"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Senin, 27 September 1999 """"""""""""""""""""""""""""""""""""""" @ IMF-Bank Dunia Sesalkan Sikap BPK @ Habibie Semakin Kedodoran @ Amankan SU, Gus Dur Siapkan 100 Ribu Banser @ Habibie hanya Basa-basi * Soal Siap Diberhentikan @ Pemimpin Asia Curigai Australia di Timtim @ Habibie Mundur, Mega Lega @ Sekap 16 Prointegrasi, Aitarak Ancam Serang Dili @ Poros Tengah Berupaya Golkan Gus Dur @ AM Saefudin akan Calonkan Diri sebagai Presiden ----------- Luar Negeri ------------- ** Singkirkan Slobodan Milosevic ** Rusia Siapkan Serangan Darat ---------------------------------------- S E L A M A T M E M B A C A '''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' IMF-Bank Dunia Sesalkan Sikap BPK -------------------------------------------- Jakarta, Kompas Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah (Badan Pemeriksa Keuangan/BPK) yang sampai sekarang masih terus menahan-nahan dan menolak untuk mempublikasikan laporan lengkap (long form) hasil investigasi auditor internasional PricewaterhouseCoopers (PwC) terhadap skandal Bank Bali (BB).Kekecewaan ini disampaikan dalam surat khusus kepada Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita. Bank Dunia dan IMF juga mendesak pemerintah - sesuai janjinya - untuk segera menindaklanjuti hasil temuan PwC. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9909/27/UTAMA/imf01.htm Habibie Semakin Kedodoran ---------------------------------- SALA-Ketua Umum DPP PAN Amien Rais berpendapat peluang BJ Habibie dan Megawati menjadi presiden ke-4 RI makin berat, dengan kemunculan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Menjelang SU MPR posisi Habibie makin kedodoran. Sedangkan apa yang dilakukan Megawati menimbulkan tanda tanya. ''Yang jelas langkah Habibie sekarang makin kedodoran. Sedangkan apa yang dilakukan Megawati makin tak meyakinkan,'' katanya, kemarin, dalam sebuah acara di UMS, Surakarta. Melihat konstelasi politik yang kini terjadi, Gus Dur dari poros tengah, tampaknya memiliki peluang makin besar. Memang banyak yang mempertanyakan tekad dan kesungguhan Gus Dur, bahkan ada yang memandang sinis. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9909/27/nas1.htm Amankan SU, Gus Dur Siapkan 100 Ribu Banser --------------------------------------------------------- JAKARTA-Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) telah menabuh genderang jihad. Bahkan dia akan menerjunkan seratus ribu Barisan Serbaguna GP Ansor (Banser) untuk membantu TNI dalam menghadapi demonstran yang diduga berusaha menggagalkan SU MPR. Gus Dur menyampaikan penegasan itu kepada wartawan di Kantor PBNU Jakarta kemarin, setelah melihat serta mengamati perkembangan yang terjadi, menyusul insiden berdarah Tragedi Semanggi II. Dia melihat ada dua pihak yang bertabrakan. Satu pihak orang-orang TNI dan di pihak lain demonstran mahasiswa, walaupun sebagian dari mereka bukan mahasiswa. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9909/27/nas5.htm Habibie hanya Basa-basi * Soal Siap Diberhentikan -------------------------------- Jakarta (Bali Post) - Pernyataan Presiden Habibie yang siap berhenti atau diberhentikan sebagai presiden asalkan dengan cara konstitusional melalui MPR, hanya basa-basi politik. Itu adalah gaya lama yang tidak serius, sekadar manuver untuk mencoba mencari simpati rakyat. Demikian dikatakan Sekjen DPP Prajaniti Ir. Wayan Koster M.S. di Jakarta, Minggu (26/9) kemarin. Seperti berita Bali Post kemarin, Presiden Habibie melalui Mendikbud menyatakan kesediaannya berhenti atau diberhentikan sebagai presiden asalkan melalui proses konstitusional di MPR. Untuk itu, agar semua pihak menyerahkan sepenuhnya pergantian presiden ini ke MPR. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/9/27/n5.htm Pemimpin Asia Curigai Australia di Timtim -------------------------------------------------- Canberra - Pemimpin oposisi Australia Kim Beazley mengecam pernyataan PM John Howard tentang keinginan Australia menjadi wakil Amerika Serikat (AS) sebagai polisi Asia, sehingga membuat pemimpin negara-negara di kawasan itu mencurigai motivasi Australia memimpin pasukan multinasional ke Timtim. ''Itu adalah pernyataan bodoh dan aneh. Citra perdamaian yang dibangun Australia dengan negara-negara Asia selama 40 tahun akan hancur,'' kata Beazley dalam acara ''Meet The Press'' di jaringan televisi Ten Network, Minggu (26/9) kemarin. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/9/27/n8.htm Habibie Mundur, Mega Lega ---------------------------------- Jakarta, Jawa Pos.- Pernyataan Presiden B.J. Habibie untuk mundur secara konstitusional disambut gembira oleh lawan politiknya. Kubu Megawati Soekarnoputri, misalnya, semakin yakin bahwa jika Habibie akhirnya benar-benar mundur, peluang untuk menduduki kursi kepresidenan bagi Mega hanya tinggal selangkah lagi. ''Itu berarti tinggal Mbak Mega yang akan dipilih wakil rakyat,'' kata Ketua DPP PDI-P Dimyati Hartono. Seperti diberitakan kemarin, saat menerima Mendikbud Prof Dr Juwono Sudarsono, Wapangti Laksamana TNI Widodo, Kapolri Jenderal Roesmanhadi, Gubernur DKI Sutiyoso, Wasesneg Tony Hartono, Sesdalopbang Mayjend Sintong Panjaitan, dan Kabakin Z.A. Maulani di Istana, Sabtu, Presiden Habibie menyatakan bersedia mundur, asalkan prosesnya sesuai dengan konstitusi. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/27sep/ut27s5.htm Lima Heli Interfet Teror Penarikan Marinir Sekap 16 Prointegrasi, Aitarak Ancam Serang Dili ------------------------------------------------------------ Dili, JP.- Sehari sebelum penyerahan keamanan Timtim dari TNI ke pasukan multinasional PBB (Interfet), kota Dili ternyata masih mencekam. Asap tebal dari pembakaran fasilitas pemerintah masih menggelayut di atas kota itu. Meski tidak ada lagi suara tembakan, kota Dili masih terlihat angker. Wartawan Jawa Pos yang sekarang berada di Dili, Imam Syafii, melaporkan, pemandangan paling menyengat ada di belahan barat kota Dili sampai ke Atambua, perbatasan dengan Timor Barat. Situasi di wilayah yang menjadi basis kelompok prointegrasi ini benar-benar lengang. Di ibu kota ''bekas'' provinsi ke-27 RI ini, pasukan Interfet, khususnya dari Australia, benar-benar jadi penguasa. Itu karena personel TNI berangsur-angsur ditarik dari sana. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/27sep/ut27s1.htm Poros Tengah Berupaya Golkan Gus Dur Jadi Presiden RI ------------------------------- MEDAN (Waspada): Poros Tengah terdiri seluruh partai-partai Islam, Partai Amanat Nasional dan sebagian anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan berupaya menggolkan Gus Dur menjadi Presiden RI. Hal tersebut ditegaskan Sekjen DPP Partai Bulan Bintang (PBB) H.MS Kaban, SE, MSi kepada wartawan di sekretariat DPW PBB Sumut Jl. Brigjen Katamso Medan, Minggu (26/9). Partai-partai Poros Tengah mencalonkan Gus Dur sebagai Presiden RI pada Sidang Umum MPR mendatang, karena beliaulah yang akan bisa menengahi semua pihak. Selengkapnya: http://www.waspada.com/ AM Saefudin akan Calonkan Diri sebagai Presiden ------------------------------------------------------------ Serang, Antara AM Saefudin buka kartu dengan mengatakan bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden pada Sidang Umum MPR mendatang. "Saya sendiri akan mengajukan diri menjadi capres meskipun sudah ada calon lain dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Siapa saja boleh asal jangan wanita, sebab khalifah fil ardhi bukan wanita, tetapi pria," kata salah seorang tokoh PPP di kabinet itu.Hal itu ditegaskan Menpangan dan Hortikultura Prof Dr Ir AM Saefudin usai berceramah pada Studium General bertema "Prospek Kelembagaan Islam Pasca Reformasi Politik" di Serang, Jawa Barat, hari Kamis (23/9) dan dikutip Antara Sabtu. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9909/27/UTAMA/amsa01.htm ----------- Luar Negeri ---------- Singkirkan Slobodan Milosevic ------------------------------------- Beograd, Minggu Tidak mengenal kata menyerah selagi tujuan belum tercapai. Itulah tekad kelompok oposisi Yugoslavia. Tujuan utama mereka adalah menyingkirkan Presiden Slobodan Milosevic. Selama Milosevic masih berkuasa, demonstrasi akan terus dilakukan. Hari Sabtu dan Minggu (26/9), ribuan orang pendukung kelompok oposisi turun ke jalan. Tak kurang dari 40.000 orang pada hari Sabtu petang dan dilanjutkan hari Minggu menggelar aksi mereka di Beograd. Sambil meneriakkan slogan-slogan anti-Milosevic, para demonstran menyusuri jalan-jalan utama di kota berpenduduk sekitar dua juta jiwa itu. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9909/27/LN/sing27.htm Rusia Siapkan Serangan Darat ------------------------------------ Moskwa, Minggu Memasuki hari keempat, gempuran pasukan Rusia terhadap Chechnya bukannya mengendur melainkan makin meningkat. Minggu (26/9), Menteri Pertahanan Rusia Igor Sergeyev menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan serangan darat secara besar-besaran terhadap Chechnya. Sekitar 200 kendaraan lapis baja didukung helikopter tempur, kemarin, dikabarkan telah melintasi perbatasan Rusia dan masuk ke Republik Ingushetia serta bergerak menuju Chechnya. Bersamaan dengan makin meningkatkan serangan militer itu, ribuan penduduk Chechnya mulai meninggalkan kampung halamannya dan membanjiri wilayah Republik Ingushetia. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9909/27/LN/rusi28.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
