Para Netters yang terkasih, berikut ini kami postingkan situasi terakhir kota Ambon tanggal 20-21 Oktober 1999 Selamat Membaca Salam Redaksi Eskol-Net =============== SITUASI TERAKHIR KOTA AMBON TANGGAL 20-21 OKTOBER 1999 ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SITUASI TERAKHIR KOTA AMBON TANGGAL 20-21 OKTOBER 1999 Memasuki tahapan SU MPR tentang pemilihan Presiden Republik Indonesia, situasi kota Ambon relatif aman, walaupun di beberapa sudut kota terlihat aparat keamanan berjaga-jaga. Pada tanggal 19 Oktober 1999 situasi kota Ambon relatif aman, tetapi di beberapa sudut kota seperti Batu Merah Dalam, Poka dan Rumahtiga masih terdengar bunyi ledakan bom rakitan yang cukup dahsyat. Tidak ada konsentrasi massa dan kerusuhan, sementara warga masyarakat tetap berjaga-jaga. Menurut keterangan Tim Investigasi Sala Waku di lapangan bahwa memasuki Pemilihan Presiden Republik Indonesia, jalan-jalan dari dan ke dalam kota Ambon terlihat lenggang dan masyarakat memilih tinggal di rumah untuk menyaksikan peristiwa bersejarah bangsa ini. Menurut keterangan saksi mata, kira-kira jam 17.30 WIT saat selesai penghitungan suara pemilihan Presiden Repubik Indonesia terlihat ada beberapa mobil dari arah Mesjid Al Fatah mengadakan konvoi di jalan. Menurut beberap saksi mata bahwa konvoi ini dilakukan untuk merayakan kemenangan K.H.Abdurachman Wahid (Gus Dur ) dalam pemilihan Presiden. Konvoi ini mencoba keluar dari kompleks sekitar mesjid Al-Fatah, namun dihadang oleh aparat keamanan. Sementara warga masyarakat yang berada di sekitar gedung Gereja Silo yang melihat konvoi mobil di sekitar mesjid Al-Fatah, mengadakan konvoi mobil untuk mendukung Megawati Soekarno Putri. Aparat keamanan yang bertugas di sekitar lokasi konvoi mobil terlihat berjaga-jaga, tetapi kira-kira jam 18.00 WIT konvoi mobil inu dihentikan oleh warga masyarakat sendiri. Situasi kemudian dapat dikendalikan oleh aparat keamanan. Sementara itu dari lokasi kerusuhan Batu Merah Dalam, Tim Investigasi Sala Waku melaporkan bahwa setelah selesai penghitungan suara pemilihan Presiden RI, situasi terlihat ribut di sekitar Batu Merah. Ternyata warga Batu Merah merayakan kemenangan KH.Abdurachman Wahid sebagai Presiden RI. Namun memasuki jam 19.00 WIT, terdengar bunyi ledakan bom rakitan yang cukup dahsyat di sekitar Batu Merah Dalam. Rentetan bunyi ledakan bom rakitan terdengar 6-8 kali. Bunyi ini terdengar sampai di daerah Poka dan Rumahtiga. Akibat bunyi ledakan bom rakitan secara beruntun, masyarakat di sekitar Batu Merah, Karang Panjang, Mardika, Ahuru, Tantui, Hative Besar/ Galala, Poka dan Rumahtiga harus berjaga-jaga. Aksi-aksi bunyi ledakan bom rakitan ini ternyata berbuntut panjang, karena menurut laporan Tim Investigasi Sala Waku di lapangan bahwa kira-kira hari Kamis, tanggal 21 Oktober 1999, Jam 01.00 WIT, massa dari Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe mencoba menyerang daerah Taman Makmur (Pohon Mangga). Lemparan bom rakitan terdengar di daerah Benteng Atas dan arah Amahusu, baik dari pihak Muslim maupun pihak Kristen. Karena aparat keamanan cukup sigap, arus massa ini berhasil dihadang oleh aparat keamanan dan massa berhasil dibubarkan kira-kira jam 01.30 WIT. Walaupun massa telah bubar dan aparat keamanan tetap berjaga-jaga, terdengar bunyi ledakan bom rakitan di sekitar Benteng Atas sampai pagi harinya. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Sampai berita ini diturunkan, menurut laporan Tim Investigasi Sala Waku di lapangan masih terdengar bunyi ledakan bom rakitan di daerah Batu Merah Dalam. YAYASAN SALA WAKU MALUKU. "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
