'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Rabu, 15 Maret 2000
===================================
*Letjen Prabowo hadapi tuduhan baru internasional
*Letjen Prabowo hadapi tuduhan baru internasional
*Polri Akan Panggil Soeyono
-----------
*Cloned pigs could soon be saving lives
++++++++++

Letjen Prabowo hadapi tuduhan baru internasional
----------------------------------------------------------------
Mantan komandan jenderal Kopassus itu kini menghadapi tuduhan baru, yakni
memalsukan lambang-lambang Palang Merah Internasional (ICRC) untuk membunuh
penduduk sebuah desa di Irian Jaya tahun 1996 dalam sebuah aksi pembebasan
beberapa sandera mahasiswa Indonesia dan peneliti Barat.
Dalam sebuah laporan di Sydney Morning Herald yang terbit Rabu, koresponden
Lindsay Murdoch menurunkan sebuah laporan, mengutip keterangan Direktur
Jenderal ICRC Paul Grossrieder yang disampaikan di Jakarta bahwa pihak
militer Indonesia yang terlibat dalam operasi pembebasan itu diduga kuat
menyalahgunakan peran mediasi ICRC untuk memikat penduduk sebuah desa serta
menghabisinya dalam satu kali serangan.
Caranya? Dengan mengecat salah satu helikopter dengan warna putih, khas
ICRC, sehingga menyebabkan penduduk mendekat, lalu kemudian dihabisi dengan
rentetan tembakan oleh sekelompok tentara di dalam heli itu, yang dipercaya
di antaranya termasuk pula pasukan komando elit Inggris, Special Air
Service (SAS).
Penyalahgunaan simbol-simbol ICRC untuk kepentingan salah satu pihak yang
bertikai dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip internasional dan
melanggar aturan global.
Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/03/15/9564.html

Letjen Prabowo hadapi tuduhan baru internasional

---------------------------------------------------------------------------
---------------
JAKARTA (Media): Raker Komisi II DPR dengan Jaksa Agung berubah menjadi
`pengadilan` terhadap Marzuki Darusman. Anggota Dewan mendesaknya mundur
jika tak bisa menyelesaikan masalah KKN.
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Hartono Mardjono itu,
sebagian besar anggota Dewan prihatin dengan kinerja Jaksa Agung
menyelesaikan berbagai masalah KKN. Para anggota Dewan mendesak agar Jaksa
Agung segera bertindak tegas. Jika itu tidak bisa dilakukan, maka sebaiknya
Marzuki mengundurkan diri dari jabatannya.
Julius Usman (F-PDIP) mempertanyakan apakah Marzuki mempunyai wibawa dan
mendapat dukungan di Kejaksaan Agung. Marzuki, katanya, adalah Jaksa Agung
yang bukan berasal dari TNI dan bukan pula jaksa karier. "Karena itu, jika
Jaksa Agung tak mendapat dukungan, yang harus ditempuh adalah mengganti
semua jaksa di Kejaksaan Agung termasuk Jaksa Agung Muda. Atau Jaksa
Agungnya yang mundur," tegas Julius.
Dia menambahkan, program Jaksa Agung menangani berbagai masalah KKN tidak
akan berhasil jika situasi intern kejaksaan tidak mendukung. Ia
mencontohkan kasus BLBI, mengapa Jaksa Agung tak langsung bertindak tanpa
harus menunggu Panja Komisi IX DPR.
Lengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000031500041570

Polri Akan Panggil Soeyono
---------------------------------
JAKARTA - Kapolri Letjen Rusdihardjo dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR,
di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa Polri akan memanggil mantan
Kasum TNI Letjen (Purn) Soeyono dalam rangka menuntaskan kasus 27 Juli
1996.
Menanggapi pertanyaan anggota Komisi I DPR tentang kesiapan Polri memanggil
Letjen (Purn) Soeyono, Kapolri tidak menjawabnya secara langsung, karena
pertanyaan itu disampaikannya langsung kepada Komandan Rerserse Mayjen
(Pol) Chairudin Ismail.
"Polri siap memanggilnya (Letjen Soeyono-Red)," kata Chairuddin Ismail
ketika anggota Komisi I DPR mempertanyakan kesiapan Polri untuk memanggil
mantan Kasum ABRI (TNI) tersebut.
Kapolri mengatakan, Polri dalam menuntaskan kasus 27 Juli tidak akan peduli
siapa pun pelakunya, baik anggota TNI maupun Polri. "Tiga bulan lalu
mungkin tidak terpikirkan Polri berani menangkap Buttu Hutapea," katanya.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/15/nas2.htm
________________________

Cloned pigs could soon be saving lives
---------------------------------------------
SCIENTISTS have successfully cloned five piglets using an improved version
of the technology that created Dolly the sheep, it was announced yesterday.
The effort to "humanise" pig organs for transplant into humans will be
accelerated by the birth of the litter of females. They were born on March
5 at Blacksburg, Virginia, after scientists from PPL Therapeutics implanted
cloned eggs in a sow.
Called Millie, Christa, Alexis, Carrel and Dotcom, they are the first
cloned pigs to have been produced from adult cells. DNA tests have
confirmed they are clones. The five piglets are all healthy, said
Edinburgh-based PPL Therapeutics, which pioneered the Dolly cloning method
with the nearby Roslin Institute.
A different method was used to produce the five piglets from that used to
produce Dolly in that it used additional inventive steps for which a patent
application has been filed. Pigs are more difficult to clone than sheep or
other livestock because they need to be implanted with several viable
foetuses instead of just one.
More:
http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=Q0kaLaeR&atmo=HHHHH8w
L&pg=/et/00/3/15/npig15.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke