'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Rabu, 3 Mei 2000
===============================

@ Susilo Terseret Kasus 27 Juli
@ Kwik Masuk RS
@ Penjaga Kuburan Dilarang Cerita Soal Korban Priok
@ Gus Dur: Inti Pendidikan Terletak pada Guru
@ Bukti Ketidakpekaan Elite Politik
@ Cendana Kembali Jadi Sasaran Demo
---------- Luar Negeri ----------------
*Turis AS Target Utama Penculikan
*Rudal Israel Nyaris Hantam USS Anzio
==========================
Susilo Terseret Kasus 27 Juli
------------------------------------
JAKARTA - Mabes Polri terus memburu orang-orang yang diduga terlibat dalam
kasus 27 Juli 1996. Mentamben Letjen (pur) Susilo Bambang Yudhoyono
ternyata terseret juga. Hari ini, dia dipanggil Mabes Polri untuk dimintai
keterangan soal kasus penyerbuan kantor PDI di Jalan Diponegoro itu.Susilo
Bambang Yudhoyono terlibat? Kok bisa? Ternyata, ketika peristiwa 27 Juli
meletus, posisi mantan Kassospol itu sebagai Kasdam Jaya. Sedangkan posisi
Pangdam Jaya masih dipegang Sutiyoso yang kini gubernur DKI Jaya.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

Kwik Masuk RS
-------------------
Jakarta (Bali Post) -
Menko Ekuin Kwik Kian Gie, Selasa (2/5) kemarin dirawat di ruang Intensive
Care Unit (ICU) Rumah Sakit (RS) Medistra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta
Selatan. Kwik menjalani perawatan intensif oleh tim dokter di RS tersebut
selama beberapa jam untuk kemudian beristirahat di kediamannya.
Menurut Yetty, Sekretaris Pribadi Kwik Kian Gie, Menko Ekuin itu kondisinya
sudah mulai membaik. Bahkan, Rabu (3/5) ini Kwik Kian Gie dipastikan bisa
mengikuti Rapat Kabinet di Bina Graha dan memimpin rapat final di gedung
Bappenas. Sebelum dirawat di ICU RS Medistra, Selasa kemarin, Kwik Kian Gie
sempat memimpin rapat antara IMF dan pemerintah Indonesia soal review LoI
di gedung Bappenas yang terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta. Kwik
tiba-tiba mengeluh agak pusing.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/3/n4.htm

Penjaga Kuburan Dilarang Cerita Soal Korban Priok
--------------------------------------------------------------
JAKARTA -- Penjaga kuburan Mengkok, Sukapura, Jakarta Utara, Salim (53)
mengatakan selama ini aparat keamanan melarang dirinya untuk bercerita
mengenai penguburan sejumlah korban tragedi Tanjung Priok. Padahal, sesuai
fakta, pihaknyalah yang menguburkan beberapa korban yang tewas akibat
tragedi berdarah, 12 September 1984.
''Saya menguburkan delapan orang korban Priok. Tapi pihak keamanan melarang
saya untuk berbicara soal penguburan itu. Yang jelas saya waktu itu diminta
untuk membuat delapan lubang liang lahat dengan imbalan setiap lubang Rp 10
ribu,'' kata Salim, di Komnas HAM, kemarin (2/5).
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2005/03/17733.htm

Gus Dur: Inti Pendidikan Terletak pada Guru
------------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan, pendidikan intinya
terletak pada guru, karena itu peran guru tidak bisa diabaikan. Guru sangat
besar peranannya dalam kehidupan seseorang. "Kita bisa menjadi seperti
sekarang karena tempaan guru-guru kita," kata Gus Dur pada peringatan Hari
Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Istana Negara Jakarta, Selasa (2/5).
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/03/UTAMA/gusd01.htm

Bukti Ketidakpekaan Elite Politik
---------------------------------------
Jakarta, Kompas
Kenaikan gaji anggota DPR dan pemberian tunjangan struktural bagi pejabat
eselon I, II, dan III, serta pejabat tinggi lainnya menunjukkan
ketidakpekaan pemerintah dan elite politik terhadap keadaan masyarakat.
Keputusan tersebut akan membuat rakyat kehilangan kepercayaan terhadap DPR
dan pemerintah.
Demikian rangkuman pendapat yang disampaikan secara terpisah oleh pengamat
politik Arbi Sanit, pengamat ekonomi Tony Prasetiantono, dan sosiolog
Sardjono Jatiman di Jakarta, Selasa (2/5). Ketiganya menanggapi keputusan
pemerintah menaikkan gaji DPR sebesar 100 persen per 1 April 2000.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/03/utama/bukt01.htm

Cendana Kembali Jadi Sasaran Demo
---------------------------------------------
JAKARTA-Untuk kali kesekian kediaman Soeharto di Cendana menjadi sasaran
demo. Tidak seperti sebelumnya yang selalu diwarnai kekerasan antara
demonstran dan aparat, demo kali ini berjalan damai. Hal itu karena
pemrakarsa demo tersebut, yaitu Forkot, memang bertujuan memperingati
Hardiknas.
Hujatan terhadap Soeharto berkaitan dengan dunia pendidikan. Mereka
berpendapat, Soeharto-lah biang keladi kerusakan sistem pendidikan di
Indonesia. Depdikbud (saat itu) tidak mengurus pendidikan secara optimal,
tetapi malah menjadi sarang koruptor dan pemeras para guru.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/03/nas8.htm

---------- Luar Negeri ----------------
Turis AS Target Utama Penculikan
------------------------------------------
New York- Wisatawan asal Amerika Serikat (AS) kini menjadi target utama
kasus penculikan oleh para teroris di berbagai belahan dunia, dari mulai
Filipina Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah sampai ke Afrika.
"Korban utama bukan lagi pejabat pemerintahan AS ataupun para eksekutif
perusahaan multinasional, tetapi para turis kini yang jadi incaran pertama
para penculik," kata Malcolm Nance dari Real World Rescue, konsultan
keselamatan perjalanan di New York, Senin (1/5).
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/3/m2.htm

Rudal Israel Nyaris Hantam USS Anzio
-----------------------------------------------
Washington, Selasa
Sebuah rudal balistik jarak pendek milik Israel hampir saja menghantam
sebuah kapal penjelajah kelas Aegis milik Angkatan Laut AS yang berada di
perairan Laut Tengah sebelah timur. Kejadian ini terjadi awal bulan April
lalu, saat Israel melakukan percobaan penembakan rudal ke laut.
Harian The Washington Post hari Selasa (2/5) melaporkan, kejadian ini
sempat membuat para awak kapal penjelajah USS Anzio menyangka mereka sedang
diserang. Mengutip sumber militer di Pentagon, dilaporkan bahwa rudal
balistik jarak pendek yang dikenal dengan Jericho II itu mendarat sekitar
75 kilometer dari USS Anzio.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/03/LN/ruda02.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke