************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Para Netters yang terkasih, Kembali kami postingkan informasi situasi terakhir di Ambon yang kami terima dari Yayasan Sala Waku Maluku. Atas permintaan YSWM mohon berita ini disebarluaskan ke jaringan YSWM, terima kasih, Tuhan memberkati. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net ============= SITUASI AMBON JUMAT, 8 Oktober 1999 Hingga Pukul 18.30 WIT kondisi Kota Ambon dan lakasi lainnya di luar pulau Ambon masih tetap tegang. Sejak Pukul 08.00 WIT telah terjadi percobaan penyerangan yang dilakukan oleh beberapa desa Muslim di pulau Haruku dan Desa Kulur di Pulau Saparua terhadap warga Kristen Desa Hulaliu. Seorang penumpang speed boad yang mengangkut penumpang dari arah Amahai (Pulau Seram) ke arah Desa Passo saat melewati Dusun Sirsaoni (Pulau Saparua) dan Dusun Waimital (Pulau Haruku) sempat menyaksikan konsentrasi massa yang sukup banyak dan berikat kepala putih dalam keadaan siaga penuh untuk melakukan penyerangan ke arah Desa Hulaliu. Pada waktu yang sama telah terjadi penyerangan terhadap kawasan pemukiman Kristen di Ahuru (Karang Panjang) oleh massa Muslim yang umumnya berdatangan dari arah Air Kuning. Hingga berita ini diturunkan (18. 30 WIT) pertikaian masih terus berlangsung antara kedua belah pihak diikuti dengan ledakan-ledakan bom rakitan yang cukup dashyat dan tembakan senjata otomatis dari pihak aparat keamanan. Diperkirakan korban yang berjatuhan cukup banyak, yang untuk sementara ini masih didata oleh Tim Investigasi kami. Sementara itu kira-kira Pukul 10.30 WIT terjadi pembakaran atas sebuah mobil Kijang DE 1172 A di kawasan jalan raya Galala. Menurut para saksi mata mobil tersebut sejak kerusuhan Ambon pertama yang dimulai pada Bulan Januari 1999 telah diincar oleh masyarakat, karena diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan. Karena itu, ketika masyarakat melihat mobil tersebut meluncur dari arah Ambon menuju ke luar kota, tepatnya di kawasan Desa Galala, maka mobil tersebut dihentikan kemudian dibakar secara beramai-ramai. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Di kawasan Benteng (Pohon Mangga) kerusuhan juga terjadi sejak siang hingga sore hari. Tim investigasi Yayasan Sala Waku di lapangan melaporkan bahwa pertikaian tersebut telah mengakibatkan sebagian besar rumah-rumah di kawasan ini terbakar habis. Pada Pukul 18.30 WIT beberapa titik api kembali muncul di kawasan Galala (belakang gudang DOLOG). Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan bahwa pembakaran tersebut dilakukan oleh warga Galala/Hative Kecil atas rumah-rumah warga Muslim yang ditinggalkan kosong. YAYASAN SALA WAKU MALUKU. ------------------------------------------ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
