Sion dipagar) dan mengepung umat Kristen yang berada di kompleks
gereja. Tiba-tiba aparat menembak secara membabi-buta  ke arah ke umat
Kristen yang berada di dalam kompleks gereja. Tembakan membabi-buta ini
disertai perintah: "Keluar! Angkat tangan! Buka baju! Letakan senjata!"
Bahkan ada oknum aparat yang berteriak �Orang Kristen ini keras kepala!
Sudah, habisi semua! Tembak saja�

Warga pun berlindung di dalam gedung gereja, dan aparat menembaki ke dalam
gedung gereja hingga satu orang tertembak pada punggungnya di dalam gedung
gereja. Tembakan diarahkan terutama pada pintu depan gereja dan jendela
belakang gereja. Pada akhirnya warga Kristen pun keluar dari gedung Gereja
dan meletakkan senjatanya. Tapi kemudian aparat masuk ke dalam gedung
gereja (ada yang masuk  lewat jendela samping) dan mengobrak-abrik serta
menembak secara membabi-buta di dalam gedung gereja. Akibatnya gereja
mengalami kerusakan di bagian dalam.  Kejadian berlangsung hingga pukul
16.00 WIT.

Tentara yang menembaki serta merusak gereja GPM Sion Tual ini berasal dari
Batalyon Armed IX, Kostrad Purwakarta, Jabar.

Kerugian Materi
- Pintu depan gereja rusak
- Kaca-kaca gereja rusak
- Dinding di luar dan dalam gedung gereja rusak (tercatat 114 lubang peluru
di dinding dan mimbar)
- Plafon gereja rusak (bolong-bolong ditembus peluru)

Korban jiwa
Satu orang tertembak pada punggungnya (ditembak di dalam gereja). Korban
bernama Gerson Pattipelohi, sekarang masih dalam keadaan kritis di rumah
sakit.

Sumber: Posko GPM Sion, Tual

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
BII Cab. Pemuda Surabaya, a.n. Robby (FKKS-FKKI) Acc.No. 2.002.06027.2
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke