********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
    Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
    Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
Wacana Mingguan : 18 September 1999
==================================

Perhatian Allah
Wahyu 3:14-22
''''''''''''''''''
Kalau membahas tentang 'perhatian', maka setiap orang akan berharap agar
dirinya mendapat perhatian. Entah dari orang tua, kerabat, atasan, atau
dari siapa saja, terlebih dari orang yang sangat dikasihi. Dan karena
masalah 'perhatian' ini, banyak orang yang dengan segala cara mau melakukan
apapun agar ia mendapat perhatian dari orang lain. Ia tidak mau tahu apakah
dia sendiri sudah memberi perhatian atau belum, yang penting ia mau agar
orang lain memperhatikannya. Dan tentu saja perhatian yang dimaksud adalah
perhatian untuk dihargai atau dihormati atau dikasihi.
Lalu, bagaimana bila Tuhan yang mau memberi perhatian bagi manusia
ciptaan-Nya ?
Mungkin kita berpikir bahwa pasti kita akan mendapat perasaan yang
menguntungkan, menyenangkan dan tidak menyakitkan.
Kepada Jemaat di Laodikia ini, terlihat dengan jelas perhatian Tuhan bagi
mereka. Ayat 15-16 mengatakan "Aku tahu segala pekerjaanmu".. Hal ini
membuktikan bahwa Tuhan selalu melihat dan memperhatikan apa yang diperbuat
oleh jemaat Laodikia ini. Sehingga oleh karena kondisi mereka tidak ada
yang tersembunyi bagi Tuhan, maka  Tuhan tentu tahu kalau mereka sedang
memiliki kondisi kerohanian yang suam-suam kuku atau tidak memiliki kadar
yang jelas. Tidak panas,  juga tidak dingin, dan kondisi ini Tuhan tidak
senang maka Tuhan berkata pada mereka: "Aku akan memuntahkan engkau dari
mulut-KU" (ayat 16). Maka mereka akan terbuang dari hadapan Tuhan. Tanpa
lebih menjelaskan arti dari suam-suam kuku ini, yang jelasnya sifat ini
tidak  disenangi oleh Tuhan.
Tetapi namanya  'perhatian' dari Tuhan  itu tidak hanya sebatas menghukum,
tetapi Ia menyelesaikan sampai tujuan akhir yang agung yaitu seperti dalam
ayat 18-20  yitu:  Ia menasehati, Ia tegur dan hajar, Ia mau mendapatkan
kembali orang-orang yang telah tertutup hati bagi-Nya.
Itulah perhatian Tuhan bagi kita orang percaya. Ketika Ia melihat umat-Nya
jauh dari pada-Nya, Ia mau memanggilnya kembali dan hingga akhirnya sampai
pada tujuan kekal seperti dalam ayat 21 yaitu mendudukkan orang-orang yang
diselamatkan-Nya  itu di atas takhta-Nya.
Mungkin kita sedang memperhatikan orang lain atau  orang lain sedang
memperhatikan kita,  tetapi perlu kita sadari bahwa semuanya itu tidak akan
kekal namun bila Tuhan yang memperhatikan kita maka yakinlah bahwa Ia
memperhatikan kita untuk memperbaiki kita dan terakhir untuk menyelamatkan
kita. Amin !!!!!
(Yus)/18/9/99.

Pokok-Pokok Doa
---------------------
1. Berdoa untuk kita pribadi masing-masing agar tetap memiliki keyakinan
teguh pada Tuhan  bahwa hanya Tuhan satu-satunya yang dapat melepaskan kita
dari berbagai tekanan/masalah yang kita hadapi.
2. Berdoa agar berbagai persoalan bangsa dapat diselesaikan dengan
secepatnya
 dan rakyat pun dapat menikmati ketenteraman dan kedamaian.
3. Berdoa untuk saudara-saudara kita para pengungsi dari Tim-Tim agar
mereka dapat memiliki ketabahan menghadapi situasi yang sedang dialami saat
ini. Sekaligus berdoa buat kebutuhan sembako yang mereka butuhkan.

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke