'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Rabu, 10 Mei 2000
================================
* Bang Ali Kecam Amien Rais
   Dinilai Permalukan Gus Dur
   "Zaman Edan Masih Berjalan"
* Mega Peringatkan Konglomerat yang Lari ke LN
   Jangan sampai Kembali ketika Badai sudah Reda
* Prabowo tentang Tuduhan Pembunuhan di Papua
   Keterangan Presiden tidak Benar
* Siapa yang Bohong, Yusril atau BJ Habibie?
* Gaya Militer Dihilangkan. Parpol Tolak Pembubaran Satgas
 ---------------- Luar Negeri -----------------------
@ Kesepian, Clinton Tidur dengan Anjing
@ Penyebar Virus Dilepas
--------------------------------------------------------
S e l a m a t   M e m b a c a :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bang Ali Kecam Amien Rais
Dinilai Permalukan Gus Dur
"Zaman Edan Masih Berjalan"
------------------------------------
JAKARTA- ''Zaman edan masih berjalan.'' Demikian salah satu pernyataan yang
dikeluarkan tokoh Petisi 50 Ali Sadikin pada peringatan 20 tahun kelompok
kerja tersebut di kediamannya, kemarin.
Pernyataan itu dikeluarkan Bang Ali, setelah lama menolak wawancara dan
memberikan keterangan kepada pers, karena rasa kekecewaannya atas perilaku
elite politik pada zaman tranformasi ini.
''Mereka saling cakar, saling fitnah, dan main kucing-kucingan,'' kata
letjen purnawirawan Marinir itu.
Dia meragukan apakah elite yang dihasilkan oleh proses yang demokratis ini
benar-benar akan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, atau hanya
untuk kepentingan pribadi dan golongan.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/10/nas1.htm

Mega Peringatkan Konglomerat yang Lari ke LN
* Jangan sampai Kembali ketika Badai sudah Reda
-------------------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Imbauan Presiden Gus Dur dan para petinggi negara kepada pengusaha agar
menarik dananya dari luar negeri (LN), belum juga ditanggapi. Buktinya,
Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri kembali meminta agar sejumlah
pengusaha besar Indonesia membawa pulang dananya yang selama ini diparkir
di luar negeri.
''Seandainya saudara-saudara dapat melakukan hal itu, saya percaya sejarah
nasional kita akan mencatat saudara-saudara dengan tinta emas sebagai
pahlawan penyelamat bangsa,'' katanya di Istana Wapres, Selasa (9/5)
kemarin, ketika membuka Rapimnas Kadin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/10/n2.htm

Prabowo tentang Tuduhan Pembunuhan di Papua
Keterangan Presiden tidak Benar
----------------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letjen
(Purn) Prabowo Subianto secara tegas membantah tuduhan Presiden Abdurrahman
Wahid beberapa waktu lalu bahwa dia telah membunuh 100 orang di Papua.
"Keterangan itu sama sekali tidak benar. Mungkin presiden mendapat
informasi atau masukan yang salah dengan berbagai motivasi," kata Prabowo
dalam konferensi pers yang dihadiri puluhan wartawan dalam dan luar negeri
di Jakarta, Selasa (9/5). Ia menanggapi pernyataan presiden beberapa waktu
lalu yang dimuat sebuah media nasional.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/10/UTAMA/kete01.htm

Siapa yang Bohong, Yusril atau BJ Habibie?
-----------------------------------------------------
MUKTAMAR I Partai Bulan Bintang (PBB) yang berlangsung di Asrama Haji
Pondok Gede, Jakarta, 26 April - 1 Mei 2000 lalu, ternyata menyisakan
konflik. Ada dua kelompok yang berseteru, yakni Kelompok Yusril versus
Kelompok 16. Kelompok Yusril dipimpin Menkumdang Prof. Dr. Yusril Ihza
Mahendra, yang dalam muktamar terpilih kembali sebagai Ketua Umum PBB. Di
belakang Yusril ada MS Ka'ban, Sahar L. Hassan, Hamdan Zoelva, dan Achmad
Soemargono.
Sementara Kelompok 16 dimotori Fadli Zon. Sederet tokoh senior PBB ada di
belakang kelompok ini. Mereka antara lain Hartono Mardjono, Farid
Prawiranegara, dan Abdul Qodir Djaelani. Kelompok ini tidak mengakui hasil
muktamar karena cacat hukum. Mereka tetap mengakui keberadaan DPP PBB hasil
deklarasi di mana mereka duduk sebagai pengurus. Yang menarik, ternyata
konflik di PBB itu menyeret nama BJ Habibie, mantan presiden RI. Kenapa dia
sampai terseret? Mengapa dia membantah memberikan dana kepada Yusril
sebesar Rp 1 milyar? Tindakan apa yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum
(KPU)?
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/10/p5.htm

Gaya Militer Dihilangkan. Parpol Tolak Pembubaran Satgas
-----------------------------------------------------------------------
JAKARTA (Media): Pimpinan partai-partai politik setuju bahwa gaya dan citra
militerisme pada satgas (satuan tugas) parpol dihilangkan tapi menolak jika
wadah tersebut harus dibubarkan hanya karena satu-dua kasus yang dilakukan
satgas parpol tertentu.
Penegasan tersebut merupakan kesimpulan percakapan Media dengan Ketua DPP
Partai Golkar Agung Laksono, Sekjen DPP PDIP Soetjipto, Wakil Sekjen DPP
PDIP Pramono Anung, Sekjen PKB Muhaimin Iskandar, dan dua fungsionaris PPP
Danial Tandjung dan Achmad Muqowam.
Para elite partai itu mengemukakan pandangannya tersebut secara terpisah,
kemarin, di Jakarta menanggapi desakan sejumlah kalangan agar satgas partai
yang biasanya berseragam loreng dibubarkan karena telah menimbulkan rasa
kekhawatiran dalam masyarakat.
Agung Laksono kurang sependapat jika satgas-satgas parpol harus dibubarkan
hanya karena satu-dua kasus tertentu. Seharusnya yang dipandang bersalah
dalam sesuatu kasus adalah elite partainya karena satgas hanya pelaksana
perintah yang diberikan elite partai.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000051000044269

---------------- Luar Negeri -----------------------
Kesepian, Clinton Tidur dengan Anjing
-----------------------------------------------
WASHINGTON - Bagi mereka yang ingin tahu bagaimana Presiden Bill Clinton
melewati malam harinya sendirian, sementara Ibu Negara Hillary Rodham
Clinton mengadakan kampanye di New York, inilah jawabannya: Dia tidur
bersama anjing kesayangannya, Buddy.
"Saya mendapatkan teman. Dia tidur bersama saya saat Hillary tidak berada
di sini. Dia teman sejati saya. Kami punya banyak waktu,'' jelas Clinton
kepada para wartawan.
Presiden mengatakan hal itu setelah pulang dengan helikopter dari New York
dan bermain bersama Buddy, anjing Labrador jantan warna cokelat. Dia
menanggapi komentar wartawan yang mengenang apa yang dikatakan mantan
presiden Harry Truman: "Jika Anda menginginkan teman di Washington,
bertemanlah dengan anjing.''
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/10/int3.htm

Penyebar Virus Dilepas
----------------------------
Manila, Selasa
Karena tidak cukup bukti, polisi Filipina hari Selasa (9/5) melepas
tersangka penyebar virus komputer ILOVEYOU setelah menahannya sehari.
Ketika menangkap Reonel Ramones (27) Senin lalu, Kepala Biro Investigasi
Nasional (NBI) Filipina Federico Opinion sudah mengemukakan keraguannya,
apakah mereka dapat terjaring hukum. "Kita memang belum punya undang-undang
yang mengatur soal kejahatan komputer," ujarnya. Masalah serupa juga
menjadi keprihatinan di banyak negara, terutama negara-negara di kawasan
Asia yang sudah banyak memiliki jaringan internet.
Biro Investigasi Nasional (NBI) Filipina juga menuduh pacar Ramones dan
adik pacarnya, Irene de Guzman (23) serta Jocelyn terlibat kasus tersebut.
Ramones dan pacarnya adalah karyawan sebuah bank. Saat penggrebekan, aparat
juga merampas perangkat komputer, disket, telepon, dan sejumlah dokumen
yang bisa dijadikan bukti dari rumah ketiga tersangka.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/10/LN/peny03.htm



"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke