********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
Wacana Mingguan : 25 September 1999
==================================
"B e r s e h a t i"
'''''''''''''''''''
Taw.19:13
"Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk untuk bangsa kita
dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di
mataNya".
Sepatutnya teks ini menjadi doa dan tekad anak-anak Tuhan bagi bangsa
Indonesia saat ini dengan berbagai tantangan dan masalah yang sedang
dihadapi. Teks ini dapat menjadi dasar bagi kita dalam menghadapi
tantangan tersebut.
Teks ini tercetus dari panglima perang Daud ketika adanya niat jahat dari
raja bani Amon yang menanggapi kebaikan dari Daud sebagai tindakan
kejahatan, bahkan perlakuan Raja bani Amon (Hanun) tersebut jelas-jelas
sudah mempermalukan nama kerajaan Israel yaitu mencukur dan memotong kain
mereka sampai pangkal paha mereka. Perbuatan yang menghinakan hukum dan
kesopanan di Israel. Padahal kalau diteliti sebelumnya bahwa niat dari
raja Daud itu adalah niat yang baik dan tulus sebagai sahabat atas
meninggalnya ayah raja Hanun yaitu raja Nahas.
Namun kebaikan itu ditanggapi secara negatif dan menganggap bahwa tujuan
dari utusan Daud itu adalah untuk mengintai bangsa itu. Akhirnya dengan
semua tindakan itu, wajarlah kalau raja Daud memperjuangkan kebenaran/
nilai moral yang berlaku di Israel dan mempertahankan bangsanya dari
serangan raja bani Amon tersebut yang telah menyewa raja-raja dan pasukan
dari kerajaan lainnya untuk menyerang kerajaan Israel.
Untuk masalah yang sama, bagaimana kita menghadapi masalah di dalam bangsa
kita ? Tindakan aktif kita bukan saja dengan cara mengangkat senjata.
Tetapi menyerukan kebenaran atau memberi dukungan moral bagi pemimpin
bangsa (yang membela kebenaran) agar dapat mempertahankan hukum dan nilai
moral yang berlaku di negara ini. Hanya, yang menjadi masalahnya adalah
bagaimana kalau dari pemimpin bangsa kita sendiri telah melakukan tindakan
yang tidak menghormati nilai moral dan hukum yang berlaku di negara kita
dengan berbagai penipuan dan manipulasi serta korupsi ?.
Di sini Firman Tuhan berkata, agar menguatkan hati untuk bangsa kita.
Menguatkan hati di sini bukan berarti mempersiapkan senjata atau alat-alat
perang yang dibutuhkan dalam perang tetapi di sini terlihat adanya
kesehatian dan ketegaran menghadapi masalah yang sudah mengancam mereka.
Nah, demikian hendaknya kita menghadapi tantangan yang sedang dihadapi
bangsa kita, apa yang dihadapi oleh satu kelompok/ daerah, hendaknya
menjadi beban sekalian kita satu bangsa yang menjadi bagian dari yang lain.
Dengan demikian bangsa kita dapat lepas dan keluar dari ancaman, baik di
bidang ekonomi maupun di bidang sosial politik . Hal yang serupa pun juga
perlu di tengah-tengah perjalanan iman kita di hadapan Tuhan. Wujud kasih
yang kita miliki itu akan terlihat bila penerapan kebersamaan kita dapat
dirasakan oleh orang lain. Untuk lebih nyata, kebersamaan kita bagi
penderitaan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesusahan di tempat
pengungsian di daerah-daerah yang sekarang sedang terjadi konflik di
daerahnya, mari kita wujudkan kebersamaan dan kebangsaan kita menghadapi
masalah/ancaman yang mereka alami melalui doa maupun lewat dana dan bahan
sembako yang mereka butuhkan sekarang.
(Yus)
Pokok Doa:
1. Berdoa agar kita memiliki rasa kebersamaan sebagai wujud kasih kita bagi
sesama maupun kepada Tuhan.
2. Berdoa untuk kebutuhan para pengungsi di berbagai daerah yang sedang
mengalami konflik di negara kita ini.
3. Berdoa untuk keamanan daerah Tim Tim, Ambon, Aceh maupun menjelang SU
MPR.
4. Berdoa agar Gereja berperan aktif mendoakan dan mengatasi kebutuhan
saudara-saudara kita di pengungsian sekaligus untuk penyelesaian
masalah-masalah di berbagai daerah di negara kita.
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l