"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Sabtu, 13 Oktober 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""""""
@ 3 Mantan Pangab Akan Dipanggil
    Diminta Tanggung Jawab DOM
   Amien Rais Temui Rakyat Aceh
@ Presiden Perintahkan Jakgung
   Periksa 3 Menteri Diduga KKN
@ Soal Niat Beberapa Wilayah untuk Pisahkan Diri
   Eksistensi Wawasan Nusantara Terancam
@ Di AS, Gus Dur Dicecar soal Aceh
   Anak dan Kroni Soeharto Tak Akan Diampuni
@ Kalau Tahu Tidak Akan  Dimasukkan Begitu Saja

-----------BERITA LUAR NEGERI------------

@ Rusia Tuduh AS Goyahkan
   Rusia demi Kuasai Kaspia
@ Arafat Tolak Peta Rencana Penarikan

SELAMAT MEMBACA
''''''''''''''''''''''''''
3 Mantan Pangab Akan Dipanggil
Diminta Tanggung Jawab DOM
Amien Rais Temui Rakyat Aceh
-------------------------------------
Khutbah: Ketua MPR Amien Rais saat berkunjung ke Aceh, kemarin, berkhutbah
jumat di Masjid Baiturrahman. (Foto: Suara Merdeka/rtr-77c)
JAKARTA - Anggota DPR asal Aceh, KH Nashiruddin Adam, mengemukakan seluruh
pejabat militer dan sipil dari komandan korem dan panglima pada masa Orde
Baru harus dimintai keterangan oleh DPR RI. Sehubungan dengan itu, tiga
mantan panglima ABRI, yakni LB Moerdani, Try Sutrisno, dan Feisal Tanjung,
kemungkinan dalam waktu dekat dipanggil DPR.
Mereka akan dimintai keterangan tentang pelanggaran HAM di Aceh, terutama
pada masa pemberlakuan daerah operasi militer (DOM). Sikap DPR tersirat
dari rencana lembaga itu mengundang pejabat militer dan sipil yang terkait
pelanggaran HAM di Aceh. Mereka dianggap bertanggungjawab atas pelanggaran
HAM, terutama sejak pemberlakuan DOM.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/13/nas1.htm

Presiden Perintahkan Jakgung
Periksa 3 Menteri Diduga KKN
-------------------------------------
WASHINGTON (Waspada): Presiden Abdurrahaman Wahid bertekad menerapkan
pemerintahan yang jujur, terbuka, demokratis dan berwibawa serta bebas
kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) yang berlaku di semua tingkatan.
Berkaitan dengan itu, Gus Dur, panggilan akrab Presiden, pada pertemuan
forum Perhimpunan Masyarakat Indonesia-AS (USINDO) dan Dewan Bisnis
AS-ASEAN di Washington, Jumat (12/11), mengatakan telah meminta Kejaksaan
Agung untuk memeriksa tiga menteri yang diduga terkait dengan KKN di
instansinya.
Lengkapnya: http://www.waspada.com/

Soal Niat Beberapa Wilayah untuk Pisahkan Diri
Eksistensi Wawasan Nusantara Terancam
----------------------------------------------------------
Hasyim Djalal, Jakarta, Kompas
Niat untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
seperti yang terjadi di beberapa daerah, bisa mengancam eksistensi perairan
Wawasan Nusantara yang justru sudah diakui oleh negara-negara
internasional, khususnya negara-negara besar. Wawasan Nusantara yang
dilahirkan lewat Deklarasi Djuanda tahun 1957, intinya mengklaim bahwa
perairan di antara pulau-pulau yang terletak dari Sabang sampai Merauke
adalah perairan Indonesia. Dengan adanya wilayah-wilayah yang berniat untuk
memisahkan diri dari NKRI, Wawasan Nusantara yang telah diakui sebagai
perairan Indonesia menjadi ter-ancam eksistensinya. Karena, dengan adanya
wilayah-wilayah atau pulau-pulau yang memisahkan diri dari NKRI, terbuka
peluang terbentuknya laut-laut internasional di dalam wilayah RI.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/13/UTAMA/eksi01.htm

Di AS, Gus Dur Dicecar soal Aceh
Anak dan Kroni Soeharto Tak Akan Diampuni
------------------------------------------------------
WASHINGTON - Presiden Abdurrahman Wahid ternyata tetap disibukkan oleh
persoalan-persoalan aktual seperti Aceh dan Timtim, meski sedang berada di
Amerika Serikat. Pada pertemuan Forum Perhimpunan Masyarakat Indonesia-AS
(USINDO) dan Dewan Bisnis AS-ASEAN di Washington, Kamis malam (Jumat pagi
WIB), Presiden yang didampingi Menlu Alwi Shihab dan Dubes RI untuk AS
Dorodjatun Kuntjorojakti itu dicecar banyak pertanyaan soal Aceh. Bahkan
empat mantan Dubes AS di Indonesia, yaitu Edward Masters, John Monjo,
Richard Hoolridge, dan Paul Wolfowitz, ikut mengajukan pertanyaan, sehingga
pertemuan berlangsung hampir dua jam.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/13/nas2.htm

Kalau Tahu Tidak Akan
Dimasukkan Begitu Saja
-----------------------------
PARTAI politik yang belakangan seperti orang sesak napas adalah Partai
Golkar. Baru ancang-ancang untuk menghapus citra negatif karena kebijakan
selama masa pemerintahan Soeharto belum beres, badai pertikaian internal
muncul sehubungan dengan pencalonan BJ Habibie sebagai presiden. Kini yang
jadi bahan pembicaraan hangat, partai itu disebut-sebut terlibat kasus Bank
Bali. Apakah masih berambisi bangkit menjadi partai dengan anggota
terbesar? Apa yang dilakukan menghadapi Pemilu 2004? Bagaimana BJ Habibie
sampai tak bisa masuk jadi calon presiden? Bagaimana sebenarnya soal dana
Rp 15 miliar yang kabarnya diperoleh dari Bank Bali?
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/13/nas4.htm

-----------BERITA LUAR NEGERI------------

Rusia Tuduh AS Goyahkan
Rusia demi Kuasai Kaspia
--------------------------------
MOSKWA - Menteri Pertahanan Rusia Igor Sergeyev hari Jumat kemarin
melontarkan pernyataan tajam yang bisa memperluas dimensi krisis di
Chechnya. Dia menuduh AS ingin memperlemah Rusia untuk menguasai seluruh
lembah Laut Kaspia yang kaya minyak dan gas. Rusia menghadapi tekanan
internasional yang terus meningkat, agar menghentikan operasi militer
terhadap para pejuang muslim Chechnya, dan memulai perundingan
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/13/int1.htm

Arafat Tolak Peta Rencana Penarikan
---------------------------------------------
KOTA GAZA - Presiden Palestina Yasser Arafat tidak menyetujui peta rencana
penarikan pasukan Israel lebih lanjut dari Tepi Barat. Peta itu diterimanya
dari para pejabat militer Israel pada Kamis malam (Jumat dini hari WIB),
kata seorang pejabat Palestina. "Setelah bertemu dengan para pejabat
militer Israel, Arafat memutuskan untuk tidak mengesahkan peta itu malam
ini. Dia menyatakan akan bertemu dengan pihak Israel, segera setelah
mengkaji peta tersebut,'' kata pejabat itu, yang menolak disebut namanya.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/13/int5.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke