********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
WASPADALAH
Rom. 16:17-20
Melihat peringatan Rasul Paulus ini, maka satu hal yang menarik adalah
timbulnya sekelompok orang di tengah-tengah kumpulan orang percaya yang
mana mereka bukan untuk melayani Tuhan Yesus Kristus melainkan melayani
perut mereka sendiri. Apakah hal ini benar-benar terjadi di tengah-tengah
Jemaat Roma ? Dan apa maksud Rasul Paulus tentang pelayanan yang melayani
perut mereka itu ? Apakah hal-hal yang sama tidak ada juga pada masa
sekarang ?
Kalau orang-orang yang menimbulkan �perpecahan dan godaan� ini dalam
Alkitab versi NIV, diartikan sebagai �sekelompok yang meletakkan halangan
di jalan orang-orang yang sudah percaya dan menerima Injil, mereka yang
bertentangan dengan pengajaran yang telah diterima sebelumnya oleh jemaat
Roma, sedangkan kalau dalam KJV diartikan sebagai orang-orang yang
bertentangan dengan pengajaran yang diajarkan oleh Rasul Paulus, dan mereka
yang bukan melayani Yesus Kristus melainkan nafsu dan keinginan mereka.
Mereka yang lebih mementingkan kepuasan dan kenikmatan secara jasmani, Hal
ini sejajar dengan apa yang diungkapkan oleh Rasul Paulus dalam suratnya
kepada jemaat di Filipi (Flp.3:19). Oleh sebab itu Rasul Paulus sangat
mengharapkan kepada jemaat di Roma ini agar dapat menghindari diri terhadap
orang-orang tersebut. Meskipun mereka telah memiliki mutu atau kualitas
iman dengan ketaatan yang cukup tinggi sampai telah terdengar ke seluruh
dunia, namun nasehat ini tetap berlaku bagi mereka. Rasul Paulus meminta
agar jemaat Roma ini dapat bijaksana terhadap yang baik dan bersih terhadap
yang jahat. Sehingga dengan demikian mereka tidak akan terlibat dan
terhanyut oleh pengajaran yang bertentangan dengan Injil Kristus.
Kata-kata yang muluk-muluk selalu mereka tonjolkan agar setiap pendengar
senang dan menerima setiap tawaran mereka (Band. Flp.3:2). Mereka tidak
memperhitungkan kebenaran yang mereka sampaikan, melainkan mengutamakan
kepentingan mereka sendiri dengan menipu orang lain yang sebenarnya adalah
orang yang lugu, bersih, naif dan tidak memiliki tujuan seperti
orang-orang tersebut. Oleh sebab itu nasehat Rasul Paulus bagi mereka ini
agar waspada dan bahkan menghindari mereka. Dengan car itulah orang Roma
tidak akan meninggalkan kebenaran Injil yang telah mereka terima
sebelumnya.
Tantangan bagi kita sekarang ini adalah orang � orang yang demikian masih
terdapatkah di antara kita ? Kalau seandainya kita telah lama mengikut
Tuhan bahkan telah melayani pekerjaan Tuhan, apakah kita sudah mendahulukan
Injil Kristus daripada kehendak pribadi kita/ kesenangan pribadi kita
sendiri ? Atau kita sendiri menjadi penghalang bagi kemajuan Injil dengan
menonjolkan keperluan kita sendiri untuk kepuasan kita sendiri ? Nasehat
Rasul Paulus yang terakhir adalah hendaklah kita menjadi bijaksana dalam
menghadapi hal-hal seperti itu. Jangan kita ikut terlena dengan sikap hidup
orang seperti itu, sehingga pada akhirnya kita akan menerima berkat dari
Allah sendiri dan yang oleh kasih-Nya menghancurkan iblis di bawah kaki
kita. Menerima anugerah keselamatan darip Tuhan, tidak berarti membuat kita
pasif untuk berjaga-jaga melainkan justru kita dituntut untuk menghargai
anugerah itu dengan sikap yang waspada terhafdap berbagai godaan dan
pengajaran yang menentang kebenaran Injil yang telah kita kenal di dalam
Tuhan ktia Yesus Kristus.
(Yus).
Pokok Doa :
1. Berdoa untuk setiap orang percaya agar dapat tetap berjaga � jaga dari
setiap pengajaran yang menentang Injil.
2. Dukung dan doakan kebutuhan para pengungsi di Menado (akibat kerusuhan
di Ternate), di Sidikalang dan Medan (akibat terror terhadap orang Kristen
dan pendatang di Aceh).
3. Doakan isu � isu yang beredar sekarang yang semakin mengganggu kemanan
bangsa.
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l