'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Kamis, 11 April 2000
================================
* Kasad: Elit Politik Ingin Bawa TNI Kembali Berpolitik
* Laskar Jihad Berangkat
* Tabrak Orang, Anak Basofi Dikeroyok Massa
* Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi Sudah Terlihat
* Kasad Ingatkan Prabowo
* Gus Dur harus Tiru Habibie

------------------ Luar Negeri ------------------
Nyawa Manusia Tamil Seperti tak Berharga
Saudi: Pengritik HAM Musuh Tuhan
----------------------------------------------------

Kasad: Elit Politik Ingin Bawa TNI Kembali Berpolitik
----------------------------------------------------------------
Jakarta - 11 May 00 07:09 WIB (Astaga.com)
Kasad Jenderal TNI Tyasno Sudarto menegaskan, TNI sebenarnya telah berusaha
keras untuk tidak lagi bermain politik, namun ada elit politik di Indonesia
yang malah terkesan ingin membawa TNI kembali ke dalam masalah politik.
"Kalau kita pelajari jernih, sebenarnya TNI sudah berusaha untuk
tidak bermain politik. Tapi menurut saya, para elit politik malah
ingin membawa-bawa TNI kembali ke politik dengan mengeluarkan
interpretasi yang macam-macam, keliru atau dikelirukan, seolah-olah TNI
hendak ke sana (politik)," kata Kasad, menanggapi pertanyaan wartawan,
dalam kunjungannnya ke Grup II Kopassus/Kartosuro dan Brigif VI/Kostrad, di
Solo, Jateng, Rabu (10/5). Selengkapnya:
http://www.astaga.com/Article/0,4536,14980,00.html

Laskar Jihad Berangkat
Polisi Tanjung Perak Sita Senjata
-----------------------------------------
Reporter: Budi Sugiharto
detikcom - Jakarta, Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Polresta
Tanjung Perak Surabaya berhasil menyita puluhan senjata tajam. Sebenarnya
sasaran operasi tersebut adalah laskar Jihad yang akan berangkat ke Ambon
lewat laut. Namun petugas berhasil mengamankan penumpang yang membawa
senjata tajam di pintu 3.
Berdasarkan laporan yang diterima detikcom di Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu
(10/2/2000). Senjata tajam yang berhasil disita petugas dari penumpang KM
Bukit Siguntang tersebut adalah 17 pisau dapur, 2 pisau besar, 52 sabit
serta 20 sabit besar tanpa gagang seperti pedang. yang disebut enggrek.
Enggrek digunakan untuk keperluan perkebunan kelapa sawit.
Selengkapnya:
http://www.detik.com/peristiwa/2000/05/11/2000511-022435.shtml

Tabrak Orang, Anak Basofi Dikeroyok Massa
------------------------------------------------------
SURABAYA - Charis Basofi, anak mantan Gubernur Jatim, HM Basofi Sudirman,
Selasa sekitar pukul 23.30 WIB dikeroyok massa sampai bonyok, setelah
menabrak Suyono (46), padagang rokok dan teh botol yang sedang menunggui
barang dagangan di pinggir Jl Embong Malang, Surabaya.
Karena benturan begitu keras, warga Jl Kebangsren IV, Surabaya, itu
terlempar hingga enam meter dengan tubuh mengenaskan. Mobil Ais -panggilan
anak kedua Basofi itu- baru berhenti setelah menabrak rambu lalu lintas.
Bagian depan mobil jip Wrangler L-166-AB itu penyok.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/11/nas9.htm

Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi Sudah Terlihat
----------------------------------------------------------
JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Sudibyo menilai dewasa ini sudah ada
tanda-tanda ke arah recovery atau pemulihan ekonomi. Jika nilai tukar
rupiah dan harga saham belakangan ini terus melemah, katanya, bersifat
sementara karena refleksi psikologis masyarakat menghadapi ketidakpastian.
Menkeu mengungkapkan hal itu ketika dimintai konfirmasi perihal
pernyataannya pekan lalu bahwa perekonomian nasional sudah tidak lagi
berada pada "Siaga I''.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/11/nas2.htm

Kasad Ingatkan Prabowo
------------------------------
Surakarta (Bali Post) -
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Tyasno Sudarto mengatakan,
klarifikasi mantan Panglima Kostrad Letjen (Pur) Prabowo Subianto atas
tuduhan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah perlu, tetapi yang
lebih penting melakukan rekonsiliasi.
''Perlu ada klarifikasi, namun yang terpenting kita melakukan rekonsiliasi
dengan tidak saling menghujat dan menyalahkan,'' katanya menjawab
pertanyaan wartawan di Surakarta, Rabu (10/5) kemarin, tentang klarifikasi
Prabowo. Menantu Soeharto itu Selasa (9/5) menyampaikan klarifikasi atas
tuduhan Gus Dur bahwa dirinya terlibat dalam pembunuhan sekitar 100 orang
di Irian Jaya. Prabowo yang juga anak begawan ekonomi Sumitro
Djojohadikusumo itu menyatakan siap dipanggil Gus Dur untuk menyampaikan
klarifikasi lebih lanjut atas tuduhan tersebut.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/11/nusa6.htm

Gus Dur harus Tiru Habibie
---------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Presiden Gus Dur sebaiknya mencontoh gaya dan sikap mantan Presiden BJ
Habibie, yakni tidak overreaktif jika dikritik. Tokoh Poros Tengah Fuad
Bawazier mengatakan hal itu dalam Seminar Urun Rembuk Nasional, Solusi atas
Krisis Multidimensional Bangsa, di Jakarta, Rabu (10/5) kemarin.
Dalam pengamatan Fuad, Gus Dur gampang menggeneralisasi situasi tertentu
bila menyangkut keberadaannya sebagai presiden. Yang menonjol yakni
kesimpulan Gus Dur akan adanya komplotan yang hendak menjatuhkan
pemerintahannya.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/11/nusa4.htm

Empat Pencuri Motor Dibakar Warga
--------------------------------------------
Bekasi, Kompas
Empat pria yang belum jelas identitasnya, Rabu (10/5), pukul 20.30,
dibakar, setelah sebelumnya dikeroyok dan digebuk ratusan orang di tengah
lapangan voli di Desa Jatimurni, Pondokgede, Bekasi. Keempat pria itu
"dihukum" warga sedemikian rupa setelah tertangkap basah hendak mencuri
sebuah sepeda motor bebek milik warga setempat, Suyatno.
Satu dari empat pencuri itu bernama Kantra (27), warga Kampung Pondok
Rangun, Jati Rangon, Pondok Gede. Kapten (Pol) Subekti, Kepala Polsek
Pondok Gede, berharap dari identitas itu, ia berharap dapat segera
mengungkap tiga identitas lainnya. Keempat mayat yang sudah gosong itu,
tadi malam langsung diangkut ke RSCM.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/11/utama/empa01.htm

------------------ Luar Negeri ------------------
Nyawa Manusia Tamil Seperti tak Berharga
----------------------------------------------------
KETIKA tentara Sri Lanka mendukung Jaffna tahun 1995, dan menguasai seluruh
Semenanjung Jaffna di utara negeri itu tahun 1996, ada yang berpendapat
selesai sudah gerakan perlawanan Macan Pembebasan Tamil Eelam (LTTE) atau
Macan Tamil. Pendapat tadi terbukti keliru. Dalam tiga pekan terakhir ini
mereka muncul lagi.
Macan Tamil pimpinan Velupillai Prabhakaran (46) memang tak pernah kenal
kata menyerah. "Mereka telah merebut daerah kami,tetapi mereka akan
membayar mahal untuk itu," tegas pihak Macan Tamil saat itu. "Kami sanggup
merebut kembali tanah kami itu, apa pun taruhannya," tambahnya.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/11/LN/nyawa03.htm

Saudi: Pengritik HAM Musuh Tuhan
-------------------------------------------
Mekkah - 11 May 00 06:30 WIB (Astaga.com)
Pemerintah Arab Saudi mengecam mereka yang menilai hukum syariah Arab Saudi
melanggar HAM sebagai musuh Tuhan, agama dan kemanusiaan. Menteri Kehakiman
Arab Saudi mengatakan, hukum syariah Islam merupakan jaminan paling baik
bagi hak-hak asasi manusia.
Abdullah bin Mohammad al-Sheikh, Menkeh Arab Saudi, melontarkan
pernyataannya itu dalam sebuah kesempatan kuliah mengenai pelaksanaan hukum
pidana berdasarkan hukum syariah, hari Selasa (9/5), di kota suci Mekkah.
Catatan kuliah ini kemudian disiarkan Kantor berita resmi Saudi, Rabu
(10/5) pagi.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,14959,00.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke