---------------------------------------------------
Bilik e-Mail Pelanggan : 28 Januari 2000
---------------------------------------------------

From: Roger Dixon
Subject: Bilik e-mail Pelanggan

Yth Redaksi Eskolnet

Perihal  Bilik e-Mail Pelanggan : 25 Januari 2000
khusus surat dari  "Indra Gunawan" tentang muatan berita-berita benar.

Yang terutama sekali untuk kita adalah kesadaran bahwa orang-orang penting,
bahkan orang-orang pintar
diseluruh kepuluan Indonesia sudah mengetahui dan mengerti keadaan
sebenarnya. Kadang-kadang mereka
mungkin terlambat mendapatkan informasi yang betul tapi lambat laun mereka
tahu juga.
Maka dari itu, kita harus mengerti bagaimana kebiasaan mempermainkan
kebenaran melalui mass media dan
sarana-sarana lainnya sudah membudaya.

Entah untuk alasan apa saja atau tujuan macam apa saja orang-orang tertentu
tidak mau sampai kebenaran diketahui oleh kelompok-kelompok yang dikuasai
mereka. Di negara-negara lain, media semacam eskolnet, misalnya,
surat-surat, makalah, Underground Newspaper, kaset dan rekaman-rekaman
lainnya
pernah dipakai sebagai alat komunikasi yang menyebarluaskan berita-berita
benar. "The truth will make you free."
Hanya dalam situasi yang kita hadapi pada masa kini, usaha untuk
memberitakan yang benar harus dilakukan demi kepentingan negara, misalnya
dengan tujuan-tujuan baik seperti kerukunan agama, dan perdamaian antara
pihak-pihak yang bertentangan. Semoga Tuhan mengerahkan patriot-patriot
baru pada masa yang kritis ini.
Sahabat karib bangsa Indonesia, roger dixon
===============

From: Jamaluddin Siregar
Subject: RE: [Eskol-Net]- Bilik e-Mail Pelanggan : 25 Januari 2000

Shalom sdr Pengasuh e-Bulletin Eskol-Net YKK,

Saya secara pribadi percaya bahwa Pengasuh sudah mengupayakan dengan penuh
harap agar berita yang di-posting-kan kepada Mass Media akan dimuat dan
diterbitkan kepada masyarakat luas, sehingga diketahui oleh masyarakat akan
fakta yang sebenarnya. Saya bersyukur bahwa Eskol masih dapat meng-cover
dan
mem-postingkan fakta yang sesungguhnya atas kejadian-kejadian diberbagai
daerah yang mengalami kerusuhan di Indonesia ini kepada kita semua, sebab
saya percaya bahwa penyebaran kebenaran fakta-fakta yang disebarluaskan
kepada Netters pasti akan dilipatgandakan bukan saja di dalam negeri tetapi
juga meng-access saudara-saudara kita di luar negeri. Memang kalau kita
tilik dari kaca-mata dunia ini, pemutar-balikan fakta itu sangat
menyakitkan
dan membuat kepala kita panas, namun kita melihat penomena yang terjadi
seharusnyalah kita melihat dari sudut pandang Firman Tuhan/Alkitab agar
kita
memiliki daya dan kekuatan dari Firman Allah itu sendiri. Namun jika kita
akan memelihara panas kepala dan geram itu, maka kita sendiri yang rugi,
kekuatan kita sendiri tidak akan mampu menghadapi kekuatan orang-orang di
sekeliling kita. Kita harus sadar bahwa berita Eskol yang disebarkan
luaskan
memalui Milis facility ini akan seperti "api dalam sekam" akan
menghanguskan
segala yang tidak perlu dirahasiakan atau direkayasa, bukankah Firman Tuhan
seperti "API" yang menghanguskan? Berita fakta di Milis facility ini
disebarluaskan kepada Netters adalah dengan maksud agar setiap Netter
mengambil bagian di dalamnya tanpa harus membuat suatu riak dalam
masyarakat
kita? Apakah kita mungkin terlupa bahwa pemutar-balikan kebenaran itu
memang
sudah harus terjadi dan terus berlangsung dengan cara yang lebih canggih
lagi (Kejadian 3:1-4), siapakah yang mau memutar-balikkan fakta itu,
bukankah kita telah mengetahui bahwa itu semua karya dan upaya Satan untuk
merusak kedamaian diantara manusia? Netters, Tuhan pakai menjadi alat
pengendali keadaan dan situasi yang sudah sangat rusak dan porak poranda
oleh penyesat-penyesat itu (1 Petrus 5:8-9) bahkan menjadi berkat. Saya
yakin bahwa Bapak Presiden kita tahu keadaan yang sebenarnya akan fakta
dari
kejadian-kejadian yang sangat mengenaskan itu namun perlu dukungan
orang-orang percay, dan Tuhan mengijinkan semua kerusuhan itu untuk terjadi
untuk dialami anak-anakNya adalah untuk memurnikan iman percaya dari setiap
orang percaya di Indonesia ini, karena memang penindasan dan pembunuhan itu
harus terjadi terutama untuk rumah-rumah yang dikuduskan oleh orang-orang
percaya (Daniel 11:31-33). Sekiranya Tuhan mengijinkan pencobaan itu
terjadi
pada kehidupan umat-Nya di Indonesia ini, mungkin karena masih kedapatan
apa
yang Allah temui dalam kehidupan orang Israel (Yehezkiel 8:9-12) masih
banyak anasir-anasir atau berhala-berhala dalam kehidupan umat Tuhan di
Indonesia ini, sebagaimana digambarkan dengan jenis ulat-ulat yang
kelihatannya tidak berdaya tetapi dapat membinasakan sebab dia tersembunyi
dalam diri manusia. Mencermati Firman Tuhan ini apakah mendorong kita
begitu
menerima posting dari Eskol akan fakta-fakta situasi atau keadaan, kita
segera bertanya kepada Tuhan apa yang harus kami lakukan dengan berita ini,
kita seharusnya tidak melupakan bahwa kita adalah umat pilihan Allah (1
Petrus 2:9-10) yang menjadi anak-anak Allah untuk melakukan tugas
penyelamatan dunia ini (Jeremia 29:7). Pertanyaan yang harus kita jawab
adalah:"Apakah kita mampu untuk membatalkan atau meredam keganasan si Iblis
itu?" Iman kita ditantang oleh Tuhan sebagaimana Dia mengatakan kepada
murid-muridNya untuk memberi makan 5000 orang laki-laki dewasa "Kamu harus
memberi mereka makan", apakah iman kita masih berkisar pada jawaban
murid-muridNya dengan jawaban kepada Tuhan Yesus, ditempat sunyi seperti
ini
bagaimana mungkin kita memberi makan untuk sekian banyak???? Apakah kita
akan mengatakan hal yang sama mana mungkin saya dapat berbuat sesuatu untuk
mengendalikan keganasan di Indonesia ini, apakah kita mengatakan:"aku kan
bukan pendeta/pastor/penatua gereja, mana mungkin?" Saudara Netters yang
dikasihi Tuhan bahwa setiap kejadian yang kita terima dari Eskol milis ini,
dimaksudkan oleh Tuhan agar saudara dan saya menggunakan kuasa ilahi untuk
melakukan sesuatu "karya iman" yang "SPECTACULAR" dengan bertindak
melakukan
"Doa dan Puasa" sebagaimana kita belajar dari ratu Ester (Ester 4:15-16).
Pemunahan terhadap orang-orang Jahudi diseluruh kota Susan dapat berputar
balik menjadi keselamatan bagi orang-orang Jahudi. Ujilah kebenaran Firman
Tuhan Allah kita yang ada dalam "mulut dan hati saudara dan saya" untuk
dilaksanakan (Ulangan 30:11-14), seharusnyalah kita lari dan datang kepada
Tuhan Allah kita dan membawakan kepadaNya apa yang kita pergumulkan dalam
negara kita ini. Apakah kita masih meragukan bahwa Yesus Kristus adalah
sama
dahulu sekarang dan sampai selama-lamanya?

Saudara Netters sangat diperlukan untuk berperan ditempat dimana anda dapat
menerima Eskol e-Mail posting ini, bukan dengan mengandalkan manusia, dan
mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi mari kita setia belajar dari Firman
Tuhan bagaimana berperang melawan roh-roh jahat diudara,
pemerintah-pemerintah, dan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini. Tuhan
mencipatakan saudara dan saya menjadi kepala bukan menjadi ekor yang
dikendalikan oleh kepala, tetapi kita dijadikan pemenang dengan
mengandalkan
Tuhan dengan iman yang sungguh-sungguh.

Saya percaya bahwa Firman Tuhan akan mengajar kita untuk melakukan apa yang
harus kita lakukan menurut kehendak Tuhan. Doa saudara dan saya ditempat
kita bekerja/berkantor/melakukan kegiatan kita sehari-hari.

Tuhan menyertai saudara dan saya.

Terimakasih saya buat Eskol Net,

Shalom YKK,
Jamaluddin Siregar





"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke