************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Maluku Dalam Pantauan GMKI Maluku Tuntut Lattuconsina Mundur --------------------------------------------------- TEMPO Interaktif, Ambon: Sejak pukul 10.30 WIT, Jumat (26/5), 11 orang yang dipimpin Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Maluku, Max Patiapon, melakukan aksi di DPRD I Maluku dan mendesak Frasksi PDI-P agar segera melengserkan Gubernur Maluku dan meminta Gubernur serta Panglima segera memulangkan Laskar Jihad di bawah pimpinan Jafar Umar Thalib. Selama aksi berlangsung, tampak beberapa aparat kemanan berjaga-jaga sekitar Gedung DPRD. Setelah berdialog selama tiga jam, Max menegaskan, pihaknya akan terus mendesak fraksi-fraksi agar Gubernur Lattuconsina segera mundur dari jabatannya. Max mengatakan, mereka akan tetap melakukan aksi yang sama selama seminggu. Salah satu anggota Frasi PDI-P, Cres Sahetapy, menyebutkan, tuntutan GMKI ini akan mereka bawa dalam rapat pleno Dewan, setelah membicarakan hal tersebut secara internal. Hingga saat ini, mereka masih menunggu kedatangan Ketua Fraksi PDI-P, Elly Soplely, dari Jakarta. Cres mengakui, tuntutan GMKI ini merupakan ungkapan keprihatinan atas kondisi keamanan di Maluku yang belum stabil akibat dari ketidakseriusan Gubernur Maluku, Panglima dan Kapolda dalam menangani kerusuhan. (Friets Kerlely) ---------------------------------- Ambon Dalam Pantauan: Satgas Suryabaskara Dipulangkan TEMPO Interaktif, Ambon: Gubernur Muluku Dr. M Saleh Lattuconsina secara resmi menutup sekaligus melepas Tim Suryabaskara Jaya ke-45 hari ini (25/5). Tim yang telah beroperasi selama 50 hari tersebut segera kembali bersama KRI Teluk Banten 516 ke pangkalan Angkatan Laut di Surabaya. Acara penutupan dan pelepasan tersebut dilakukan di dermaga Pangkalan Angkatan Laut Halong, tepatnya di geladak Heli KRI Teluk Banten. Selain menyampaikan terima kasih, Lattuconsina juga menyampaikan penghargaan atas upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Tim Suryabarkara. "Walau pun saat ini hasilnya tidak kelihatan, saya yakin apa yang telah dilaksanakan dalam operasi ini akan membantu upaya rekonsiliasi yang sekarang ini kita galakkan," ujarnya. Seperti diketahui, dengan maksud membantu terciptanya rekonsiliasi antara kelompok-kelompok yang bertikai di Ambon, Tim Suryabarkara memelopori operasi pelayaran Rujuk Sosial di perairan Ambon, Masohi dan Pelau. Sementara Komandan Satgas Suryabaskara Jaya ke-45, Kolonel Laut Mochlas Sidik, melaporkan bahwa dalam operasi yang mereka lakukan, mereka berhasil menjangkau Pulau Seram, Pulau Haruku, Pulau Buruh, dan Pulau Ambon. "Seluruh kegiatan kami meliputi pelayanan kesehatan dan pembangunan sarana fisik," katanya. Menurutnya semua kegiatan terlaksana dengan baik. "Untuk pulau Ambon, kami terbatas di kompleks angkatan laut dengan Tim menfasilitasi kegiatan rujuk sosial di atas KRI Teluk Banten. Meski Ambon rusuh kami pulang dengan personil sebanyak ketiga tiba," ujar Mochlas. (Yustina Tiakoly). (26-5-2000 ) "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
