*******************************************
Bila anda ingin membagi berkat
Manfaatkan ruang "Wacana Mingguan" Eskol-Net
    Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
*******************************************
Wacana Mingguan : 18 Maret 2000
==============================

"Unity in Christ: Mensyukuri Gereja Tuhan"

Ketika kita mendengar sebuah institusi gereja, di luar institusi gereja
kita, berkembang dengan cukup pesat baik dari segi kuantitas maupun segi
kualitas (pemahaman Alkitab yang baik dan kedewasaan rohani semakin baik),
bagaimana seharusnya sikap kita sebagai sesama anak Tuhan melihat
perkembangan itu ?.  Rasul Paulus memberi contoh kepada kita mengenai hal
ini pada Kitab Efesus 1: 15-6: "karena itu, seteleh aku (Rasul Paulus)
mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap
semua orang kudus, akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu
(jemaat Tuhan di Efesus)." Di sini Paulus tidak menunjukkan adanya suatu
kepentingan pribadi atau kelompok yang ia kejar.  Ia tidak membatasi kasih
sebatas pada orang-orang yang ia injili secara pribadi.  Sebagaimana kita
melihat, surat Paulus ini ditujukan kepada orang-orang kudus di Efesus,
orang-orang yang percaya dalam Kristus Yesus. Memang selama pelayanannya,
Paulus tidak pernah melembagakan pelayanannya menjadi sebuah lembaga
pelayanan.  Hanya satu yang menjadi pusat pelayanan Paulus, yaitu Kristus.
Itu berarti, dalam sebuah pelayanan kita harus mengutamakan Kristus
sebagaimana halnya Rasul Paulus mengutamakan Kristus dalam pelayanannya.
Kepentingan kelompok atau institusi pelayanan tidak seharusnya membatasi
kasih kita kepada sesama anak Tuhan, sebagaimana Kasih Tuhan Yesus kepada
kita orang-orang percaya yang tidak memandang latar belakang apa pun.
Justru, belajar dari Rasul Paulus, kita harus mensyukuri segala pekerjaan
Tuhan yang dilakukan oleh hamba-hamba Tuhan di mana pun, melalui lembaga
apa pun di dunia ini. Bersyukur atas pekerjaan Tuhan melalui
lembaga-lembaga pelayanan (gereja) di dunia berarti menghilangkan rasa iri
terhadap lembaga pelayanan lain. Misalnya, istilah "mencuri domba " di
antara sesama lembaga sebenarnya tidak perlu ada kalau kita menganggap
bahwa pelayanan yang kita lakukan adalah milik Tuhan Yesus dan merupakan
sebuah karunia Tuhan bagi kita diberi kesempatan untuk melayaniNya.
Persaingan antar lembaga pelayanan sama sekali tidak diajarkan dalam
Alkitab. Justru kita diajar untuk saling mendukung dan saling mendoakan
sebagai satu kesatuan dalam Tubuh Kristus.  Sebagai penutup renungan ini,
penulis mengutip 1 Korintus 1: 10: "Tetapi aku (Rasul paulus) menasihatkan
kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia
sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya
kamu erat bersatu dan sehati sepikir."
Semoga renungan singkat ini bermanfaat bagi kita semua . Tuhan Yesus
menolong kita. Amin.
(Augustinus S)

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke