*************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
*************************

Salam Sejahtera dalam Kasih Kristus,

Para Netters yth, seperti yang kami laporkan pada Hari Minggu lalu
(30/01/2000) bahwa telah terjadi perusakan
gereja di Yogyakarta. Perusakan ini diawali dengan kegiatan Tabliq Akbar di
Lapangan Sepak bola Kridosono, diikuti ribuan massa.  Tabliq Akbar dimulai
sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB.   Setelah itu massa
melakukan konvoi melewati jalan-jalan besar di Yogyakarta. Di saat konvoi
itulah terjadi perusakan terhadap gereja-gereja yang ada di pinggir jalan.

Berikut ini kami sampaikan laporan mengenai kronologi perusakan beberapa
gereja tersebut.

1. Gereja Babtis Indonesia, Jl. Taman Siswa No. 75
--------------------------------------------------------------
Massa masuk ke halaman gereja sebanyak 3 (tiga) orang, melempari kaca
gedung pertemuan gereja, rumah pastori, mobil Jeep gereja, sambil
berteriak-teriak menantang pemuda gereja.  Juga melempari rumah sebelah
yang bukan milik gereja. Mereka membawa pedang dan memakai penutup muka.
Kejadian ini terjadi pada Pukul 12.25 WIB.
Kerusakan:
- 1 kaca gedung pertemuan pecah
- 1 kaca rumah pastori pecah
- 4 kaca mobil jeep pecah
- 1 papan nama gereja rusak

2. Susteran Charitas, Jl. Taman Siswa
----------------------------------------------
Massa gelombang pertama hanya berputar-putar di Jl. Taman Siswa. Massa
gelombang kedua sekitar 100 orang melakukan lemparan tiga kali, dan sekitar
50 orang masuk ke halaman dan ruang tamu Susteran, lalu menjungkirbalikkan
kursi yang ada.  Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.25 WIB.
Kerusakan:
- 8 kaca gedung pecah
- 1 papan nama Susteran rusak

3. Gereja Kristen Jawa Mergangsan, Jl. Taman Siswa 118
---------------------------------------------------------------------
Massa datang pukul 12.30, mereka masuk gereja berjumlah 30 orang dengan
melompati pagar dan melempari kaca dengan batu, bom molotov. Mereka berada
di halaman gereja sekitar 10 menit, sambil membawa pedang dan clurit.
Kerusakan:
- 8 kaca gedung gereja pecah
- 1 kaca mosaik gereja pecah

4. Gereja Babtis Indonesia Ngadinegaran, Jl. D.I. Panjaitan 25
---------------------------------------------------------------------------
Massa datang dari arah utara sekitar 100 orang membawa pedang dan parang
(pukul 12.30). Lalu 8 (delapan) orang masuk halaman gereja selama 5 menit.
Mereka melempari genteng dan kaca gereja dengan batu dan bom molotov, serta
merusak kantor dengan pedang. Dua orang diantaranya membawa HT sebagai
komandan lapangan.  Seorang pendeta (Pdt. Tertius Sudiyono) nyaris menjadi
korban karena sempat dikalungi clurit.
Kerusakan:
- 5 papan pastori pecah
- 5 kaca kantor gereja pecah
- 8 kaca gereja pecah
- beberapa genteng gereja pecah
- papan nama gereja pecah
- papan nama gereja rusak

5. Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Pugeran, Jl. Bantul
------------------------------------------------------------------
Massa datang sekitar pukul 13.30 - 13.45 WIB sekitar 200 orang. Massa tidak
bisa masuk gereja karena pintu ditutup.  Sehingga mereka hanya melempar
gereja dengan batu dan mengenai genteng pintu gereja. Lalu aparat mengusir
mereka.

6. Gereja Sidang Jemaat Allah Halleluya, Jl. Letjen Suprapto 4
---------------------------------------------------------------------------
Massa datang sekitar pukul 13.00 WIB (sekitar 20 orang) dari arah utara,
dan mencoba merusak pintu gereja tetapi tidak bisa. Akhirnya mereka
melempari kaca gereja dengan batu dan melempar clurit ke neon box gereja.
Kerusakan:
- 3 kaca gereja pecah
- 1 neon box gereja pecah

7. Gereja Kristen Indonesia Ngupasan, Jl. Bhayangkara 85
----------------------------------------------------------------------
Massa datang sekitar pukul 13.15 WIB berjumlah sekitar 100 orang, dan 1
(satu) orang masuk ke halaman dan melempari kaca Auditorium gereja. Massa
di luar gereja sekitar 15 menit.
Kerusakan: 3 kaca Auditorium gereja pecah.

8. Gereja Katolik Santo Albertus Agung Jetis, Jl. AM. Sangaji
--------------------------------------------------------------------------
Massa datang sekitar pukul 13.15 WIB (sekitar 30 orang, pakai motor) namun
tidak bisa masuk halaman gereja karena dihadang oleh aparat. Mereka hanya
berhasil merusak lampu penerangan jalan dengan batu dan mercon.

9. Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) Kalasan, Jl. Solo KM 11
---------------------------------------------------------------------------
Massa datang dua truk dan sekitar 60 motor (sekitar pukul 14.00 WIB) dengan
membawa pedang melewati gedung kampus UKRIM, sambil melempari kaca kapel
dan gedung Fakultas Ekonomi UKRIM dengan batu. Seorang sempat turun masuk
gedung dan melakukan pelemparan.
Kerusakan:
- Beberapa genteng pecah
- 8 kaca kapel pecah
- 10 kaca gedung Fakultas Ekonomi pecah

10. Gereja Katolik Fransiskus Xaverius, Jl. Senopati
---------------------------------------------------------------
Gereja ini menjadi sasaran pelemparan tetapi mengenai kaca gedung SMP 2
(sebelah timur gereja).  Massa tidak bisa masuk gereja karena jalan sudah
diblokir aparat.

11. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Jl. Timoho
-------------------------------------------------------------
Massa datang dan mencoba melempar gereja dengan bom molotov.  Bomnya
meledak namun tidak mengenai gedung gereja.

12.  Gereja Katolik Ganjuran (Kabupaten Bantul) diinformasikan juga
mengalami perusakan.

Demikian informasi dari Yogyakarta
Sumber: FKK Yogyakarta

Salam dan doa,
Redaksi Eskol Net
================


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke