********************************
Bila anda mampu berpikir kritis analisis,
Manfaatkan ruang "Artikel" Eskol-Net
Untuk menuangkan ide dan gagasan anda!
Kirimkan ke [EMAIL PROTECTED]
***Jangan sia-siakan talenta anda****
**********************************
Wacana Mingguan : 1 April 2000
============================
MANUSIA-MANUSIA BERHALA
----------------------------------------
Keluaran: 20: 2-5
Seorang penyanyi dalam bait lagunya berkata: "kekasihku oh kekasihku
engkaulah pujaanku, tumpuan jiwaku, tanpa dirimu hidupku tak berarti,
wajahmu selalu terbayang-bayang di hatiku, aku makan engkau di ada di sana,
aku tidur engkau ada di sana. Kekasihku, aku tidak bisa hidup tanpa dirimu.
Demi cintaku padamu, aku rela mempersembahkan hidupku untukmu ....".
Bait lagu di atas adalah sekedar contoh betapa manusia seringkali
menjadikan manusia berhala dalam hidupnya. Ia memposisikan seorang sosok
manusia melebihi segalanya, bahkan termasuk penciptanya sendiri. Ia
menjadikan sosok manusia sebagai kekasih utama, yang dipuja, disembah, dan
yang paling diharapkan dalam kehidupannya.
Penulis menganggap bahwa anak-anak Tuhan, yaitu orang-orang yang sudah
mengenal Allah di dalam Yesus Kristus secara sungguh-sungguh, pasti sudah
bisa langsung menilai hal-hal yang sifatnya memberhalakan sesuatu ciptaan
Allah (menggantikan posisi Allah dengan sesuatu ciptaan). Sebab, di dalam
Kitab Keluaran 20: 3-5, dengan tegas dikatakan: "Jangan ada padamu allah
lain di hadapan-Ku ..... Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah
kepadanya, sebab Aku, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu .......".
Apabila ada orang yang mengaku anak Tuhan (pengikut Kristus) yang masih
mengikuti pola hidup seperti bait lagu di atas, maka sudah sepatutnya ia
bertobat dan kembali kepada Allah. Itu berarti pengakuannya sebagai anak
Allah tidak sungguh-sungguh.
Seorang dikatakan anak Tuhan (pengikut Kristus) ia harus menjadi hamba
Allah, bukan lagi diperhamba oleh dosa, bukan lagi diperhamba oleh
rupa-rupa berhala. Ia secara total harus menyerahkan diriNya kepada Allah
yang telah memberi dia pengharapan untuk hidup kekal selama-lamanya. Hanya
Allah-lah yang menjadi pujaannya dan yang patut disembah. Hanya Allah-lah
yang menjadi sumber pengharapan, kekasih dan tumpuan jiwanya.
Kiranya Tuhan Yesus menolong kita semua. Amin
(Augus S)
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l