********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
Wacana Mingguan :
Edisi 19 Juni 1999
================
".... Hidup Menurut Roh ...."
Galatia 5 : 22 - 26
Banyak orang terkadang menunjukkan ekspresi dirinya berdasarkan apa yang
menjadi perasaan hatinya. Adanya suatu harapan, pelaksanaan keinginan
yang maksimal dan keberhasilan yang dicapai membuat orang tersebut
mengekspresikan sukacita, keceriaan dan berbagai perasaan yang menurut dia
suatu perasaan kebahagian. Tetapi disaat kepudaran pengharapan, halangan
menghadang dan kegagalan menjadi suatu buah yang dicapai maka seketika
perasaan bahagia tersebut berubah dan berganti dengan sedih, marah, kecewa
dan berbagai perasaan lain yang menurut dia suatu kedukaan yang mendalam,
tergantung dari kadar kehilangan yang dia rasakan. Mengapa ini dapat
terjadi? Apalagi yang harus aku lakukan? Kurang apa lagi aku ini? Kerap
kali hal inilah yang menjadi pertanyaan yang timbul.
Dalam kehidupan orang percaya, kita dituntut untuk hidup di dalam Roh.
Seseorang yang telah menjadi milik Kristus, berarti ia telah menyalibkan
segala kedagingannya, yakni semua hawa nafsu dan keinginan hatinya sendiri.
Selanjutnya biarlah kehidupan kita itu sendiri berada di dalam Roh dan
dipimpin oleh Roh. Semudah itukah yang harus kita lakukan? Apakah kita
mampu? Tidakkah itu berat? Bagaimana bila kita menghadapi banyak kesukaran
dan kesulitan? Bagaimana ada kasih disaat kita dibenci? Bagaimana ada
sukacita di saat kita sedih? Bagaimana ada damai sejahtera di saat kita
diancam? Bagaimana ada kesabaran di saat kita dicaci-maki? Dan sejuta
"bagaimana" lagi yang menjadi kebutuhan mendesak untuk dipenuhi jawabannya.
Lupakah kita akan kematian Kristus untuk menebus semua dosa kita? Bukankah
semua penderitaan yang kita alami tidak sebanding dengan apa yang sudah
Kristus boleh alami? Apa yang harus kita lakukan sebagai orang yang sudah
Tuhan pilih untuk diselamatkan? Dalam Efesus 2:10 telah tertulis bahwa
"...Kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan
pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita
hidup di dalamnya." Hidup di dalam Roh, berarti kita hidup menurut apa
yang Tuhan ingin untuk kita lakukan. Dengan melihat semua penderitaan
Kristus dan tuntutan untuk melakukan pekerjaan baik yang Tuhan inginkan
untuk kita lakukan, maka sewajarnya ada kasih walau kita dibenci, ada
sukacita disaat kita bersedih, ada damai sejahtera di saat kita diancam,
ada kesabaran di saat kita di caci-maki, ada kemurahan di saat seseorang
melecehkan kita, ada kebaikan disaat orang berbuat jahat pada kita, ada
kesetiaan di saat kita dikhianati, ada kelembutan di saat kita diperlakukan
kasar, ada penguasaan diri di saat kita dicobai. Itulah buah yang
seharusnya kita dapat bila kita hidup di dalam Roh dan dipimpin oleh Roh.
Maukah kita melakukan semua itu? Atau dengan kata lain, sudah siapkah
untuk kita hidup seturut dengan apa yang dikehendaki oleh Allah? Biarlah
itu menjadi renungan kita pribadi dalam kita menjalani setiap
peri-kehidupan kita. Ingatlah selalu bahwa kebahagiaan yang sejati hanya
ada pada Yesus Tuhan kita.
Franky L.
---------------------------------------------------------------------------
---------------------
H i m b a u a n
---------------
1. Berdoa untuk situasi Indonesia pasca pemilu, khususnya pada masa
penghitungan suara saat ini dan menjelang Sidang Umum MPR dalam memilih dan
menetapkan kepemimpinan nasional;
2. Berdoa agar partai-partai yang kalah dalam pemilu dapat menerima
kekalahan itu dengan iklas.
3. Berdoa agar Tuhan menetapkan seorang pemipinan nasional yang betul-betul
membawa aspirasi rakyat.
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l