''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Senin, 5 Juli 1999 """""""""""""""""""""""""""""""" @Pemaksaan Pindah Agama Tidak Bisa Dibenarkan @'Islam Simbol Politik Bukan Jadi Ancaman' @Habibie Dan KPU Beda Jadwal @TNI tak Perlu Ajukan Capres @Wiranto: Jika Sudah Ancam-mengancam @Pengunduran Jadwal SU MPR Mengecewakan dan Merugikan @Belasan Parpol Jajaki Kemungkinan Leburkan Diri @Bentuk Fraksi Islam, Tolak Mega-Habibie --------English Section--------------------------------- **Megawati May Get Vice Presidency ............................................ SELAMAT MEMBACA =================== Pemaksaan Pindah Agama Tidak Bisa Dibenarkan ---------------------------------------------------------- PADANG (Waspada): Cendekiawan Islam Sumatera Barat Prof Dr H Sjofjan Asnawi MADE mengatakan upaya memaksakan suatu agama kepada pemeluk agama lain merupakan tindakan berdosa dan tidak bisa dibenarkan dalam negara kesatuan RI, apalagi jika diawali dengan penculikan. "Kalau pemaksaan itu dibarengi penculikan dan pemerkosaan seperti yang dialami seorang siswi MAN Padang, Khairiyah Eniswa, 17 yang dirampas kehormatannya dan dibaptis, itu sudah dosa besar," ucapnya di Padang, akhir pekan lalu, menanggapi kasus yang santer diberitakan koran daerah terbitan Padang. Dia mengharapkan kasus yang menimbulkan reaksi dari MUI dan DDI setempat, agar ditangani secara adil oleh penegak hukum sehingga tidak memancing amarah pihak yang dirugikan. Selengkapnya: http://www.waspada.com/ 'Islam Simbol Politik Bukan Jadi Ancaman' --------------------------------------------------- MALANG (Waspada): Menteri Agama (Menag) Prof Drs HA Malik Fadjar MSc mengatakan, menguatnya kekuatan yang menggunakan Islam sebagai simbol politik (Islam Politik), bukan merupakan ancaman bagi negara kebangsaan, Indonesia. Ekspresi Islam Politik akhir-akhir ini terkesan menjadi semakin menguat, karena mayoritas umat Islam Indonesia masih aktif dalam proses pergumulan pada momentum (era) reformasi. Malik Fadjar yang hadir selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menjawab pertanyaan wartawan, saat menghadiri acara wisuda mahasiswa UMM, Sabtu (3/7) siang mengatakan, apa yang mereka lakukan itu, dapat dikategorikan sebagai sedang mencari format baru. Jadi, menguatnya gejala Islam Politik pada Pemilu dan menjelang pemilihan capres, bukanlah merupakan langkah mundur," ujarnya seperti dilaporkan Suara Pembaruan Minggu (4/7). Selengkapnya: http://www.waspada.com/ Habibie Dan KPU Beda Jadwal ------------------------------------- JAKARTA (Waspada): Jadwal Sidang Umum (SU) MPR ternyata ada dua buah dan keduanya sama-sama disusun sebelum pemilu. Yang satu jadwal pemerintah dan DPR yang menyatakan SU dilakukan tanggal 29 Agustus. Yang lain jadwal dari KPU yang menyatakan SU MPR tanggal 1 Oktober 1999. Lalu jadwal mana yang berlaku? Tampaknya jadwal KPU yang akan jadi pegangan. Setidaknya itulah penegasan Sekjen DPR RI Drs Afif Ma'roef. Menurut dia, karena proses penghitungan suara tidak menentu, DPR bertanya ke KPU sebagai badan yang melakukan seluruh tahapan pemilu tentang jadwal pasti SU MPR. Hal ini dilakukan berkaitan dengan persiapan yang harus dilakukan MPR dalam pelantikan anggota DPR/MPR baru. Selengkapnya: http://www.waspada.com/ TNI tak Perlu Ajukan Capres Cukup Gunakan Hak Pilihnya di MPR --------------------------------------------------------------------------- ---- JAKARTA -- Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat menggunakan haknya untuk memilih presiden dan wakil presiden dalam Sidang Umum MPR mendatang. Namun, mereka disarankan tidak mengajukan calon presiden (capres) melalui fraksinya. Pendapat itu disampaikan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz ketika menghadiri Tablig Akbar bertema 'Peta Politik Umat Islam Pasca Pemilu' di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, kemarin. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9907/05/18210.htm Wiranto: Jika Sudah Ancam-mengancam, Nanti yang Jadi Presiden Preman ---------------------------------------- JAKARTA -- Menhankam/Panglima TNI Jenderal (TNI) Wiranto mengkhawatirkan munculnya isu-isu yang beredar menjelang Sidang Umum MPR sekarang ini. Isu-isu itu, menurut Wiranto, antara lain mengatakan kalau si 'A' batal jadi presiden pendukungnya akan ngamuk, atau kalau si 'B' terpilih rakyat akan berontak. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9907/05/18199.htm Pengunduran Jadwal SU MPR Mengecewakan dan Merugikan ------------------------------------------------------------------------- Jakarta, Kompas Pengunduran jadwal pelaksanaan Sidang Umum MPR 1999 sangat mengecewakan karena semakin memperpanjang ketidakpastian yang terjadi sejak kejatuhan Soeharto dan menunda harapan akan terciptanya pemerintahan baru yang legitimate. Makin lamanya ketidakpastian tentang formasi pemerintahan baru itu bukan hanya akan merugikan dari sisi politik, tetapi terutama juga dari sisi ekonomi dan bisnis. "Kami termasuk yang sangat prihatin dengan penundaan SU MPR. Selain akan mempersulit pemulihan perekonomian nasional, pengunduran Sidang Umum MPR juga membuka peluang bagi para pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) untuk membuat manuver-manuver, sehingga kejahatan mereka bakal semakin sulit dijangkau hukum," kata Al Hilal, Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), di Jakarta, Minggu (4/7) malam. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/9907/05/UTAMA/peng01.htm Belasan Parpol Jajaki Kemungkinan Leburkan Diri Anggap Sikap DPP Membingungkan ------------------------------------------ Semarang, Jawa Pos.- Empat belas parpol di Jateng yang tergabung dalam Forum Komunikasi Parpol Peserta Pemilu (FKP4), kemarin, bertemu di Gedung BKB, Jalan Supriadi, Semarang, untuk menjajaki kemungkinan bersatu menjadi parpol baru. Upaya menyatu dilakukan sebagai bentuk konsistensi atas aturan main yang telah disepakati. "Kalaupun harus berseberangan dengan DPP, kami akan tetap berupaya menjadi satu parpol," jelas Ketua DPD PNI Massa Marhaen Jateng Drs M. Aziz Khan, ketua acara. Ke-14 parpol itu adalah PNI Massa Marhaen, PNI Supeni, PNI Front Marhaenis, PDKB, PDI, PND, IPKI, Partai Murba, Partai MKGR, PPI, PSP, PNBI, dan PKM. Selengkapnya: http://www.jawapos.com/5jul/na5g4.htm Bentuk Fraksi Islam, Tolak Mega-Habibie Delapan Parpol Siapkan Amien Presiden, Hamzah Wapres -------------------------------------------------------------------- Jakarta, Jawa Pos.- Upaya untuk mengganjal Megawati Soekarnoputri menjadi presiden mendatang, tampaknya, makin keras. Sejumlah pemimpin partai Islam kemarin bertemu di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan. Mereka secara bergantian menyampaikan orasi di depan puluhan ribu umat yang intinya menegaskan penolakan terhadap tampilnya presiden wanita. Para pemimpin partai yang makin gencar menggalang kekuatan itu adalah Ketua Umum PPP Hamzah Haz, Ketua Umum PBB Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum PNU KH Syukron Makmun, dan Ketua Syuriah Partai Keadilan Dr Daud Rasyid MA. Dalam forum tersebut, delapan partai Islam lantas membentuk suatu ikatan longgar yang dinamakan Fraksi Islam dalam menghadapi Sidang Umum MPR mendatang. Selengkapnya: http://www.jawapos.com/5jul/de5g1.htm --------English Section---------------- Megawati May Get Vice Presidency ------------------------------------------ Sunday, July 4, 1999; 9:13 a.m. EDT JAKARTA, Indonesia (AP) -- President B.J. Habibie may offer a power-sharing deal to opposition leader Megawati Sukarnoputri, whose party is leading in the vote count from last month's elections, an Indonesian newspaper reported Sunday. The Jakarta Post cited Jimly Assidiqie, a close associate of Habibie's, as saying the president was prepared to include his main rival in ``a kind of coalition government.'' Habibie would likely offer Megawati the post of vice-president, the daily said. More: http://search.washingtonpost.com/wp-srv/WAPO/19990704/V000596-070499-idx.ht ml "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
