'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Senin, 3 April 2000
================================
@ Tap Nomor XXV/MPRS/1966 tak Perlu Dicabut
@ Diyakini, Pemeriksaan Soeharto tak Penuhi Harapan
@ Terbukti, Koordinasi Tim Ekuin Gus Dur Lemah
@ Pabrik Ecstasy Berkedok Yayasan Sosial
@ Tawuran di Matraman Semakin Membahayakan
@ Hartojo: Posisi Kwik Kuat
------------- Luar Negeri -------------------
**Maling gondol mesin sandi Nazi
**Clinton Dukung Gore Jadi Presiden AS
-----------------------------------------------

Tap Nomor XXV/MPRS/1966 tak Perlu Dicabut
--------------------------------------------------------
JAKARTA -- Menkumdang Yusril Ihza Mahendra berharap pemerintah tidak
meminta MPR untuk mencabut Ketetapan (Tap) MPRS Nomor XXV/MPRS/1966.
Menurutnya, Tap itu harus tetap dipertahankan dan tidak dicabut.
Berbicara dengan wartawan menjelang rapat kabinet Sabtu di Bina Graha
Jakarta Sabtu (1/4) siang, Yusril berpendapat bahwa Tap itu masih relevan
karena sama sekali tak bertentangan dengan hak-hak asasi manusia (HAM).
''Menurut saya, Tap itu hanya melarang penyebaran ajaran Marxisme dan
Leninisme, karena dianggap bertentangan atau berlawanan dengan falsafah
bangsa Indonesia,'' katanya. Ditambahkannya, larangan itu masih diperlukan
sampai sekarang.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2004/03/14665.htm

Diyakini, Pemeriksaan Soeharto
tak Penuhi Harapan
-----------------------
Jakarta (Bali Post) -
Kendati dipastikan tim penyidik Kejaksaan Agung hari ini mendatangi
Soeharto, pemeriksaan yang akan dilakukan belum bisa diyakini memenuhi
harapan masyarakat. Hal itu karena kondisi Soeharto yang mengalami gangguan
komunikasi. Keraguan tersebut dikatakan anggota tim pengacara Soeharto,
Mohammad Assegaf, yang dihubungi detik.com Minggu (2/4) kemarin di
sela-sela kesibukannya di Jakarta.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/3/p3.htm

Terbukti, Koordinasi Tim Ekuin Gus Dur Lemah
--------------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Benar apa yang diperkirakan para pakar, Tim Ekuin Kabinet Persatuan
Nasional (KPN) lemah dalam koordinasi. Contoh yang paling aktual adalah
kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) yang
disetujui saja oleh Menteri Keuangan dan Menko Ekuin. Mereka tidak
memikirkan lebih jauh bagaimana dampak sosialnya dan bagaimana pula
mekanisme pemberian subsidi yang tepat sasaran.
Penegasan itu disampaikan mantan Direktur BI Nyoman Moena dan Ketua Komisi
VIII DPR Irwan Pyayitno Ermulan, Minggu (2/4) kemarin. Menurut Moena,
tampak jelas kebijakan ekonomi yang diambil tim ekuin bersifat
departemental. Artinya, menteri-menteri mengambil keputusan hanya
berdasarkan pertimbangan departemennya sendiri.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/3/p2.htm

Pabrik Ecstasy Berkedok Yayasan Sosial
-------------------------------------------------
Batam, Kompas
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang menggerebek sebuah yayasan
sosial, Yayasan Simon Bersaudara (YSB) di Batam, Jumat (31/3) tengah malam,
karena beroperasi sebagai produsen sekaligus pengedar ecstasy. Operasi yang
dipimpin langsung Kapolresta Letkol (Pol) Nicolaus Eko itu berhasil
menemukan 11.600 butir ecstasy, tujuh kantung plastik berisi bubuk ecstasy,
dua ember berisi adonan yang siap dicetak menjadi tablet ecstasy.
Petugas menangkap empat orang pria yang berada di dalam rumah toko (ruko)
yang terletak di Kawasan Jodoh, Batam, termasuk pimpinan yayasan, Jhon
Brother alias Ka A Khong yang sedang memroduksi pil ecstasy.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0004/03/utama/pabr11.htm

Tawuran di Matraman Semakin Membahayakan
--------------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Kerusuhan antarkampung di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu (1/4)
sekitar pukul 23.45, meluas menjadi aksi pembakaran sejumlah bangunan.
Peristiwa yang, sebagaimana biasanya, dimulai perang batu antara warga
Kesatrian Berlan dengan warga Palmeriam/Kayumanis/Tegalan/Salemba Utan itu
berubah menjadi kerusuhan yang merusak dan mencekam warga. Tidak ada korban
jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian mencapai milyaran rupiah.
Kompas, yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, menyaksikan
bangunan yang dibakar oleh kelompok Berlan adalah gedung PT Lautan Berlian
Utama Motor, gedung dan ruang pamer Isuzu, Restoran Sari Kuning, warung
telekomunikasi (wartel), toko PD Usaha Sehat yang menjual aneka macam jamu,
dan empat rumah di kedua sisi gedung Bank Mandiri Cabang Pembantu Matraman.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0004/03/UTAMA/tawu01.htm

Hartojo: Posisi Kwik Kuat
-------------------------------
Bogor - 01 Apr 00 17:11 WIB (Astaga.com)
Ekonom Hartojo Wignjowijoto mengatakan, visi ekonomi Presiden Gus Dur
sebenarnya sudah jelas, tapi para pembantunya tidak bisa menterjemahkan
visi itu. Contohnya, kebijakan fiskal Gus Dur dalam 9 bulan ini masih
melanjutkan kebijakan fiskal semasa pemerintahan Soeharto, yakni dengan
cara menjual aset dan menutup budget dengan pinjaman luar negeri.
"Hampir tidak ada kebijakan moneter yang jelas, kecuali upaya Bank
Indonesia menekan inflasi," jelasnya dalam acara orientasi pelatihan
wartawan ekonomi dan moneter di Megamendung, Bogor, Sabtu (1/4).
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,6963,00.html

------------- Luar Negeri ----------
Maling gondol mesin sandi Nazi
---------------------------------------
satunet.com - Seorang pencuri berhasil mengelabui penjaga bekas pusat
spionase Inggris dengan menggondol mesin Enigma ynag digunakan tentara Nazi
Jerman mengirim sandi selama Perang Dunia II.
Menurut keterangan pihak kepolisian Inggris Minggu, alat yang berbentuk
semacam mesin ketik itu adalah satu dari tiga mesin yang ada di dunia.
Mesin Enigma, begitu nama alat pengirim sandi itu, berhasil ditilep saat
bekas pusat spionase yang berlokasi di kawasan rahasia Bletchley Park itu
dibuka pada hari Sabtu.
Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/04/03/11461.html

Clinton Dukung Gore Jadi Presiden AS
-----------------------------------------------
Las Vegas - 03 Apr 00 06:30 WIB (Astaga.com)
Presiden AS, Bill Clinton, menyatakan akan mendukung rekannya Al Gore -
sekarang Wapres AS - dalam pemilihan Presiden AS akhir tahun ini.
Dukungan itu diutarakan Clinton dalam pertemuan dengan 30 penyandang dana
kampanye Partai Demokrat - partai dimana Clinton bernaung - di Las Vegas,
Minggu (2/4) petang.
"Saya lebih memilih Gore daripada Bush, alasannya sederhana saja. Gore saya
nilai telah siap menjadi presiden, ia memiliki banyak pengalaman dalam
memimpin AS, yang diperolehnya selama mendampingi saya bertugas 9 tahun
terakhir," jawab Clinton saat ditanya oleh salah seorang penyandang dana
Partai Demokrat.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,7108,00.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke