'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 27 Mei 2000
================================
Markas GAM Digerebek, Tiga Tewas
Presiden tentang Tudingan Terlibat KKN
Aktivis Parpol Besar Terlibat Kasus Bulog
Amien: Tap XXV Takkan Diutik-utik
Arbi: Amien Melenceng dari Reformasi
Pak Harto akan ''Disembunyikan''
--------- Luar Negeri ---------------
Clinton: Hormati Perbedaan Etnis
----------------------------------------

Markas GAM Digerebek, Tiga Tewas
---------------------------------------------
Banda Aceh, Kompas
Satu lokasi yang dicurigai sebagai markas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di
Tanoh Mirah, Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Barat, digerebek pasukan
keamanan, Jumat (26/5). Tiga orang yang diidentifikasi sebagai anggota GAM
tewas seketika dalam satu kontak senjata selama 20 menit. Dua hari
sebelumnya, tiga warga Kecamatan Setia Bakti juga tewas ditembak aparat
keamanan dalam sebuah operasi.
Komandan Kodim Aceh Barat Letkol (Inf) Widhagdo melalui Pasi Intel Lettu
Nurhadi mengatakan, pasukan mereka yang berkekuatan 63 personel TNI dan
Polri dihadang saat berpatroli di sana. Satu pistol, 10 amunisi, satu
granat dan sepeda motor berhasil diambil dari kelompok bersenjata itu.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/27/utama/mark11.htm

Presiden tentang Tudingan Terlibat KKN
Silakan Tuntut ke Pengadilan
-----------------------------------
Martapura, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid meminta agar tudingan berbagai pihak bahwa
keluarganya terlibat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dibuktikan.
"Masalahnya sepele saja. Tolong cari bukti yang akurat. Kalau memang ada
bukti, silakan tuntut ke pengadilan. Buat apa tuding-tudingan, kami siap
menghadapinya," katanya dalam dialog dengan tokoh-tokoh agama se-Kalimantan
Selatan (Kalsel) di kediaman Bupati Banjar di Martapura, Jumat (26/5)
petang.
Dalam kunjungan ke Martapura, Presiden didampingi Ny S Nuriyah, Menteri
Agama Tholhach Hasan, dan Gubernur Kalsel Sjachriel Darham. Usai shalat
Jumat di Masjid Al Qaromah, Presiden didampingi ulama setempat, KH Abdul
Gani, dalam dialog dengan jemaah masjid menegaskan sikapnya itu.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/27/UTAMA/sial01.htm

Aktivis Parpol Besar Terlibat Kasus Bulog
--------------------------------------------------
JAKARTA -- Kabulog Rizal Ramli memenuhi janjinya untuk mengungkap kasus
korupsi di Bulog. Di depan Komisi III DPR RI, Rizal kemarin membeberkan
kronologis kasus yang disebut-sebut menyentuh pusat kekuasaan dan dijuluki
Buloggate ini. Ia kemudian memberi informasi baru, yaitu keterlibatan 'SS',
aktivis sebuah parpol. ''Dia sehari-hari aktivis organisasi politik, tapi
bukan orang yang tinggal di istana,'' kata Rizal.
Ia tidak mau menyebut siapa SS yang dimaksud dengan alasan etika. Rizal
hanya memberi isyarat bahwa SS mengaku dekat dengan pusat kekuasaan. Tapi
permainan inisial nama ini tak pelak membuat pengurus parpol yang merasa
dicurigai kelabakan.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2005/26/19654.htm

Amien: Tap XXV Takkan Diutik-utik
------------------------------------------
SURABAYA-Ketua MPR Amien Rais mengatakan, umat Islam harus bersyukur karena
akhirnya Tap No XXV/ MPRS /1966 tidak akan lagi diutik-utik. Presiden
Abrurrahman Wahid sudah berjanji tidak akan lagi berbicara tentang
pencabutan tap tentang larangan PKI beserta ajaran leninisme dan marxisme
tersebut.
Amien mengatakan hal itu dalam ceramahnya saat menjadi khotib salat jumat
di Masjid Agung Surabaya, kemarin. Ceramah selama sekitar 15 menit itu
digunakan untuk mengupas ajaran PKI dan permasalahannya di Indonesia.
Dia juga mengatakan, sejak Gus Dur mengusulkan pencabutan ketetapan
tersebut, terjadi perpecahan pendapat sangat tajam di tengah masyarakat
kita.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/27/nas4.htm

Arbi: Amien Melenceng dari Reformasi
-----------------------------------------------
JAKARTA-Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Arbi Sanit,
menyatakan merasa heran atas pernyataan Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum
Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais. Dia sudah melenceng dari
cita-cita reformasi yang didengungkan sendiri.
Baru-baru ini Amien mengatakan, TNI/Polri boleh duduk di MPR tanpa dipilih.
Pernyataan tokoh reformasi tersebut menurut Arbi inkonsisten, dan
menunjukkan adanya rivalitas di antara elite politik di bawah permukaan.
Ditemui di Jakarta, kemarin, Arbi juga menyatakan kaget karena selama ini
menganggap Amien Rais menentang keterlibatan TNI/Polri dalam poltik, tetapi
kini berubah dan bahkan melenceng terlalu jauh. ''Yang saya lihat para
elite politik mencampuradukkan antara urusan politik dan kepentingan
membangun bangsa ini,'' ujarnya.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/27/nas10.htm

Pak Harto akan ''Disembunyikan''
-----------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Mantan Presiden Soeharto dipastikan akan diisolasi di sebuah tempat di kota
Jakarta dengan status tahanan kota. Jaksa Agung Marzuki Darusman menegaskan
hal itu seusai rapat dengar pendapat dengan Komisi II dan IX DPR-RI di
Jakarta, Jumat (26/5) kemarin.
Mantan Ketua Komnas HAM ini menegaskan, soal kapan Soeharto akan dipindah
dari rumahnya di Jalan Cendana, masih dibahas karena ada dua masalah yang
harus ditangani terlebih dahulu yakni soal keamanan dan pemeriksaan
kesehatan. Selengkapnya:
http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/27/p1.htm

--------- Luar Negeri ---------------
Clinton: Hormati Perbedaan Etnis
----------------------------------------
 Washington - 27 May 00 05:30 WIB (Astaga.com)
Presiden AS Bill Clinton rupanya menyadari potensi konflik dengan
berjejalnya berbagai macam suku bangsa di negaranya. Ia menunjukkan
perhatiannya pada pentingnya persatuan antara semua etnis yang ada di AS
dengan secara terpisah menghadiri acara masyarakat Asia Amerika dan Italia
Amerika pada kamis (25/5).
Clinton menyerukan agar rakyat AS mengembangkan kemampuan dan bakat mereka
semaksimal mungkin serta menghormati perbedaan etnis.
Clinton mengatakan, jika Tuhan memberinya kesempatan untuk menyampaikan
satu keinginan paling berarti baginya, ia akan "meminta agar kita tetap
menjadi satu Amerika".
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,17902,00.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke