*************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
*************************
-----------------------------------------
KERUSUHAN DI PULAU BURU
Dan Ancaman Kerusuhan di Ambon
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''

Para Netters yth, pada tanggal 27 Maret 2000, Ds Wamkana (Kristen) telah
diserang massa Putih yang mengakibatkan 105 rumah, 3 gereja (1 RK, 2 GPM),
2 sekolah, 1 balai desa terbakar habis.  Korban jiwa 1 meninggal (Martinus
Marlatu), Luka Berat: Victor Lesnusa. Penyerang dipimpin oknum aparat
(Yonif 731, Sesan Satu Sahadu Marua, seorang anggota polisi bernama Ahmad
Wali, dan seluruh aparat Kostrad Yon 405 yang bertugas di desa Nalbesi).
Arah penyerangan berlangsung dari lautan dengan memakai 12 buah speedboat
dan 2 perahu motor besar. Serangan dimulai pada pukul 0.600 WIT hingga
pukul 10.00 WIT (pagi hari).  Penyerang menggunakan senjata organik sekitar
50 pucuk senjata api, dan 40 kali terjadi ledakan granat aseli. Massa
menyerang dari Desa Sanana, dan dari Pulau Ambalau. Jumlah penyerang
berjumlah sekitar 20.000 hingga 30.000 orang (dari seluruh penjuru Pulau
Buru berkumpul di Nalbesi). Saat desa Kristen yang tersisa tinggal 5 (lima)
desa dari 19 desa Kristen sebelumnya ada di Kecamatan Buru Selatan. Kelima
desa Kristen yang tersisa itu al:

- Desa Waimulang
- Desa Waitureng
- Desa Kewiri
- Desa Leksula (kota Kecamatan)
- Desa Wainalut

Jumlah desa Kristen yang ada di pesisir pantai ada 49 desa, tersebar di 4
kecamatan yaitu: Kecamatan Airbuaya, Kecamatan Buru Utara-Timur, Kecamatan
Buru Utara Barat, Kecamatan Namlea, dan Kecamatan Leksula. Jumlah gereja
yang dimusnahkan sejak kerusuhan pertama di Pulau Buru adalah 60 gereja.
Sudah 90% P.Buru dikuasai oleh massa Putih.

Pasukan Jihad di Malut dan Ambon
------------------------------------------
Diperoleh berita dari kontak person di Ambon bahwa sekitar 7000 orang
pasukan Jihad sedang berkeliaran di Maluku Utara. Dan Pasukan jihad itu
sebagian sudah masuk ke Ambon, dan ternyata aparat sama sekali tidak
melakukan tindakan. Selain itu, diinformasikan bahwa saat ini sudah tidak
ada lagi Marinir di Ambon (sudah ditarik ke Halmahera pada pukul 22.00 WIT
tadi malam (30/3/2000). Kemudian pada pukul 24.00 WIT Marinir ditarik dari
daerah Batumerah.  Oleh karena itu, di diperkirakan kerusuhan di Ambon bisa
pecah kembali apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah-langkah
preventif.

Untuk itu, marilah kita doakan situasi Kepulauan Maluku.

Salam dan doa,
Redaksi Eskol Net
----------------------

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke