''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Selasa, 11 Juli 2000 ================================ <>Keracunan masuk ke Lhokseumawe <>Menko Ekuin Kebingungan Perlu Yakinkan Pasar Uang <>Edy Sudrajat: Ada Konspirasi untuk Mengganti Pemerintahan Sah <>SUSILO BAMBANG YUDOYONO: PERUNDINGAN DENGAN KELUARGA SOEHARTO KEMBALI DARI NOL ++++++++++++++++++++++ Keracunan masuk ke Lhokseumawe ---------------------------------------- satunet.com - Keracunan rokok dan makanan mulai masuk ke Lhokseumawe, ibukota Aceh Utara. Hingga Senin sedikitnya tujuh korban yang tercatat dan sempat dirawat di RSU Cut Meutia Lhokseumawe, lapor Serambi, Selasa ini. Sedangkan sebelumnya keracunan semacam ini sudah duluam jatuh korban, seperti di Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Idi Kebupaten Timur. Diperkirakan hingga Minggu dilaporkan mencapai ratusan korban akibat keracunan rokok dan makanan. Ketujuh korban yang sempat dirawat di RSU Cut Meutia kota gas itu, masing-masing Nurul Mustawiyati (7,5) warga Pusong Baru, Anwar (25) warga Pusong, Tihawa (60) penduduk Kampung Jawa, Mariana (19) Cot Girek, Zilfikar (25) Hagu Barat Laut, Miftahuljannah (10) dan Bahtiar (24) warga Fusong Lama Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/07/11/20410.html Menko Ekuin Kebingungan Perlu Yakinkan Pasar Uang ------------------------------- Anjloknya nilai tukar rupiah, tidak mencerminkan kondisi perekonomian nasional. Menko Ekuin Kwiek Kian Gie kebingungan dan meyakinkan, betapa problem ekonomi disebabkan faktor non ekonomi. Demikian salah satu butir penting, rapat Tim Ekonomi yang dipimpin langsung Presiden RI KH Abdurrahman Wahid dan dihadiri Wapres Megawati Sukarnoputri, di Bina Graha Senin (10/7). Menurut Sekretaris DEN (Dewan Ekonomi Nasional) Sri Mulyani, usai mengikuti rapat Senin (10/7) malam, Menteri Koordinator Ekonomi dan Industri, Kwiek Kian Gie meminta kepada seluruh departemen, seperti Depkeu, Bappennas, BPS (Biro Pusat Statistik) dan BI, agar melakukan koordinasi sekaligus memberikan data-data akurat dan up date, mengenai kondisi perekonomian yang sebenarnya. Mulyani mengungkapkan, Menkeu juga ingin benar-benar tahu apa yang ditemukan oleh masing-masing instansi. "Sehingga semuanya harus diinventarisir," papar Sri Mulyani Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=5373 Edy Sudrajat: Ada Konspirasi untuk Mengganti Pemerintahan Sah --------------------------------------------------------------------- Ketua Dewan Pimpin Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Jenderal (purn) Edy Sudrajat, melihat ada konspirasi tingkat tinggi untuk menggelar Sidang Istimewa MPR (SI MPR) dengan tujuan mengganti pemerintahan yang sah. Berbicara kepada wartawan dalam kunjungannya ke Makassar untuk konsolidasi partai, Senin (10/7) mantan KASAD dan Menhankam di era Soeharto ini menilai perilaku elit saat ini terkesan kekanak-kanakan. Mereka saling menghujat dan mencela tanpa memperhatikan masalah yang sedang dialami masyarakat bawah. "Kita tidak menginginkan pergantian pemerintahan dilakukan setiap tahun, sebab kalau ini terjadi, tradisi tersebut sangat merugikan perjalanan bangsa dan negara di masa datang," katanya, seraya menambahkan, sebaiknya pergantian pemerintahan dilakukan lima tahun sekali. Agenda Sidang Umum (SU) mendatang, lanjut Edy, sebaiknya menjadi progress report, di mana presiden menjelaskan kinerja selama satu tahun, apa yang telah dicapai dan kendala apa dihadapi. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,24264,00.html SUSILO BAMBANG YUDOYONO: PERUNDINGAN DENGAN KELUARGA SOEHARTO KEMBALI DARI NOL --------------------------------------------------------------------------- ------- Jakarta, 11/7 (ANTARA) - Mentamben Susilo Bambang Yudoyono yang ditunjuk Presiden Abdurrahman Wahid sebagai juru runding penanganan harta keluarga mantan Presiden Soeharto, mengatakan pihaknya harus kembali memulai perundingan dengan keluarga Soeharto, karena perundingan yang pernah dilakukan belum ada hasilnya. Ditemui usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin malam, Susilo yang mantan Kasospol TNI itu mengatakan, maraknya pemberitaan beberapa waktu lalu yang melahirkan banyak salah tafsir dan kontroversi, membuat perundingan dengan keluarga mantan Presiden Soeharto harus ditata kembali. "Mulai dari nol lagi pak," tanya wartawan. "Ya, katakanlah harus begitu. Tetapi ini kan amanat rakyat, jadi saya mohon pihak keluarga Cendana juga memiliki pemahaman untuk melakukan sesuatu," katanya Lengkapnya: http://www.antara.co.id/topstory.asp?id=20000711000415D110001 ++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
