'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 18 Maret 2000
==================================
@ Gus Dur Dialog dengan Warga Nonmuslim
@ "Kalau Begitu Lagi, Out...''
Gus Dur soal Pangdam Nakal
@ Sudi Silalahi Siap Dicopot jika Terbukti Mbalela
@ Aparat Obrak-abrik Empat Desa (Aceh)
@ Gus Dur Suruh Ngurus Ekonomi ?
----------- Luar Negeri ------------
** Australia Sangkal Tekan PBB
** Pangeran Jefri Boroskan
Uang 2,7 M Dolar
---------------------------------------
S E L A M A T M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Gus Dur Dialog dengan Warga Nonmuslim
Direncanakan, Setiap Bulan Dua Kali
--------------------------------------------------
Jakarta
Presiden KH Abdurrahman Wahid mengemukakan ia akan berdialog dengan
masyarakat non muslim sebulan dua kali, disamping berdialog dengan
masyarakat muslim usai sholat Jumat setiap minggu sekali di berbagai
tempat.
"Setiap bulan saya mengadakan pertemuan di (Masjid) Ciganjur sekali, Masjid
Baiturrahim Istana sekali, di masjid lain di luar itu di Jakarta sekali,
dan di luar Jakarta sekali," kata Presiden Gus Dur dalam dialog dengan
jamaah Masjid Al Munawaroh, Ciganjur, Jumat.
"Diharapkan dialog dapat terlaksana dengan baik. Itu masih kurang karena
harus ada komunikasi yang dijalankan dengan orang yang tidak ke masjid
khususnya bagi yang non muslim," kata Gus Dur.
Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/
"Kalau Begitu Lagi, Out...''
Gus Dur soal Pangdam Nakal
Mengaku Ada Bukti-buktinya
------------------------------------
JAKARTA-Presiden Abdurrahman Wahid masih berharap pangdam yang disebutnya
ingin memereteli kekuasaannya memperbaiki perilaku. Tetapi jika tak
berubah, dia tak segan-segan mencopotnya.
Berbicara dalam dialog dengan jamaah seusai salat jumat di Masjid
Al-Munawaroh, Ciganjur, Jakarta Selatan, kemarin, Gus Dur mengungkapkan
kembali ada seorang pangdam tidak setuju kepadanya karena mengacak-acak
TNI. Tapi dia menyesalkan ketidasetujuan itu diungkapkan secara tidak
bijaksana, yakni melalui koran.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0003/18/nas1.htm
Sudi Silalahi Siap Dicopot jika Terbukti Mbalela
-----------------------------------------------------------
SURABAYA-Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sudi Silalahi menyatakan siap
dicopot dari jabatannya, jika memang sinyalemen Presiden Gus Dur tentang
adanya pangdam yang mbalela mengarah pada dirinya, dan bisa dibuktikan.
"Saya alhamdulillah jika memang akan dicopot. Artinya, saya dicopot bukan
karena berbuat salah, melainkan karena difitnah. Saya tidak masalah.
Silakan saja,'' katanya kepada wartawan usai salat jumat di Makodam
V/Brawijaya, kemarin.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0003/18/nas2.htm
Aparat Obrak-abrik Empat Desa
- Usai Pertemuan Abdullah Syafi'ie-Bondan Gunawan
---------------------------------------
Jakarta, Kompas.
Ribuan warga di empat desa di Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie,
Aceh, sejak Jumat (17/3) subuh, dicekam ketakutan setelah gabungan aparat
keamanan menyisir dan mengobrak-abrik desa untuk mencari Panglima Perang
Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM) Teungku Abdullah Syafi'ie.
Sedikitnya 20 warga babak belur dianiaya petugas di daerah yang lokasinya
tidak begitu jauh dari tempat pertemuan Abdullah Syafi'ie dengan Bondan
Gunawan, utusan pribadi Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0003/18/UTAMA/apar01.htm
Gus Dur Suruh Ngurus Ekonomi ?
---------------------------------------
Oleh: Sadli*
Begitulah nasehat Nurcholish Madjid. Setelah Presiden berhasil mengatasi
masalah TNI maka ia harus memberikan perhatiannya kepada urusan ekonomi
yang dalam pandangan masyarakat kurang lancar penanganannya. Saran
Nurcholish Madjid ini wajar-wajar saja, akan tetapi tidak mudah bagi Gus
Dur untuk melaksanakannya. Lagipula, masih ada pertanyaan, apakah yang
sekarang harus diberikan top-priority, soal ekonomi atau soal penegakan
hukum.
Gus Dur sesekali sudah menyatakan kurang puasnya dengan penanganan urusan
ekonomi. Yang kena gregetannya adalah Kwik Kian Gie. Selengkapnya:
http://www.astaga.com/Article/1,4177,3691,00.html
----------- Luar Negeri --------
Australia Sangkal Tekan PBB
-----------------------------------
Sydney, Jumat
Pemerintah Australia dituduh melakukan tekanan diplomatis terhadap
Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghapus kalimat-kalimat tertentu
dalam laporan soal mandatory sentencing laws (undang-undang yang
menjatuhkan hukuman pada anak-anak, sekecil apa pun kejahatan yang
dilakukan), yang menunjukkan bahwa Australia sebenarnya melanggar konvensi
hak-hak asasi manusia (HAM) internasional.
Tudingan yang muncul di harian The Age dan Sydney Morning Herald hari Jumat
(17/3) itu langsung disangkal oleh Pemerintah Australia.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0003/18/LN/aust02.htm
Pangeran Jefri Boroskan Uang 2,7 M Dolar
----------------------------------------------------
BANDAR SERI BEGAWAN -Adik Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, yakni Pangeran
Jefri, menghabiskan uang 2,7 miliar dolar AS (senilai Rp 15,5 triliun)
untuk membeli pesawat terbang, kapal, mobil, dan perhiasan selama kurun
waktu 10 tahun.
Aset-asetnya yang bernilai 15 miliar dolar AS, terutama dalam bentuk dua
hotel mewah di AS, telah dibekukan oleh Pemerintah Brunei melalui gugatan
hukum bulan lalu. Jefri dituding menyalahgunakan uang negara.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0003/18/int2.htm
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l