'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 5 Februari 2000
====================================
@ Mendadak Wapres Panggil Wiranto
@ PM Itali Ingatkan Jenderal TNI
@ Tim Advokasi Perwira TNI ke Komnas HAM
@ Australia Anggap Kudeta Irasional
@ Amien Sebaiknya Tidak Maju Lagi
@ Panglima TNI: Tak Ada Pertemuan Para Jenderal
@ Jika kudeta: Rakyat akan Melawan Militer

--------------- Luar Negeri ---------------
** Palestina Dideklarasikan Tahun Ini
** Kapal Filipina Tembaki AL Cina
----------------------------------------------
S E L A M A T   M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''
-------------------------------------
Mendadak Wapres Panggil Wiranto
-------------------------------------------
JAKARTA -- Panglima TNI Laksamana Widodo AS meminta semua pihak untuk tidak
terus melemparkan isu-isu yang dapat memperkeruh situasi. ''Kalau mengenai
rapat-rapat itu, di dalam jajaran struktur TNI tidak ada yang tidak
diketahui pimpinan. Saya tegaskan ini,'' kata Widodo seusai menerima
laporan kenaikan pangkat enam perwira tinggi di Mabes TNI Cilangkap,
Jakarta, kemarin.
Sementara itu, Jenderal Wiranto kemarin dipanggil mendadak oleh Wapres
Megawati Soekarnoputri di rumah dinas Wapres Jl Diponegoro Jakarta.
Pertemuan berlangsung selama satu setengah jam sejak pukul 14.30 WIB.
Sumber yang dekat dengan Wiranto menyatakan keduanya membicarakan berbagai
masalah akhir-akhir ini. Pada pertemuan itu, Wiranto kembali menegaskan
sikapnya untuk tidak mundur dari jabatannya. Wiranto, kata sumber itu,
menyatakan akan menunggu kedatangan Presiden yang dijadwalkan pekan depan.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2002/05/17218.htm

PM Itali Ingatkan Jenderal TNI
---------------------------------------
Reporter: Rizal Mazlan
detikcom - Jakarta, PM Itali Massimo D'Alema mewanti-wanti para pimpinan
jenderal di Indonesia untuk tidak berusaha menggulingkan pemerintahan di
Indonesia. Jika kudeta dilakukan, maka resiko yang dibayar akan terlalu
mahal.
Hal itu dikatakan D'alemma dalam pertemuannya dengan Gus Dur Sabtu
(5/2/2000) sekitar 4 jam yang lalu di Istana Roma Itali. Dalam pertemuannya
dengan Presiden Gus Dur, D'alemma menyatakan, komunitas internasional akan
menanggapi secara nyata terhadap rencana kudeta para jenderal tersebut.
Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/200002/200025-064841.asp

Tim Advokasi Perwira TNI ke Komnas HAM
----------------------------------------------------
* Nama Tersangka Segera Diumumkan
Jakarta, Kompas
Tim Advokasi Hak Asasi Manusia (HAM) Perwira TNI, yakni Adnan Buyung
Nasution, Yan Juanda Saputra, dan Mohamad Assegaf, menemui Ketua Komisi
Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Djoko Soegianto. Tim meminta
klarifikasi laporan Komnas HAM tentang masalah pertanggungjawaban mantan
Panglima TNI Jenderal Wiranto berkaitan sangkaan terjadinya pelanggaran HAM
di Timor Timur.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/05/UTAMA/tim01.htm

Australia Anggap Kudeta Irasional
------------------------------------------
BRUSSELS -- Ketegangan antara Presiden RI Abdurrahman Wahid dan Jenderal
TNI Wiranto mendapat tanggapan serius pihak asing. Menlu Australia
Alexander Downer mengatakan, tak rasional TNI melakukan kudeta gara-gara
ketegangan tersebut.
Sebab, lanjut Downer, bagaimanapun kini TNI menghadapi ujian yang tidak
ringan. Selain menghadapi penentangan di dalam negeri, ia juga menghadapi
ancaman isolasi dunia internasional. Atas dasar pikiran ini, Downer tidak
melihat kemungkinan TNI melakukan kudeta.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

Amien Sebaiknya Tidak Maju Lagi
-----------------------------------------
SURABAYA-Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Faisal Basri
mendukung usulan agar Amien Rais tidak maju dalam persaingan sebagai ketua
DPP PAN dalam kongres nanti. Dengan begitu, Amien lebih konsentrasi sebagai
ketua MPR, agar benar-benar bisa menjadi negarawan sejati.
''Saya setuju Pak Amien tidak maju. Dengan begitu, Pak Amien akan tampil
sebagai negarawan. Tidak akan ada lagi yang memolitisasi pernyataannya
sebagai ketua MPR dengan kepentingan di PAN. Pak Amien bisa konsentrasi
memikirkan negara ini lebih leluasa,'' katanya kepada wartawan, Jumat
kemarin.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/05/nas6.htm

Panglima TNI: Tak Ada Pertemuan Para Jenderal
-----------------------------------------------------------
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Widodo AS membantah ada pertemuan para
jenderal di Jl Lautze (bukan di Cilangkap seperti tertulis kemarin-Red),
Jakarta Pusat, sekaligus menolak isu akan terjadi kudeta yang didalangi
para jenderal.
"Jajaran TNI tidak ada yang mengadakan rapat di sana. Sebab, semua rapat
yang dihadiri para jenderal diketahui Mabes TNI, apalagi sampai melakukan
isu kudeta. Jadi, isu kudeta tidak berdasar sama sekali," kata Widodo AS di
Jakarta, Jumat.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/05/nas2.htm

Rakyat akan Melawan Militer
-----------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Isu kudeta militer membawa dampak politis cukup serius. Jika isu tersebut
benar, rakyat akan beramai-ramai melawan militer. Perwira senior yang juga
Ketua Presidium Barisan Nasional (Barnas) Letjen TNI (Pur) Kemal Idris
mengatakan hal itu kepada wartawan di sela-sela diskusi ''Evaluasi
Reformasi Penyelenggaraan Negara'' di Jakarta, Jumat (4/2) kemarin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/2/5/p4.htm

--------------- Luar Negeri ------------
Palestina Dideklarasikan Tahun Ini
-------------------------------------------
Cairo, Kompas
Sidang Dewan Sentral Palestina yang berakhir Kamis (3/2) malam di Gaza City
mengeluarkan rekomendasi bahwa negara Palestina merdeka dengan ibu kota
Jerusalem Timur harus dideklarasikan tahun 2000, tanpa menyebut tanggal dan
bulan. Dewan menginstruksikan pada pemerintah pimpinan Presiden Yasser
Arafat agar menyiapkan segala langkah dan prosedur pelaksanaan rekomendasi
tersebut.
"Dewan Sentral Palestina merekomendasikan negara Palestina merdeka dengan
ibu kota Jerusalem Timur harus dideklarasikan tahun ini (tahun 2000),"
demikian bunyi salah satu keputusan sidang dewan tersebut. Demikian
dilaporkan wartawan Kompas Musthafa Abd Rahman dari Cairo, Mesir, semalam.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/05/LN/pale02.htm

Kapal Filipina Tembaki AL Cina
--------------------------------------
MANILA - Sebuah kapal patroli Angkatan Laut Filipina melontarkan tembakan
peringatan untuk mengusir kapal Cina agar menjauhi beting Scarborough di
Laut Cina Selatan, demikian diungkapkan panglima militer Jenderal Angelo
Reyes, Jumat kemarin.
Kapal kawal-perusak Rajah Humabon berbobot 1.750 ton mencoba menghubungi
kapal Cina itu, namun tidak berhasil, katanya dalam jumpa pers. Dia
menambahkan kejadian itu berlangsung pada Rabu lalu.
" Kami melaju dan mendekati kapal, namun kapal itu melawan dengan melakukan
gerak-gerak menghindar, lalu kapal AL Filipina melakukan tembakan
peringatan ke atas udara,'' kata Reyes.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/05/int6.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke