""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
Sari Berita: Senin, 4 Oktober 1999
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
*Didukung Golkar, Amien Jadi Ketua MPR
*ABRI Harus Kurangi Jabatan Sipil
*SU MPR Salah Pilih, Ekonomi Terganggu
*Matori : Kans Mega Masih Kuat

----English Section----
*S'pore 'doing lots' for E. Timor
*Indonesian Officials to Allow
Refugees to Return to East Timor
+++++++++

Didukung Golkar, Amien Jadi Ketua MPR
Jakarta, JP.-
--------------
Konfigurasi kekuatan politik di MPR semakin jelas. Terpilihnya Ketua Umum
PAN Prof Dr H M. Amien Rais sebagai ketua baru MPR pukul 23.30 tadi malam
menunjukkan bahwa Partai Golkar yang beraliansi dengan kelompok poros
tengah berhasil mengungguli aliansi PDI Perjuangan dengan PKB.
Kekuatan-kekuatan lain, seperti TNI dan partai-partai kecil, terbukti hanya
memainkan peran pinggiran yang tidak signifikan.
Amien Rais terpilih setelah mengumpulkan 305 suara dari dukungan Partai
Golkar dan poros tengah, sedangkan pesaing terdekatnya, Ketua Umum PKB
Matori Abdul Djalil yang dijagokan aliansi PKB-PDI Perjuangan, hanya
mengumpulkan 279 suara. Hari Sabarno yang dijagokan TNI memperoleh suara
41. Berarti, Hari mendapat limpahan tiga suara dari luar suara TNI. Mungkin
Hari mendapatkan dukungan tambahan dari PKP atau dari utusan golongan.
Selengkapnya :http://www.jawapos.com/4okt/de4j1.htm

ABRI Harus Kurangi Jabatan Sipil
Yogyakarta, JP.-
--------------------
Inilah ''kado'' LBH Yogyakarta menyongsong HUT ABRI 5 Oktober besok. LBH
mengkritik ABRI yang selama ini terlalu banyak masuk dalam politik sehingga
melupakan tugas utamanya membela rakyat Indonesia.
''HUT ABRI saat ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi dan
bersikat kritis terhadap diri sendiri,'' tegas Ka Operasional LBH Yogya
Budi Hartono SH, kemarin.
LBH juga mengingatkan bahwa gugatan-gugatan untuk mencabut dwifungsi ABRI,
meski kalangan TNI sendiri sudah menyatakan tidak ada dwifungsi, hal itu
menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap TNI. Protes masyarakat terhadap
sepak terjang TNI itu untuk mengingatkan posisi TNI yang dinilai telah
melenceng dari tujuan yang sebenarnya.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/4okt/nas4s10.htm

SU MPR Salah Pilih, Ekonomi Terganggu
Jakarta, Kompas
--------------------
Dihadapkan pada krisis multidimensional, berbagai tantangan dalam dan luar
negeri serta banyaknya persoalan bangsa yang belum terselesaikan, maka
tugas paling mendesak MPR dalam Sidang Umum (SU) adalah membentuk suatu
pemerintahan baru yang berwibawa dan didukung seluruh rakyat.
Pemerintahan seperti ini diperlukan untuk bisa melaksanakan agenda
mengatasi krisis serta mengembalikan martabat dan kehormatan bangsa yang
tercabik-cabik. Berlarut-larutnya SU MPR dan salah langkah yang diambil
dalam SU MPR, akan menyebabkan pemulihan ekonomi juga terganggu.
Selengkapnya:http://www.kompas.com/

Matori : Kans Mega Masih Kuat
Soetjipto : Langkah PDI-P Kian Berat
------------------------------------------------
detikcom, Jakarta- Aliansi Golkar dengan Poros Tengah, kembali membuat
PDI-P dan PKB kalah dalam pertarungan merebut kursi Ketua MPR. Hal itu
diakui oleh Ketua Fraksi PDI-P, Soetjipto, akan membuat langkah PDI-P kian
berat. Namun Matori yakin bahwa kans Megawati menuju kursi Presiden masih
besar.
Pernyataan kedua elit politik itu dilontarkan setelah Amien Rais terpilih
sebagai Ketua MPR pada Minggu (3/10/1999)pukul 23.30 wib. "jelas langkah
kami maki berat. Setidak akan lebih ringan kalau Ketua MPR dimenangkan Pak
Matori,"kata Soetjipto.
Selengkapnya: http://www.detik.com/berita/199910/19991004-0020.htm

English Section
=============
S'pore 'doing lots' for E. Timor
---------------------------------------
It is contributing significantly to peacekeeping there, says Cohen, and
stresses need to send the right signal that all of Asean is concerned

By SALMA KHALIK
SINGAPORE is contributing significantly to the United Nations peacekeeping
force in East Timor, said US Defence Secretary William Cohen.
He stressed that it was important for all Asean countries to be openly and
visibly supportive of the peacekeeping mission, and not leave the task by
default to the Australians, New Zealanders or Thais.
"I think that it's important to send the right signal that all of Asean is
concerned with bringing stability to East Timor," he said
More: http://straitstimes.asia1.com/sin/sin1_1003.html

Indonesian Officials to Allow
Refugees to Return to East Timor
-----------------------------------------
KUPANG, Indonesia - Indonesia will let the United Nations fly refugees home
to East Timor from their squalid camps, U.N. officials said Sunday,
offering hope to more than 100,000 people evicted from their homeland.
British Gurkhas look on as a pro-independence 'Falintil' rebel demonstrates
how to check the chamber of his rifle in Cariu, East Timor  Craig Sanders,
who is leading a U.N. assessment mission in West Timor, told The Associated
Press that some refugees could be taken back on U.N.-chartered flights as
early as Wednesday.
In Geneva, U.N. High Commissioner for Refugees Sadako Ogata welcomed the
news, which she said was the first tangible result of her meeting last
month with Indonesia's president.
"If the return actually happens, it will bring an end to the ordeal of
thousands of miserable people," she said.
More: http://foxnews.com/
++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke