"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Rabu, 3 Nopember 1999
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
*Gus Dur akan Bertemu Clinton
*Laporan Kasus BB Dibuka: Indonesia-IMF Akur Lagi
*GPIB Depok Dibakar
*Om Liem Cs Akan Bawa Pulang 16 Miliar Dolar AS

*Standoff Ends After
Rampage in Honolulu
*Y2K Alert: Computer Viruses
Hackers May be Planning to Release Viruses Jan. 1
++++++

Gus Dur akan Bertemu Clinton
-------------------------------------
Jakarta, Kompas
Presiden KH Abdurrahman Wahid sudah dijadwalkan akan bertemu Presiden AS
Bill Clinton, pada saat mendapat perawatan mata di Salt Lake City, AS,
pekan depan. Pertemuan dengan Clinton diadakan setelah kunjungan ke
negara-negara ASEAN, atau sebelum kunjungannya ke Beijing (Cina).
Hal itu diungkapkan Alwi Shihab dalam jumpa pers perdana sebagai Menteri
Luar Negeri, setelah acara alih jabatan dengan Ali Alatas di Deplu,
Pejambon, hari Selasa (2/11). Dalam jumpa pers, Shihab yang meminta
dipanggil hanya dengan "Bung Alwi" saja, didampingi Alatas, Dirjenpol
Nugroho Wisnumurti dan Sekjen Raharjo Yamtomo.
"Presiden mungkin sekali akan bertemu Presiden Clinton sebelum ia ketemu
dengan Presiden Cina (Jiang Zemin) karena masalah circumstances (kebetulan)
saja. Dia mau berobat mata di Salt Lake City, lalu sudah di Amerika masak
nggak say hello kepada yang punya rumah?" kata Alwi Shihab.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/03/UTAMA/gusd01.htm

Laporan Kasus BB Dibuka: Indonesia-IMF Akur Lagi
--------------------------------------------------
JAKARTA (Waspada): Laporan lengkap audit kasus Bank Bali yang terkesan
disembunyikan pada masa Kabinet Reformasi, kini telah dibuka. Menko Ekuin
(Kabinet Persatuan Nasional) Kwik Kian Gie bahkan menyerahkan laporan itu
kepada Perwakilan IMF di Jakarta Selasa (2/11).
Dengan demikian hubungan antara pemerintah Indonesia dan IMF yang sempat
retak akibat tidak diumumkannya laporan PwC itu sehingga pengucuran dan IMF
terkendala, kini rukun kembali dan dana IMF segera dikujurkan.
Presiden K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengeluarkan instruksi agar
laporan tersebut dibuka secara meluas kepada masyarakat umum. Sedangkan DPR
RI juga akan menggelar sidang berkenaan dengan laporan lengkap kasus Bank
Bali tersebut (4/11) dan dapat dihadiri oleh masyarakat
Lengkapnya: http://waspada.com/110399/headline/headline.htm

Gereja Dibakar
------------------
Jakarta, 2 November
Gedung Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Shalom di Jl Kembang
Lio, Depok I Jawa Barat, dirusak dan dibakar ratusan pemuda bersenjatakan
celurit, golok dan samurai, Selasa (2/11) pagi sekitar pukul 03.00 WIB.
Selain bangunan gereja, yang dibakar hingga ludes, mereka juga merusak
gedung pertemuan. Sejumlah saksi mata yang ditemui Pembaruan, menuturkan
mereka tidak mengenal para pelaku yang datang dengan tiga mobil ke lokasi
kejadian. Para pelakunya menggunakan mobil Kijang bak terbuka, dan mobil
boks, pagi itu langsung menyerbu gereja tersebut.
Mereka melempari gedung dengan bom molotov, yang telah dipersiapkan. Saat
penyerbuan berlangsung, polisi dari Polres Depok yang berjaga-jaga malam
itu berusaha mencegah pembakaran dengan melepas tembakan ke udara. Tetapi,
para pelaku tetap merusak dan melemparkan bom molotov.
Bahkan para pelaku sempat mengguncang-guncang mobil petugas. Petugas
pemadam kebakaran yang datang untuk memadamkan api dihadang para pelaku.
Demikian juga terhadap warga setempat, yang diancam bila berusaha mencegah
tindakan brutal para pelaku.
Lengkapnya:
http://www.suarapembaruan.com/News/1999/11/021199/Jabotabe/jk02/jk02.html

Om Liem Cs Akan Bawa Pulang 16 Miliar Dolar AS
------------------------------------------------------------
SINGAPURA-Seperlima dari dana nasional yang dibawa ke luar negeri saat
kerusuhan, yakni 80 miliar dolar AS, diharapkan kembali seusai pemilihan
presiden baru. Itu berarti dana 16 miliar dolar AS akan mengair ke
Indonesia. Demikian laporan harian di Singapura Business Times, Selasa.
Mengutip sumber dari lingkaran dalam Presiden, harian itu mengungkapkan
Abdurrahman Wahid menerima komitmen dari banyak konglomerat keturunan etnis
Cina yang "memarkir" dana di Singapura dan negara-negara lain akan kembali
ke Tanah Air.
Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur, menurut pemberitaan
Business Times, menyetujui permintaan para pengusaha untuk memberikan
jaminan keamanan sebagai imbalan.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/03/nas4.htm

----English Section----
Standoff Ends After
Rampage in Honolulu
--------------------------
Armed with a 9 mm handgun, the man, described as in his 40s, entered a
conference room in the Xerox office at 1200 North Nimitz Highway about 8
a.m. local time (1 p.m. ET) and opened fire, killing five men, authorities
said. The bodies of two other men also were found nearby.
     All seven victims were employees of Xerox and ranged in ages from 33
to 58, authorities said.
     Honolulu Mayor Jeremy Harris said police surrounded the suspect two
hours later as he sat in a van in Makiki Heights, a residential
neighborhood north of the shooting scene. Police identified the suspect as
Byran Uesugi, a copier repairman who worked in Xerox's technical services
division.
     Following a standoff that lasted nearly five hours, police took the
suspect into custody.
     While they negotiated with the suspect, police cordoned off a
half-mile area around the vehicle and about 10 homes were evacuated. About
60 fourth-graders and 12 chaperones who were on a hike at the nearby Hawaii
Nature Center were also told to leave the area.
More:
http://abcnews.go.com/sections/us/DailyNews/honolulushooting991102.html

Y2K Alert: Computer Viruses
Hackers May be Planning to Release Viruses Jan. 1
--------------------------------------------------------------
O R L A N D O, Fla., Nov. 2 - Add a rash of new computer viruses to the
list of Y2K headaches that could await the world on Jan. 1, a leading
technology researcher said Tuesday.
     More than 30,000 threats from computer hackers and virus writers who
say they will release new viruses to herald the new year and the new
millennium have been logged by the FBI and other law enforcement groups,
Lou Marcoccio, worldwide research director at the technology consulting
firm Gartner Group said.
     "Most of these threats will probably amount to nothing," Marcoccio
told Reuters after addressing a community banking industry convention in
Orlando.
     "But if just five or 10 viruses are released at the same time, that
would overwhelm the ability of ... companies that produce the fixes. It
could cause substantial productivity losses."
More: http://abcnews.go.com/ABC2000/abc2000tech/computerviruses_991102.html
+++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke