''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Senin, 15 Mei 2000 ================================ @ Diperingati, Tragedi Mei 1998 @ Korban Kerusuhan Solo Gelar Doa Keprihatinan @ Kwik: Pengamat jangan Asbun @ Pengusaha Pesimis Rupiah Menguat @ Tersangka Korupsi Tetap Dapat Dijerat UU Lama @ Bentrok Senjata di Aceh @ Rupiah Makin Memburuk? (ANALISIS) @ Pertokoan Glodok Masih Tutup ------------- Luar Negeri ------------------- ~Mantan PM Jepang Obuchi Meninggal ~Gudang Kembang Api Meledak, 20 Orang Tewas ------------------------------------------------- Diperingati, Tragedi Mei 1998 ------------------------------------ Jakarta (Bali Post) - Ratusan orang dari keluarga korban terbakar di Yogya Plaza, Kleder, Jakarta Timur pada 13-15 Mei 1998 lalu memperingati tragedi tersebut di Jakarta, Minggu (15/4) kemarin. Peringatan itu antara lain diisi acara pemutaran film dan dialog publik dengan Tim Relawan Kemanusiaan. Menurut Panitia Peringatan Tragedi Mei 1998 Karlina Leksono - Supeli dalam siaran persnya mengatakan, acara peringatan ini dimaksudkan mengenang peristiwa itu agar kejadian yang menyedihkan bangsa Indonesia khususnya keluarga korban tidak terulang kembali. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/15/n5.htm Korban Kerusuhan Solo Gelar Doa Keprihatinan ------------------------------------------------------ Reporter: Blontank Poer detikcom - Solo, 'Peringatan' dua tahun tragedi 13-14 Mei juga berlangsung di Solo. Tokoh-tokoh lintas agama menggelar doa bersama mengenang tragedi memilukan itu. Suasana begitu khidmat sekaligus memilukan. Aksi mengenang tragedi tersebut dipusatkan di reruntuhan Plaza Purwosari, Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (14/5/2000). Namun antusiasme warga Solo kurang terlihat. Terbukti hanya sekitar 70 orang yang hadir, sebagian besar WNI keturunan. Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/05/14/2000514-220241.shtml Kwik: Pengamat jangan Asbun ------------------------------------ Jakarta (Bali Post) - Terpuruknya nilai rupiah akhir-akhir ini benar-benar membuat Menko Ekuin Kwik Kian Gie bingung. Setelah menyalahkan faktor keamanan yang tak kondusif, kini ia menyalahkan pengamat yang asal bunyi (asbun). ''Para pengamat jangan asal ngomong. Sebab, penilaian yang keliru yang kemudian diangkat di media massa, kerap menjadi referensi publik. Yang terjadi kemudian, masyarakat skeptis menilai kemajuan ekonomi yang ada,'' katanya, Minggu (14/5) kemarin. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/15/n4.htm Pengusaha Pesimis Rupiah Menguat ----------------------------------------- JAKARTA -- Kalangan pelaku bisnis pesimis rupiah akan segera kembali menguat. Selain menilai pemerintah tidak sigap meredam berbagai penyebab melemahnya rupiah, tekanan terhadap rupiah masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Baik itu akibat faktor nonekonomi maupun karena meningkatnya kebutuhan terhadap dolar AS dari kalangan pengusaha. ''Rupiah akan makin bertambah rawan. Tidak tertutup akan terjadi rush terhadap mata uang dolar AS. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2005/15/18811.htm Tersangka Korupsi Tetap Dapat Dijerat UU Lama * Jaksa Agung: Kesan Konspirasi Itu Kuat -------------------------------------------------- Jakarta, Kompas Sekalipun Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Antikorupsi) tidak mencantumkan aturan peralihan, bukan berarti tersangka korupsi di masa lalu dapat bebas. Mereka tetap bisa dijerat dengan menggunakan UU Nomor 3 Tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Antikorupsi lama), yang sudah diganti dengan UU Antikorupsi baru. Hal ini sesuai dengan asas hukum universal. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/15/utama/ters01.htm Bentrok Senjata di Aceh Sehari setelah MoU Ditandatangani ------------------------------------------- JAKARTA - Pasukan TNI dan pemberontak Gerakan Aceh Merdeka bentrok senjata lagi di Aceh, hanya sehari setelah kedua belah pihak menandatangani perjanjian gencatan senjata di Jenewa, kata Komandan Korem Lilawangsa Kolonel Syarifudin Tippe, kemarin. Perjanjian gencatan senjata tiga bulan itu, yang ditandatangani Jumat lalu, akan berlaku efektif pada 2 Juni. Tetapi, berlanjutnya aksi kekerasan tersebut ditakutkan merusak kesepakatan yang telah dicapai. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/15/nas10.htm Rupiah Makin Memburuk? ANALISIS EKONOMI SJAHRIR --------------------------------------- RUPIAH memburuk? Saya kira tidak. Meski kerusuhan di Glodok dan bentrokan akibat penanganan aksi mahasiswa oleh polisi membuat berita tentang Indonesia ditayangkan secara internasional oleh Dan Rather lewat CBS Evening News, kita tak perlu menganggap rendah nalar pasar. Memang, dalam melihat tragedi Mei dua tahun lalu, disertai krisis berkepanjangan hingga sekarang, kita hampir melupakan satu faktor esensial yang membedakan situasi Mei 1998 itu dengan situasi sekarang. Apa pun kritik terhadap pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, dan bahan kritik itu amat banyak, dibandingkan dengan masa Soeharto di akhir pemerintahannya dan juga BJ Habibie ketika menjadi presiden, pemerintah sekarang adalah pemerintahan yang legitimate. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/15/utama/rupi01.htm Pertokoan Glodok Masih Tutup 11 Orang Diperiksa Intensif Provokator Bagi-bagi Uang -------------------------------- JAKARTA - Meski lalu lintas berjalan normal, mayoritas toko-toko di kawasan pusat perdagangan Glodok masih tutup menyusul peristiwa kerusuhan Sabtu lalu. Namun Gajah Mada Plasa yang hari Sabtu diamuk massa, telah berani beroperasi seperti biasa. Suasana lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada berjalan normal seperti yang terjadi setiap hari libur. Namun hampir semua toko terutama di pertokoan Harco dan Pasar Elektronik masih tutup. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/15/nas1.htm ---------- Luar Negeri ------------------- Mantan PM Jepang Obuchi Meninggal -------------------------------------------- Tokyo, Kompas Setelah enam minggu dirawat di rumah sakit dalam keadaan koma akibat stroke, pada hari Minggu (14/5) akhirnya mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Keizo Obuchi meninggal dunia. Ia wafat dalam usia 62. "Saya minta maaf, tak bisa menyelamatkan jiwa seseorang yang sangat penting," ungkap ahli neurologi Rumah Sakit Universitas Juntendo Yoshikuni Mizuno dalam jumpa pers yang disiarkan televisi, Minggu. Tim dokter yang menanganinya sejak tanggal 2 April 2000 di Tokyo memberikan konfirmasi tentang kematiannya pukul 16.07 petang waktu setempat, dengan menunjukkan rekaman detak jantung pada alat Kardiogram. Mereka menegaskan pula bahwa meninggalnya Obuchi disebabkan oleh stroke. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/15/UTAMA/mant01.htm Gudang Kembang Api Meledak, 20 Orang Tewas --------------------------------------------------------- MENYILAUKAN: Kilat api ledakan yang menyilaukan mata, terekam dengan baik oleh seorang jurufoto. Tak lama kemudian, asap hitam tebal mengepul ke angkasa. (Foto:iSuara Merdeka/rtr-30) ENSCHEDEN - Kenangan tentang dahsyatnya ledakan bom pada masa Perang Dunia II silam, tiba-tiba seakan menjadi kenyataan kembali bagi Elze Jongerdijk, ketika dia dikejutkan oleh ledakan hebat yang membuatnya terpana di apartemennya, Sabtu petang lalu. Beberapa menit sebelumnya, dia baru saja minum teh dan menikmati pemandangan matahari terbenam dari balkon rumahnya di Enschede, sebuah kota sepi di Belanda timur. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/15/int2.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
