'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""'
SARI BERITA : Selasa, 29 Agustus 2000
==================================
<*> 25 Jenazah TKI Ilegal Tiba di Dumai
<*> Amin Rais Bela Diri, soal Banyak Ngomong
<*> Amien Rais: Kabinet Gus Dur 'Trial Eror'
<*> Kedubes Malaysia Digranat
<*> Menteri Ekonomi Sepakat Tak Saling Serang
<*> Mahasiswa UI Mogok Kuliah
<*> Hak Angket Lolos Paripurna
................................................................

25 Jenazah TKI Ilegal Tiba di Dumai
---------------------------------------------
Batam, 28 Agustus
Sebanyak 25 jenazah korban kecelakaan taksi-laut (speedboat) di sekitar
perairan Rupat, Riau, Senin (28/8) pagi, tiba di Dumai, Riau, dengan kapal
perang TNI AL. Jenazah ditemukan di perairan Teluk Medang Rupat. Pada
kecelakaan itu, 10 korban berhasil diselamatkan.
Kasat IPP Polres Bengkalis, Iptu Irwan yang dihubungi Pembaruan, Senin
pagi, mengatakan, pencarian korban kecelakaan oleh Tim SAR gabungan, terus
dilakukan. "Kita berharap sisa korban dapat segera ditemukan," ujarnya.
Irwan menjelaskan, hingga kini belum diketahui dengan pasti, jumlah
penumpang taksi-laut yang nahas itu. Begitu pula belum diketahui penyebab
kecelakaan yang terjadi Selasa, pekan lalu.
Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/2000/08/28/index.html

Amin Rais Bela Diri,
Soal Kebiasaannya Banyak Ngomong
-------------------------------------------
Padang, Ketua MPR Amien Rais mengatakan sah-sah saja berbicara soal
berbagai isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, karena kebebasan
berbicara termasuk kebebasan Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang
diperjuangkannya di pentas politik nasional. "Bila kami yang anggota
parlemen, ketua MPR, Pakar Timur Tengah dan Ketua Muhammadiyah tidak boleh
ngomong tentunya merupakan sesuatu yang aneh," ujarnya di Padang, Senin,
menanggapi kritikan sinis yang mengatakan elit politik PAN itu terlalu
banyak ngomong.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

Amien Rais: Kabinet Gus Dur 'Trial Eror'
------------------------------------------------
Padang, Ketua MPR Amien Rais menyatakan skeptis dengan kinerja kabinet
"Reshuffle" pemerintahan Presiden Gus Dur dan mengatakan kabinet itu "trial
and eror" atau kabinet coba-coba yang tentunya tidak produktif dalam
mengatasi kompleksitas permasalahan bangsa.
"Kami pikir kabinet "reshuffle" tersebut tidak produktif untuk memenuhi
tanggung jawab dan komitmennya terhadap perbaikan kehidupan rakyat yang
sudah lama menderita," ujarnya disela-sela Muswil ke II DPW PAN Sumbar di
Padang, Senin.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

Kedubes Malaysia Digranat
---------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Kedutaan Besar (Kedubes) Malayasia di Jalan HR Rasuna Said Kaveling KE-6
No. 1-3 Kuningan, Jakarta Selatan, digranat dua lelaki tak dikenal Minggu
(27/8) tengah malam. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
''Polisi belum bisa mengidentifikasi pelaku, juga modus operandi peledakan
itu. Kami masih menyelidiki secara intensif terhadap kasus peledakan ini,''
kata Kaditserse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Drs. Harry Montolalu
kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/8) kemarin.
Ledakan itu meninggalkan bekas lubang selebar 30 cm dan sedalam 5 cm. Tim
Gegana menemukan sebuah pen (pengaman) granat serta serpihan ledakan.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/8/29/nusa3.htm

Menteri Ekonomi Sepakat Tak Saling Serang
-----------------------------------------------------
JAKARTA- Rapat koordinasi menteri bidang perekonomian kemarin sepakat
melaksanakan 10 program percepatan pemulihan ekonomi. Para menteri juga
bersepakat tidak saling menyerang melalui media massa dan tidak sembarangan
mengganti jajaran eselon I di departemen masing-masing.
Menko Perekonomian Rizal Ramli mengemukakan hal itu dalam jumpa pers di
gedung Bappenas, semalam. Rakor bidang perekonomian sebenarnya sudah
selesai siang hari dan dihadiri hampir semua menteri yang terkait bidang
ekonomi.
''Kami sangat optimistis, karena apa yang terjadi pada rupiah ternyata
hanya temporary atau reaksi sementara. Tadi sebelum pasar tutup sekitar
pukul 16.00, rupiah berada pada level Rp 8.200 per dolar,'' ujar dia.
Posisi rupiah yang ideal, katanya, pada kisaran Rp 7.500-8.000 per dolar.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0008/29/nas2.htm

Mahasiswa UI Mogok Kuliah
----------------------------------
JAKARTA - Ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) kemarin mogok kuliah
dan menggelar orasi serta demo berkeliling halaman kampus Depok. Mereka
antara lain menuntut penghapusan Dana Peningkatan Kualitas Pendidikan
(DPKP).
"Tujuan aksi kami tiga, penghapusan DPKP, usut tuntas segala bentuk korupsi
di rektorat, dan menuntut pendidikan murah di Indonesia," kata Koordinator
Aksi, Fajar Ilham.
Menurut Ilham, DPKP saat ini menjadi bagian dari penekanan terhadap
mahasiswa baru yang ingin masuk UI. "Sebenarnya, kemarin, saat dilakukan
dialog dengan pihak rektorat, hampir terjadi kesepakatan, namun kemudian
pihak rektorat melakukan aksi keluar (walk out)," tambah Ilham.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0008/29/nas11.htm

Hak Angket Lolos Paripurna
----------------------------------
koridor.com [28 Aug, 16:13] Hak Angket untuk menyelidiki 'penyelewengan'
dana Yanatera Bulog dan sumbangan dari Sultan Brunei disetujui untuk
digunakan DPR lewat voting dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Senin,
(28/8) . Sedangkan usulan penggunaan Hak Angket untuk menyelidiki
penyelewengan semua dana non bujeter Bulog yang diusulkan F-KKI dan F-PDKB
tidak lolos, meskipun sudah didukung oleh seluruh anggota F-PDIP dan F-KB.
Proses voting yang dilakukan setelah Rapat Paripurna sempat diskors selama
setengah jam, F-PDIP akhirnya menyampaikan pendapat fraksinya yang
menyetujui penggunaan Hak Angket baik untuk skandal Bulog dan Brunei maupun
untuk menyelidiki penyelewengan dana non bujeter Bulog.
Selengkapnya:
http://jkt.koridor.com/artikel.php3?token=9caba3c9794d0113a269c76173c46dc12
&in_no=100438

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke