'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Senin, 31 Januari 2000
====================================
@ Ribuan Massa Merusak 18 Gereja di Yogyakarta
@ Minta Aparat Bertindak Tegas
    Sultan Sesalkan Perusakan Gereja
@ Panglima TNI: Pernyataan Presiden, "Warning" Bagi TNI
@ BI Selidiki Adanya Dana "Money Laundering"
@ Lawatan Presiden sebagai Strategi Pemulihan Ekonomi
@ Panglima TNI tentang Pengumuman KPP HAM
    Positif demi Kemandirian

---------- Luar Negeri ---------------------
**Pertemuan Davos Tanpa Barak
**Maskhadov Perintahkan Pertahankan Grozny
-------------------------------------
S E L A M A T   M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''

Ribuan Massa Merusak 18 Gereja di Yogyakarta

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Kurang lebih 18 gereja dan beberapa susteran
rusak akibat amuk ribuan massa di Yogyakarta, Minggu (30/1) siang.
Kerusakan ini antara lain terjadi pada Gereja Kristen Jawa Mergangsan di
Jalan Taman Siswa, Gereja Baptis Indonesia Nyutran di Jalan Taman Siswa,
Susteran Caritas Sang Timur di Jalan Taman Siswa, Gereja Baptis Indonesia
Ngadinegaran di Jalan D.I Panjaitan, Gereja Katholik Jetis di Jalan AM
Sangaji, Gereja Katholik Pugeran di Jalan Bantul), Gereja Katholik Kidul
Loji di Jalan Pangeran Senopati dan Susteran CB Mrican.
Dari tujuh tempat ibadah dan rumah biara tersebut, kerusakan yang paling
parah terjadi di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran, Susteran Caritas
Sang Timur dan Gereja Kristen Jawa Mergangsan. Kaca-kaca depan tampak pecah
akibat lemparan batu dan dipedang, ruang tamu diacak-acak. Pendeta Gereja
Baptis Indonesia Ngadinegaran, Drs Soediono STh, , yang tinggal di samping
gereja tersebut, sempat dikalung clurit.
Selengkapnya:
http://www.tempo.co.id/harian/include/index.asp?file=3012000-782

Minta Aparat Bertindak Tegas
Sultan Sesalkan Perusakan Gereja
Reporter: Rachmadi

detikcom - Yogyakarta, Tablig akbar yang berakhir dengan perusakan sejumlah
gereja di Yogyakarta, Minggu (30/1/2000) siang, mengundang keprihatinan Sri
Sultan Hamengkubuwono X. "Saya menyesalkan insiden itu," ujar Sultan
kecewa.
"Saya sangat menyesalkan terjadinya insiden siang tadi. Hal ini jelas ada
ketidakkonsistenan antara penyelenggara tablig akbar dengan aparat
keamanan," tukas Sultan seusai acara syawalan pengusaha Yogya di bangsal
Kepatihan, Jl. Malioboro, Yogyakarta, Minggu (30/1/2000) pukul 21.00 WIB.
Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/200001/2000130-212529.html

Panglima TNI: Pernyataan Presiden, "Warning" Bagi TNI

Yogyakarta (Bali Post)-
Panglima TNI, Laksamana Widodo AS meminta agar pernyataan Presiden mengenai
sepuluh persen anggota TNI tidak setia, hendaknya disikapi secara arif dan
bijaksana sebagai warning bagi TNI. "Warning ini bermakna betapa sangat
pentingnya soliditas TNI sebagai sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
tugas, peran dan fungsi selaku Bhayangkari negara," katanya menjawab
pertanyaan pers di Base Ops Lanuma Adisucipto Yogyakarta, Minggu kemarin.
Sebelumnya, Panglima TNI beserta para petinggi TNI melakukan ziarah dan
tabur bunga di makam Pangsar Jendral Soedirman di TMP Kusuma Negara
Yogyakarta. Menurut Panglima TNI, kehadiran seluruh jajaran petinggi TNI
pada acara peringatan Haul ke-50 wafatnya Pangsar Jendral Soedirman,
merupakan bukti bahwa TNI masih tetap solid. Selain itu, TNI terus
mengupayakan pembinaan di seluruh jajarannya secara berkelanjutan sebagai
bagian pembinaan internal, tandasnya.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/31/n2.htm

BI Selidiki Adanya Dana "Money Laundering"

Jakarta, Kompas
Bank Indonesia (BI) saat ini sedang menyelidiki asal usul dana yang dipakai
para pemilik dari tiga bank swasta kategori A yang menyetor modal untuk
bisa memenuhi ketentuan rasio kecukupan modal (CAR-Capital Adequacy Ratio)
empat persen. Jika uang yang dipakai untuk menyetor modal tersebut berasal
dari pinjaman atau hasil kegiatan pencucian uang (money laundering), BI
akan membatalkannya.
Demikian Deputi Gubernur BI, Subarjo Joyosumarto, menjawab pertanyaan
wartawan setelah pengumuman pembekuan kegiatan usaha Bank Putera Multikarsa
di Jakarta, Jumat (28/1) malam.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0001/31/UTAMA/bise01.htm

Lawatan Presiden sebagai Strategi Pemulihan Ekonomi
Oleh M Dawam Rahardjo

Ketika pertama kali Presiden KH Abdurrahman Wahid berkunjung ke
negara-negara Asia Tenggara, khususnya Singapura, banyak orang menyangka
bahwa sasaran kunjungan ini adalah para pengusaha Tionghoa, khususnya
Tionghoa Indonesia, agar mereka mau 'pulang' atau mencabut parkirnya uang
yang berasal dari Indonesia yang di simpan di negara pusat keuangan Asia
Tenggara itu. Dugaan itu menguat karena dikesankan oleh sukses
penyelanggaraan seminar dengan biaya 1.000 dolar AS/orang yang ternyata
dihadiri oleh lebih dari 500 orang, terutama dari kalangan pengusaha
Tionghoa itu.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/31/16449.htm

Panglima TNI tentang Pengumuman KPP HAM
Positif demi Kemandirian

Yogyakarta, Kompas
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Widodo AS mengatakan,
upaya Komisi Pe-nyelidikan Pelanggaran (KPP) HAM untuk menyelesaikan
persoalan pelanggaran HAM di Timtim, di antaranya dengan pengungkapan
sejumlah nama anggota TNI yang terindikasi terlibat pelanggaran, merupakan
hal positif. Usaha KPP HAM itu diperlukan agar setiap persoalan di tubuh
TNI maupun bangsa ini, tetap diselesaikan oleh bangsa sendiri, tanpa campur
tangan pihak asing. Hal itu dikemukakan Widodo AS, Minggu (30/1) dalam
pertemuan dengan wartawan di ruang pertemuan Pangkalan Udara TNI AU
Adisutjipto, Yogyakarta, sesaat sebelum kembali ke Jakarta. Dalam pertemuan
itu, Panglima TNI didampingi KSAD Jenderal Tyasno Sudarto, KSAU Marsekal
Hanafie Asnan, KSAL Laksamana Ahmad Sutjipto, Mayjen (Pol) S Bimantoro, dan
Komandan Pusat Polisi Militer Mayjen Djasri Marin serta sejumlah Panglima
Daerah Militer.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0001/31/UTAMA/posi01.htm

---------- Luar Negeri ----------
Pertemuan Davos Tanpa Barak

Davos, Minggu
Harapan pemimpin Palestina Yasser Arafat untuk bisa melakukan perundingan
segitiga bersama Perdana Menteri Israel Ehud Barak, dan Presiden Amerika
Serikat (AS) Bill Clinton, di sela-sela pertemuan Forum Ekonomi Dunia di
Davos, Swiss, Sabtu (29/1), pupus sudah. Ehud Barak yang tadinya
merencanakan hadir di Davos, ternyata malah memilih ke Mesir menemui
Presiden Hosni Mubarak.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0001/31/LN/pert02.htm

Maskhadov Perintahkan Pertahankan Grozny

Moskow-
Presiden Chechnya Aslan Maskhadov, Sabtu (29/1) memerintahkan gerilyawan
mempertahankan ibukota Grozny, paling tidak sampai 23 Februari, yang
merupakan ulang tahun penting dalam sejarah republik itu, kata kantor
berita Interfax. 23 Februari adalah ulang tahun pengusiran massal warga
Chechnya yang dituduh oleh diktator Sovyet Joseph Stalin bekerjasama dengan
pasukan Nazi. Pengusiran itu dipertintahkan oleh Stalin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/31/m1.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke