''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Rabu, 23 Februari 2000 =================================== *Kenaikan Harga BBM Maksimal 10 Persen *Peran strategis Kopassus distop, jumlah prajurit disunat 80% *Duit BLBI 'Dibagi-bagi' *Dephutbun Ungkap KKN Tommy-Bob Hasan ------------------ *Hamas bombing plans thwarted ++++++++ Kenaikan Harga BBM Maksimal 10 Persen -------------------------------------------------- Jakarta, Kompas Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) maksimal 10 persen, dan mulai berlaku 1 April mendatang. Kenaikan itu lebih diarahkan pada jenis BBM yang dikonsumsi oleh masyarakat yang lebih mampu. Namun untuk jenis BBM yang dikonsumsi rakyat banyak dan kurang mampu, yakni minyak tanah dan solar, tidak ikut dinaikkan harganya. Demikian hasil pembahasan selama lebih dari tiga bulan, antara DPR dan pemerintah. Hasil pembahasan itu disampaikan Ketua Komisi VIII Dr Irwan Prayitno (F-Reformasi), didampingi mantan Ketua Tim Tarif Dasar Listrik dan BBM Komisi VIII Pramono Anung (F-PDIP) di Jakarta, Selasa (22/2). Sementara Menteri Keuangan Bambang Sudibyo kepada anggota Panitia Anggaran, menjelaskan, kenaikan penerimaan negara sebesar Rp 2,4 trilyun dari kenaikan harga minyak akan dialokasikan untuk meningkatkan subsidi bahan bakar minyak (BBM), khususnya dalam bentuk kupon minyak tanah untuk masyarakat miskin. Lengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0002/23/UTAMA/kena01.htm Peran strategis Kopassus distop, jumlah prajurit disunat 80% ----------------------------------------------------------------------- satunet.com - Peran prajurit Kopassus dengan baju kebanggaan bermotif merah darah akan distop dan jumlah prajuritnya dikurangi 80%. Seperti disampaikan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam sebuah laporan yang diterima di Jakarta, Rabu pagi, pengurangan fungsi Kopassus itu secara khusus dan perampingan TNI Angkatan Darat pada umumnya itu bertujuan mengembalikan fungsi mereka semula, yakni sebagai prajurit yang menjaga keamanan bangsa dan negara. Jumlah total pasukan Kopassus dengan baret merahnya itu yang kini mencapai 6.000 prajurit akan dikurangi 80%-nya sampai menjadi hanya 700 sampai 1.000 orang saja, setara dengan jumlah anggota pasukan elit mana pun di seluruh dunia. "Tujuan utama saya adalah untuk merampingkan militer, khususnya TNI Angkatan Darat dan khususnya pula Kopassus," kata Juwono seperti dikutip harian Sydney Morning Herald. "Saya baru memulai usaha untuk mengendalikan militer untuk berkonsentrasi pada tugasnya yang utama, yaitu melakukan penjagaan." Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/02/23/7644.html Duit BLBI 'Dibagi-bagi' ------------------------------ Jakarta - 22 Feb 00 16:43 WIB (Astaga.com) Menko Ekuin Kwik Kian Gie mengungkapkan bahwa BPK dan BPKP menemukan indikasi penyalahgunaan dana penyaluran BLBI. Bahkan terungkap ada 'bagi-bagi' uang BLBI antara oknum BI dengan bank tersebut. Dalam rapat konsultasi Pemerintah dengan DPR RI di Istana Negara, Selasa (22/2) petang, Kwik mengatakan BPK dan BPKP menemukan indikasi bahwa di masa lalu ada bank yang meminta BI supaya mendrop uang sebesar Rp300 miliar karena banknya dirush. Tetapi ternyata bank tersebut hanya dirush sebesar Rp200 miliar, sedangkan Rp100 miliar lainnya untuk keperluan bank itu sendiri. "BPKP dan BPK punya indikasi ketika bank itu berteriak minta Rp300 miliar, direksi BI tahu bahwa sebetulnya yang diminta hanya Rp200 miliar tetapi kemudian mereka bekerjasama supaya sisanya (Rp100 miliar, red) dibagi 50%-50%. Ketika BPKP masuk BI memblokir tidak boleh melihat datanya sehingga BPK marah dan mengatakan kalau begitu hasil audit dari BPK menunjukkan yang terjelek," jelas Kwik. Kengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,1672,00.html Dephutbun Ungkap KKN Tommy-Bob Hasan ---------------------------------------------------- Bob Hasan dengan perusahaannya PT Mapindo Parama telah memperoleh pekerjaan pembuatan peta dengan potret udara dan citra airborne radar dari APHI. Penyelewengan Tommy dengan PT Gatari Hutama Air Services (PT GHAS) adalah ketidakjelasan empat helikopter milik Dephutbun JAKARTA - Dephutbun kembali menyerahkan berkas praktek KKN yang terjadi di lingkungannya kepada Kejaksaan Agung RI, kemarin. Penyerahan itu bersifat rahasia, sehingga banyak staf Kejaksaan Agung termasuk Kahumas Kejaksan Agung Soehandojo SH tidak tahu. Bahkan keterangan pers yang mengulas penyerahan dokumen tersebut harus dilakukan di press room Dephutbun. Dalam keterangan pers, Sekjen Dephutbun Soeripto SH mengatakan, pihaknya baru saja menyerahkan dokumen baru yang berkaitan dengan penyelewengan yang dilakukan oleh Bob Hasan dan Tommy Soeharto. Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/23/nas8.htm __________________ Hamas bombing plans thwarted By Margot Dudkevitch -------------------------------------- JERUSALEM (February 23) - Plans by terrorists to blow up a residential building in Jerusalem or Netanya were foiled with the recent capture of a Hamas terror cell, the security forces announced yesterday. The cell, which was responsible for bomb attacks in Netanya and Hadera which wounded 40 people, had already been searching for an appropriate location to bomb, according to security officials. The officials described the cell as extremely dangerous, with links to students in Nablus, Hebron, and Kalkilya. General Security Service and Palestinian Preventive Security Service officials have arrested 60 Hamas activists since the cell was exposed by the arrest of a Palestinian student on January 30 by the Israel Police in Netanya. More: http://www.jpost.com/Editions/2000/02/23/News/News.3052.html ++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
