************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** "Kekerasan Kembali Terjadi di Ambon" ----------------------------------------------- Pada hari Jumat, tanggal 20 Agustus 1999, sekitar pukul 16.00 WIT, kembali terjadi penyerangan terhadap warga Kristen di Desa Poka (sekitar pos polisi poka ke arah kompleks Universitas Pattimura). Pada saat terjadi penyerangan, aparat keamanan yang umumnya berasal dari kesatuan KOSTRAD 411 BALA DHIKA sempat menghalau massa penyerang dengan tembakan peringatan ke atas. Tim investigasi Yayasan Sala Waku Maluku dari lokasi kerusuhan melaporkan bahwa aparat keamanan selalu mencoba untuk menenangkan masa Kristen yang sementara berjaga-jaga, dan tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap massa penyerang yang sudah nyata-nyata menyerang warga Kristen. Menurut saksi mata, ketika masa penyerang mencoba melewati barikade pasukan keamanan untuk melewati pos Polisi Poka, beberapa anggota TNI yang berasal dari DEN-ZIPUR 5 (kurang lebih 5 orang) dengan senjata lengkap melakukan pengintaian terhadap massa Kristen yang berada di dalam kompleks (halaman rumah kel. APITULEY) dari arah rumah salah seorang anggota TNI yang teridentifikasi bernama LETTU K. Tidak berapa lama kemudian aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah rumah keluarga APITULEY secara membabi buta. Selain mengenai dan menembus tembok rumah, tembakan itu juga mengenai 3 (tiga) orang warga Kristen, yang sementara beristirahat di halaman rumah, masing-masing : 1. FRANGKY RAHANGTUAN, mengenai bagain kepala dan langsung meninggal dunia. 2. KUNDRAD, kena pada bahagian paha kanan. 3. RICHARD AYAL, pada bahagian dada dan tangan kanan . Kedua korban terakhir kini mengalami luka yang cukup serius dan dirawat di Rumah Sakit. Peristiwa penembakan tersebut sempat diprotes oleh ibu-ibu dari Desa Rumahtiga dengan melakukan unjuk rasa mendatangi markas DEN-ZIPUR 5 yang terletak di kawasan Desa Rumahtiga. Hingga berita ini dikirim keadaan masih tetap tegang. Jalan-jalan sejak jam 20.00 WIT mulai terlihat sepi karena sebahagian warga takut keluar rumah. Demikian kami informasikan. Tetaplah berdoa untuk saudara-saudara kita di Ambon. Tuhan Yesus memberkat kita semua, Redaksi Eskol ----------------- "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
