********************** Info terbaru dari Ambon ********************** SITUASI KOTA AMBON (5 Oktober 1999) Situasi kota Ambon saat ini masih tegang menyusul kerusuhan yang terjadi di Batu Merah, Pohon Mangga (Benteng Atas), Passo dan Dok Wayame (talake). Sementara itu dari hari senin, 4 Oktober 1999jam 16.00 WIT masih terlihat kebakaran di lokasi Batu Merah situasi masih tegang dan asap masih terlihat di lokasi tersebut. Informasi yang kami dapatkan dari Tim Investigasi Sala Waku di lapangan menyebutkan bahwa kerusuhan yang terjadi di Pohon Mangga (Benteng Atas) kemarin jam 13.30 WIT menyebabkan 1 orang meninggal dunia, yaitu AGUS HAUMAHU yang tertembak pada mata di depan Gereja Nehemia Jemaat Benteng, sedangkan 6 (enam) orang lainnya luka berat, yakni OGA JOHANES (tertembak pada dada dan terkena serpihan bom rakitan), LUCKY FERDINANDUS (tembakan petugas), JEMMY PARERA (tembakan petugas), F.PELUGESSY (tembakan petugas), RICHARD TOMASOA (tembakan petugas), POLLY HOOK (tembakan petugas). Dari pemantauan Tim Investigasi Sala Waku di lapangan, kira-kira jam 23.00 WIT masih terlihat kebakaran di kawasan Benteng Atas. Korban akan semakin bertambah di Pohon Mangga (Benteng Atas), karena pada dini hari Selasa, 5 Oktober 1999 jam 05.00 WIT bunyi letusan senjata (rakitan maupun otomatis) dan bom rakitan masih terdengar dan kebakaran masih merajalela di kawasan Benteng Atas. Sampai saat ini Selasa, tanggal 5 Oktober 1999 jam 12.00 WIT masih terjadi kebakaran di Benteng Atas dan belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kerusuhan di lokasi ini. Dari lokasi kerusuhan di Batu Merah, korban terus berjatuhan kemarin, Senin 4 Oktober 1999 dengan jatuhnya korban di pihak warga Kristen, atas nama BOMA HATTU yang menurut informasi bahwa korban saat itu sedang mempertahankan rumahnya di lereng gunung antara Desa Batu Merah dan Kelurahan Karang Panjang dan Kelurahan Amantelu. Sedangkan korban luka-luka sangat banyak sekali daan salah satu yang diidentifikasikan adalah LODEWIJK NIKIJULUW. Saat ini dari lokasi Batu Merah dan sekitarnya masih terjadi kerusuhan dengan dibakarnya pemukiman Kristen di sekitar lokasi Gedung Gereja GPM Bethabara telah dibakar oleh massa Muslim, sedangkan rumah-rumah yang berada di sekitar gedung Gereja Bethabara sudah terbakar habis. Informasi yang kami dapatkan dari Tim Investigasi Sala Waku di lapanganbahwa Massa Muslim masih tetap bergerak membakar rumah-rumah warga Kristen, Gedung Gereja GPM Bethabara (Batu Merah) saat ini dalam keadaan kritis, karena massa Muslim sudah mendekati gedung Gereja tersebut. Sedangkan informasi tentang terbakarnya gedung Gereja Diakonia Di Asrama Militer Batu Merah adalah tidak benar, setelah dikonfirmasikan berita tersebut pada jam 12.00 WIT. Menyusul kerusuhan terjadi di Talake (Dok Wayam) kami belum mengetahui apakah ada korban jiwa, tetapi dari hasil pemantauan kami di RSU Ambon ada beberapa korban meninggal dunia dan luka-luka yang belum diidentifikasi dari mana korban berasal. Informasi yang kami dapatkan dari Tim investigasi Sala Waku di Passo, diketahui bahwa 1 (satu) mobil Suzuki Escudo dibakar masyarakat menyusul penembakan di pasar Passo dan 1 (satu) buah Sepeda motor jenis Honda ikut dibakar massa, sedangkan 1 (satu) buah Mesjid yang terletak di pertigaan Passo-Tulehu-Laha dirusak massa akibat perlakuan aparat keamanan terhadap masyarakat dengan bersembunyi di lokasi SPN Passo. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, baik masyarakat maupun aparat keamanan. Dari keseluruhan korban yang dapat diidentifikasi oleh Tim Investigasi Sala Waku di lapangan dan RSU Ambon, RSU Al-Fatah dari kerusuhan hari Minggu, tanggal 3 Oktober 1999 adalah sebagai berikut: Warga Kristen : 1. Desa Batu Merah: * Korban Meninggal Dunia : - JAMES LUNGAN (tembakan di dada dan serpihan bom rakitan) - BOMAN HATTU (tembakan petugas) - JODY UNEPUTTY (6), tembakan pada kepala) - MARKUS PALYAMA (tembakan petugas) - SEMMY SOPACUA (tembakan petugas) - JONLY KEWILAA (tembakan petugas) - NOCE TUTUIHA (tembakan petugas) * Korban Luka-luka: - Nn. NOVITA BERHITU (tembakan pada paha kanan) - HENDRIK PETTYPEILOHY (tembakan petugas) - LODEWIJK NIKIJULUW (tembakan petugas) 2. Pohon Mangga (Benteng Atas) * Korban Meninggal Dunia : - AGUS HAUM AHU (tembakan mata di depan Gereja Nehemia) * Korban Luka-luka: - Nn. SUSY WONLELE (tembakan pada paha kanan) - OGA JOHANES (tembakan petugaspada dada dan terkena serpihan bom, korban dalam keadaan koma) - LUCKY FERDINANDUS (tembakan petugas) - JEMMY PARERA (tembakan petugas) - F. PELUPESSY (tembakan petugas) - RICHARD TOMASOA (tembakan petugas) - POLLY HOOK (tembakan petugas). 3. Sedangkan korban lain yang belum dapat diidentifikasi dari mana asal korban adalah sebagai berikut: * Korban Luka-luka: - MORETS BOKEL (tembakan petugas) - NELES RAHAYAAN (tembakan petugas) - RICO PELUPESSY (tembakan petugas) - SAMBAS PAUNNO (tembakan petugas) - FREDRIK WATTIMENA (tembakan petugas) - JHONY LEKATOMPESSY (tembakan petugas) - IPY BAHUMURY (tembakan petugas) - SOLEMAN WONLEY (TEMBAKAN PETUGAS) - GEOVANI WATIMENA (tembakan petugas) - OLAN de QUELJU (tembakan petugas) - MEGAWATI YAHI (3) (tembakan petugas) - CALVIN SOUKOTTA (tembakan petugas) - SIMON SONLAY (tembakan petugas) - DENNY NAHUMRY (tembakan petugas) - RUDY SAHUREKA (tembakan petugas) Warga Muslim : * Korban Meninggal: - NY. EDA - ADI CAKRA - ARIS ARIYANTO - KHAIRUN * Korban Luka-luka: - SYAMSUL BENYAL - JUSUF LANGKUAL - 2 ORANG TIDAK TERIDENTIFIKASI Aparat Keamanan * Korban Meninggal Dunia: - LETDA CZI,RIKY KULALABAL (Komandan Peleton Zikon III Siliwangi) - SERMA LESTAHULU (belum diketahui kesatuannya, kamungkinan Batalyon 733 BS Kodam XVI Pattimura) Suatu hal yang sangat sangat menyedihkan adalah bahwa pada saat TNI sedang merayakan HUT-nya yang ke-54, aparat kemanan dan Kepolisian tidak bisa mengamankan lokasi-lokasi kerusuhan. Yang menjadi pertanyaan adalah pada saat Menhankam/ Panglima TNI pada pidato peringatan HUT TNI ke-54 menyatakan bahwa saat ini TNI sedang mengikuti arus reformasi dengan melakukan Redefensi, Redeposisi, dan Reaktualisasi, padahal kalau mau dipikir kerusuhan yang dimulai hari Minggu, 3 Oktober 1999 dimulai dengan tindakan penembakan aparat keamanan secara brutal terhadap warga Kristen yang akan mengikuti Ibadah Syukur Perjamuan Kudus? Demikian informasi terakhir kota Ambon yang dapat kami sampaikan. YAYASAN SALA WAKU MALUKU ***************************** "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
