********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
    Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
    Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
Wacana Mingguan : 17 Juli 1999
=============================

K A Y A
=======

Kejadian 26:13; �Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya,
sehingga ia menjadi sangat kaya�.

Melalui teks ini seseorang akan terbuka matanya dan memahami bahwa di dalam
Alkitab itu sebenarnya tidak ada suatu rencana Tuhan untuk menghalangi atau
menutup kemungkinan bagi seseorang untuk menjadi kaya. Apalagi bila melihat
kekayaan Raja Daud atau Raja Salomo. Dan tokoh yang paling berpengaruh
dalam sejarah Israel ini sekalipun dibukakan secara terang-terangan oleh
Alkitab bahwa ia menjadi sangat kaya. Hanya saja, menjadi tanda tanya bagi
kita: �apakah Ishak memperoleh kekayaannya melalui cara penindasan,
penipuan, atau dengan cara korupsi ?�, Apakah Ishak memperoleh kekayaannya
dan sementara itu ia tidak memiliki hubungan dengan Tuhan sebagai sumber
berkat itu ?
Kalau ayat ini dicermati, maka akan terlihat bahwa Ishak mengalami suatu
proses dan tentunya butuh waktu yang tidak hanya sekejap. Mula-mula ia
hanya kaya, lalu kian lama kian kaya dan akhirnya sangat kaya.  Jelas ada
prosesnya.  Agar Ishak menjadi kaya ia tidak hanya berpangku tangan saja
dan memerintahkan para gembalanya untuk mengeruk sebanyak-banyaknya
kekayaan orang di sekitar mereka, secara khusus orang Filistin sebagai
daerah di mana Ishak menjadi orang asing di situ. Tidak demikian adanya.
Kekayaannya jelas dalam ayat 14, diuraikan bahwa ia memiliki kumpulan
kambing domba dan lembu sapi, juga anak buahnya banyak. Untuk ukuran saat
itu maka itulah wujud kekayaan yang dipunyai oleh seseorang sehingga ia
diakui sebagai seorang yang kaya. Hal ini dipunyai oleh Ishak, hingga
orang-orang Filistin menjadi cemburu melihatnya .

Bagaimana Ishak dapat menjadi kaya tanpa melakukan korupsi seperti saat
ini, karena pada saat itu belum ada dan merajalelanya KKN ?
Melihat konteks ayat-ayat sebelumnya, maka terlihat ada dua sebab bagaimana
Ishak menjadi sangat kaya.
1. Ishak berjalan menurut petunjuk TUHAN
Dalam ayat 2-6 menunjukkan bagaimana ketaatan Ishak akan petunjuk Tuhan
bagi dia. Sebenarnya dalam kondisi yang sedang terjadi secara menyeluruh
waktu itu  dan Ishak juga turut merasakannya yaitu kelaparan yang terjadi
di negeri ia tinggal di daerah Lahai-Roi (Band. 25:11), sulit untuk
menunjukkan ketaatan kepada Tuhan.  Lebih baik baginya  berjalan sendiri
dan mencari jalan keluar sendiri sehingga ia boleh melewati masa yang sukar
seperti saat itu. Dengan sekejap sebenarnya ia boleh meninggalkan Tuhan dan
tidak mau lagi mendengarkan FirmanNya, sebab sebenarnya ia boleh memprotes
Tuhan yang sudah dia ikuti selama ini, tetapi Ishak justru diperhadapkan
pada kondisi musibah kelaparan yang melanda seluruh daerah itu termasuk
orang percaya. Sepertinya Tuhan tidak mengasihi orang yang telah menaatinya
selama ini. Sehingga dalam kondisi itu sebenarnya Ishak boleh saja mau
meninggalkan jalan Tuhan. Tetapi kenyataannya justru terbalik. Ishak
menunjukkan bahwa dalam kondisi sesulit apapun, ia masih mengikuti petunjuk
Tuhan.

2. Adanya Usaha positif  dari Ishak.  (ayat 12)
Mengapa bisa berani mengatakan  usaha positif dari Ishak ? Kalau ada usaha
positif, berarti ada usaha yang negatif.  Maksudnya, Ishak boleh saja
berdiam diri tanpa berusaha dan bekerja lalu melakukan korupsi, pemerasan,
dan  lain sebagainya, lalu menjadi sangat kaya. Tetapi kenyataannya tidak
demikian, kenyataannya Ishak  justru membanting tulang untuk bekerja.
Buktinya ia menabur, yang berarti ia harus menyediakan benih, membuka lahan
dan seterusnya untuk memelihara ladangnya sebagaimana layaknya seorang
petani, apalagi kalau lahannya luas yang dapat memberikan hasil yang sangat
banyak dan membuat orang menjadi kaya. Hal ini merupakan bukti pertama.
Bukti yang kedua dalam ayat yang sama dikatakan bahwa Ishak memperoleh
hasil yang seratus kali lipat karena ia �diberkati oleh Tuhan�. Sesuatu
yang diberkati oleh Tuhan adalah yang berkenan kepadaNya. Tanpa itu
mustahil berkat Tuhan bisa tercurah. Itu tandanya bahwa apa yang dilakukan
oleh Ishak adalah hal yang berkenan kepadaNya, tentunya hal yang positif.
Di mana-mana kita lihat bahwa berkat Tuhan dilimpahkan apabila segalanya
yang kita lakukan itu berkenan kepadaNya. Kalau seandainya Ishak tidak
bekerja lalu ia hanya diam saja, bagaimana mungkin kita berkata ia akan
menerima berkat dari Tuhan ?  Apa yang dilakukan oleh Ishak, ada kehadiran
Tuhan dan olehNyalah Ishak mendapatkan berkat.
Oleh sebab itu seseorang yang mau mngikut Tuhan, tidak mustahil ia akan
menjadi kaya, asalkan ia berjalan seperti Ishak, dalam segala sisi
kehidupannya ia tetap menurut apa yang diperintah oleh Tuhan. Hanya, di
lain sisi seseorang mesti berpikir bahwa kalau mau mengikut Tuhan
motivasinya bukan untuk mencari kekayaannya. Sejauh hidup orang percaya
bergantung kepada Tuhan maka berkat Tuhan pasti akan dicurahkan. Dan asal
seseorang menjadi kaya, janganlah ia menjadi sombong dan menjadikan dirinya
sebagai bos tetapi berpedomanlah kepada Ishak bahwa ketika ia sudah kaya
maka ia tidak tinggi hati. Buktinya ketika ia diusir oleh orang Filistin
dari negeri itu karena kecemburuan mereka kepada Ishak, toh Ishak hanya
mengalah dan pindah dari situ. Ia tidak menepuk dada dan berkata �Kamu
tidak tahu kalau saya ini orang kaya?� Tidak demikian. Belajarlah dari
Ishak, ia kaya namun tidak tinggi hati.   Amin !!!

H i m b a u a n
---------------
1. Berdoa untuk situasi Indonesia pasca pemilu, khususnya menjelang Sidang
Umum MPR dalam memilih dan menetapkan kepemimpinan nasional;
2. Berdoa agar partai-partai yang kalah dalam pemilu dapat menerima
kekalahan itu dengan iklas.
3. Berdoa untuk situasi Ambon, dan secara khusus Daerah Saparua, agar tetap
tercipta kedamaian dan situasi yang kondusif di masa-masa yang akan datang.

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke